
Setelah saling mengirim pesan dengan Karin. Alin pun masuk ke kamar mandi untuk mencuci muka nya. menyegarkan diri nya lebih dulu.
Namun saat ia keluar dari kamar, sesuatu yang ia lihat membuat ia hampir berteriak dan bereaksi setelah melihat apa yang ia lihat saat ini.
Pria yang ia tidak sengaja ketemu di parkiran, Kini berada di dalam rumah nya. Bagaimana ini bis terjadi, Ia merasa Sosok itu tidak mengikuti nya.
Kini sosok itu berdiri di pojok pintu kamar nya. Alin gelisah saat itu, Bagaimana cara agar sosok itu pergi.
Alin tidak berani melihat nya, Ia lalu mengambil handset dan membuka music. Sosok itu melihat Alin duduk mendekati wanita itu.
"Apa kamu bisa melihat saya?." Pertanyaan yang sama ia lontarkan pada Alin.
__ADS_1
Alin yang mendengar music tidak mendengar apa yang ia katakan, tapi ia sadar kalau ia sedang di ajak bicara. Alin mencoba menghiraukan nya, Berharap akting nya ini bisa membuat sosok itu percaya kalau ia tidak bisa melihat nya dan segera Sosok itu bisa pergi dari hadapan nya dari kamar kost nya.
•••
Alin pun membaringkan diri nya tidur di tempat tidur. mencoba mengabaikan sosok itu. ia pun tidak bisa membuka mulut untuk mengusir nya, Karena Akan membuat Identitas nya semakin ketahuan.
Tak tahu dimana sosok itu saat ini, tapi Alin merasakan ia masih ada, Alin mencoba menghiraukan nya. dan memilih untuk tidur. berharap sosok itu segera pergi saat ia sudah bangun esok pagi.
Masih mencoba mengabaikan nya, Alin bahkan tidak mau menatap wajah nya. Karena ia merasa malu di lihat oleh Hantu laki laki saat mandi. Alin pun memilih untuk mencuci muka saja, dan Menganti pakaian nya untuk berangkat ke kampus.
Sosok laki laki itu terus mengikuti nya sampai ke kampus. Alin mencoba tidak peduli denqan sosok itu. tapi itu membuat Alin merasa tidak nyaman.
__ADS_1
"Alin."panggil Karin saat Alin baru saja memasuki pintu kampus. alin menoleh dan tersenyum. sosok Karin yang ingin Alin lihat terhalang Sosok hantu yang ada di belakang nya, Namun Alin pura pura hanya melihat Karin dan tersenyum. padahal sosok itu yang persis berada di depan nya.
"Hi Rin."Sapa Alin sembari mengalihkan pandangan nya.
Jantung Alin rasa nya mau copot karena ia bisa melihat sosok itu dengan jelas, Sosok laki laki yang sangat tampan dan sangat manis. Alin mengandeng tangan Karin untuk menghilangkan ke gugupan nya di depan makhluk itu.
"Eh, Ada Lin?."Tanya Karin karena merasa Alin tidak biasa nya.
"Gak." balas Alin.
Alin begitu penuh kehororan bagi Karin, karena alin selalu membuat nya berfikir Alin sedang melihat hantu saat Alin terdiam atau bersikap aneh, dan hal itu kadang membuat Buluk kuduk Karin berdiri dan mengidik ngeri memikirkan seperti apa kira kira sosok yang di lihat oleh sahabat yg nya saat ini.
__ADS_1
Saat Ini Karin memikirkan hal yang sama, Ia pun memilih untuk diam dan berjalan masuk bersama Alin.