
Aku di perkenalkan dengan kedua orang tua nya, wajah mereka tampak muda tidak seperti orang tua yang memiliki anak yang sudah cukup dewasa.
Mereka menjamu ku, mengajak ku bicara, meski aku tidak begitu banyak bicara, Tapi aku mendengar saja dengan baik pembicaraan mereka.
"Indah, Putra ku sangat mencintai kamu, tinggal lah disini bersama kami, dan hidup bahagia selama disini."Ucap Ibu nya.
"Maaf, saya harus membicarakan ini pada kedua orang tua ku. Aku tidak bisa memutuskan sekarang, saya juga masih bersekolah."Ucap ku pada keluarga nya.
Aku benar benar tak berani mengatakan penolakan, aku takut akan melukai hati mereka.
Setelah di jamu, Aku di ajak jalan jalan di daerah sana, Aku benar benar terpukau dengan keindahan lingkungan di sana. semua rumah tersusun indah nya dan tampak damai rasa nya.
"Kenapa kamu bisa menyukai aku?." Tanya ku. di tengah berjalan dengan nya.
"Indah, Saya sangat menyukai sikap mu yang selalu ramah pada semua orang, dan kamu memiliki hati yang baik, Itu sebab nya saya menyukai kamu."Ucap Andrean.
Tutur kata nya begitu lembut, sejujur nya sudah membuat aku terpikat pada sosok yang ada di samping ku, tapi aku ragu, karena kami baru saling mengenal.
__ADS_1
Aku hanya membalas dengan senyuman ku, Lalu kami berjalan menyusuri hutan yang di awal aku lewati.
"Indah, Aku akan kembali ketika kamu sudah siap ikut bersama ku."Ucap Andrean. Aku hanya mengangguk, aku benar bener tidak berani sembarangan menjawab, karena aku takut salah.
Setelah ia mengatakan hal itu, Aku terbangun dari mimpi ku. sejenak aku terdiam dan tak bergerak dari tidur ku. itu seperti nyata bagi ku, setiap sentuhan tangan laki laki itu terasa begitu bisa ku rasakan. apa itu nyata?. batin ku.
saat aku akan beranjak dari tidur ku, Aku pun menyadari kalau Celana ku basah, ternyata aku datang bulan, Ini pertama kali nya aku datang bulan. Aku tersenyum karena aku sangat ingin seperti teman teman ku, walau kadang mereka cerita merasa kan sakit saat datang bulan. syukur nya datang bulan pertama ku aku tidak merasa sakit.
Aku lalu keluar memberitahu ibu ku, malu malu aku mengatakan pada Ibu ku kalau aku datang bulan. Ibu ku tersenyum da berkata.
setelah ibu ku memberikan aku pembalut, Aku pun kembali ke kamar tanpa memberitahu tentang mimpi ku. sebenarnya aku ingin. tapi aku menahan diri ku.
•••
Saat sarapan, Aku membicarakan hal itu dengan ibu dan ayah ku, Aku rasa bingung dan bermaksud meminta solusi dengan ayah dan ibu ku tentang mimpi, aku rasa aku tidak bisa menyembunyikan hal ini dari kedua orang tua ku. meski hanya mimpi, tapi aku belum memiliki pengalaman dengan laki laki.
"Pa, Ma." Ucap ku memulai dengan ragu, Ayah dan Ibu ku yang sedang berbincang pun menatap ku bersamaan.
__ADS_1
"Ada apa Indah?."
"Pa, Ma, Aku bermimpi bertemu dengan sosok laki laki."Ucap ku dengan ragu.
Mendengar hal itu, Ayah dan Ibu tersenyum mengira aku ingin mengenali pacar ku. namun penuturan ku selanjutnya membuat ayah terdiam.
"Laki laki itu mengajak ku menikah Pa, dan hidup bersama nya di tempat nya."Ucap ku.
Ayah dan Ibu ku mengerutkan kening nya. tatapan senang mereka berubah menatap ku heran.
"Pacar kamu?." tanya Mama. Aku menggelengkan kepala ku.
"Gak kenal Ma, Orang itu pernah datang ke mimpi ku saat aku masih kecil, lalu dia kembali dan mengatakan kalau aku adalah milik nya." Ucapku.
Ayah dan Ibu saling melihat dengan wajah yang tampak cemas.
"Menurut Papa dan Mama, Apa arti mimpi ku?." Tanya ku.
__ADS_1