Cinta Dunia Lain

Cinta Dunia Lain
31 - Dunia Iblis


__ADS_3

Keesokan hari nya.


Lia yang sudah menunggu di Apartemen nya pun di jemput Oleh Sisil, Sisil mengendarai Mobil nya datang membawa Lia pergi.


Di sana, Lia hanya duduk diam saja. memikirkan seperti apa nasib nya ke depan nya.


"Udah, Yakin dech, pasti ada jalan."Ucap Sisil menenangkan Lia.


Jalan macam apa yang sebenarnya di maksud Sisil, Namun ia masih diam saja. sembari membalas perkataan Sisil dengan senyuman.


Saat sampai disana. Sisil mengandeng tangan Lia dan masuk ke dalam sebuah bangun yang seperti gedung tua jaman dulu, Namun tampak terawat dan di depan ny sangat asri.


tampak beberapa mobil mewah berjejer di halaman gedung itu. Lia masuk ke dalam dan tampak begitu banyak orang yang sedang duduk melingkar, dan seorang laki laki paru baya berada di tengah nya.


Melihat kedatangan Lia dan Sisil, Orang itu segera menghampiri Mereka.


"Pak Ben, Ini teman saya yang saya cerita kan."Ucap Sisil.

__ADS_1


Laki laki bernama Ben itu mengulurkan tangan nya, Berkenalan dengan Lia.


"Saya Lia Pak."


"Saya Ben, Senang berkenalan dengan kamu Lia."


Pak Ben lalu meminta seseorang untuk melanjutkan bicara dengan orang orang yang duduk, lalu mengajak Lia dan Sisil kesebuah ruangan.


"Lia, saya sudah mendengar apa yang kamu lalui, memang tidak mudah menjalani hidup ini, Kalau boleh tahu apa keinginan terbesar mu saat ini?."Tanya Pak Ben.


Lia menatap Sisil. Sisil menganggukan kepala nya. "Katakan saja Lia, tidak apa apa, Pak Ben Hanya ingin mendengar isi hati kamu."Ucap Sisil meyakinkan Lia.


Pak Ben pun mendengar curahan hati Lia, Entah kenapa Lia merasa sangat tenang dan lega setelah menceritakan hal itu.


"Saya mengerti, Tapi hidup kamu saat ini belum Lia. bukan kah setiap orang berhak memiliki kesempatan kedua."Ucap Pak Ben.


"Kamu lihat orang orang di luar sana?, Mereka juga memiliki masalah yang sama seperti yang kamu alami, bahkan ada yang lebih berat dari kamu." Tutur Pak Ben.

__ADS_1


"Saya bisa membantu kamu Lia, tapi kamu harus bergabung dengan kami."Ucap Pak Ben.


"Bergabung seperti apa Pak?."


"Tentu setiap kamu memasuki komunitas, kamu harus bergabung lebih dulu dengan komunitas tersebut, seperti itu juga kami."Ucap Pak Ben.


Lia saat itu berfikir, Apa dia sedang akan di tipu oleh Orang ini, namun segera tertepis.


"Kami juga tidak memungut biaya sekecil apa pun dalam bentuk uang."Ucap Pak Ben.


Lia terdiam. Ia saat itu tidak tahu harus mengatakan apa, Apa ia harus bergabung atau tidak. karena ia sendiri belum tahu jelas Komunitas semacam apa yang akan ia masuki.


"Kamu bisa memikirkan nya dulu, jika kamu masih ragu, Jika kamu setuju bergabung beritahu Sisil, dia juga sudah menjadi bagian dari kami."Ucap pak Ben.


"Iya Pak, Saya akan memikirkan nya dulu."Balas Lia.


Pak Ben tersenyum dengan ramah, Lia bisa melihat sosok yang begitu menyejukkan dalam bicara.

__ADS_1


Sisil pun mengajak Lia keluar dan masuk ke dalam mobil. namun di tengah menuju ke dalam mobil, Lia bertemu dengan seorang laki laki yang sangat tampan, kedua nya saling menatap dan bertegur sapa dengan senyuman dan Anggukan.


Sisil tersenyum saat melihat Lia seolah terpikat dengan sosok laki laki yang adalah salah 1 anggota mereka.


__ADS_2