
Saat Alin mengira Jason tak akan datang dan menganggu nya lagi, Hal itu pun segera tertepis saat ia melihat Jason berada di depan Kost nya dan sedang menunggu nya, berjalan bolak balik seperti setrikaan.
Alin yang melihat Jason pun menghela nafas berat, sementara Jason sangat senang saat melihat Alin kembali.
"Alin, saya sangat senang melihat kamu lagi."Ucap Jason. Alin menghiraukan nya.
Alin berjalan masuk ke dalam rumah kost itu dan menaiki anak tangga, sosok hantu wanita yang biasa ia lihat pun sudah tidak ada disana. kemana dia, Alin tidak tahu dan tak
mau banyak memikirkan hal itu.
Alin masuk ke dalam dan Jason seperti biasa mengikuti nya. Saat Alin baru saja masuk ke dalam, Ia mendengar suara tangisan di dalam kamar mandi, dengan Ragu ragu Alin pun membuka pintu, Alangkah terkejut nya Alin saat ia melihat kuntilanak itu sedang berada di daam kamar mandi nya dan menangis.
__ADS_1
Melihat hal itu, Alin dengan kesal Menutup pintu kamar mandi dengan cara di banting. Ia lalu membaringkan diri nya dan menutup diri dengan selimut.
Melihat kemarahan Alin, Jason hanya diam mematung memandangi ke arah wanita itu tanpa mengatakan apa pun.
Di tengah malam saat Alin tengah asik tidur. Alin mendengar suara ketukan yang terdengar dari jendela kamar nya. Namun hal itu membuat Alin langsung bisa menebak sosok hantu tengah menganggu nya. karena kamar Alin terletak di lantai 2 Dan di jendela nya tidak ada Balkon untuk siapa pun bisa berdiri disana.
Alin menghela nafas berat sebelum ia memutuskan untuk melihat siapa yang datang menganggu nya. saat Alin akan membuka tirai jendela. Jason menahan ny.
Mendengar hal Itu, tangan Alin reflek membuka tirai jendela untuk memastikan lagi, namun sosok pocong yang berada sangat dekat dengan jarak ia berdiri saat ini, Mata nya besar dengan muka yang gosong membuat Alin merasa Geri dan memalingkan wajah nya di dada Jason.
Meski tak bisa menyentuh Jason, tapi ia hanya bisa berdiri di depan Jason saja tanpa sengaja.
__ADS_1
Alin yang di kejutkan dengan hal semacam itu pun masih sering terkejut. Karena ia sangat jarang mau melihat wajah mereka yang sudah pasti memiliki raut wajah yang tidak karuan.
"Alin, dia sudah pergi."Ucap Jason.
Setelah memastikan sosok itu sudah tidak ada, Alin menatap Jason dengan kesal.
"Semua tu gara gara kamu tahu ga, Karena kamu terus mengikuti ku, aku jadi ketahuan bisa lihat mereka. Kamu buat hidup aku yang awal nya tenang jadi kacau sekarang, Aku tuh benci banget sama kamu."Ucap Alin dengan air mata yang menetes tanpa ia sadar. Ia lalu meninggalkan jason dan kembali menutup diri nya dengan selimut dari ujung kaki hingga ujung kepala.
Jason mendengar Isak tangis Alin dari balik selimut. Hati Alin yang lemah hanya bisa menangis setelah ia dengan keras memarahi Jason. karena biasa nya ia tidak berani memarahi siapa pun.
Jason merasa sedih dan merasa sangat bersalah, karena diri nya Alin menjadi tidak enak, Ia pun merasa sedih setelah melihat Alin sedih.
__ADS_1
"Maafkan aku Alin." Ucap Jason dari dalam hati nya.