
Seorang wanita tengah menyiapkan pesanan pelanggan di sebuah toko bunga. Wanita itu bernama Aina yang menjadi karyawan di toko bunga tersebut.
Di tengah kesibukan nya, Seorang laki laki dengan setelan Jas yang sangat rapi masuk ke dalam toko bunga itu dan melihat lihat. berpapasan dengan Aina yang selesai melayani, Aina pun menghampiri laki laki itu.
"Cari apa Mas??" Tanya Aina dengan sopan dan Ramah.
"Mbak, saya lagi cari bunga untuk ulangtahun pacar saya, Menurut mbak, bunga apa yang bagus?." Tanya nya.
Mendengar hal itu, Aina tersenyum dana mengambil setangkai bunga mawar dan di berikan pada laki laki itu.
"Bagus mbak, Boleh dech, saya minta 1 buket ya."Ucap nya.
Aina pun mengiyakan dan segera menyiapkan bunga itu. di tengah menyiapkan bunga, Aina mendengar laki-laki itu sedang menelepon kekasih nya. tampak terlihat laki laki itu sangat menyayangi kekasihnya. membuat Aina jadi ikut senyum senyum sendiri.
Setelah menyiapkan Bunga nya selesai, Aina segera memberikan pada laki laki itu. dan laki itu pun segera membayar, tak lupa ia mengucapkan terima kasih pada Aina.
Setelah laki laki itu pergi, Aina masih melihat nya berlalu pergi dan masuk ke dalam mobil, Hingga mobilnya berlalu pergi, sebuah tepukan membuat Aina sadar dari lamunan nya.
"Udah kali liat nya, punya orang tu."Ucap Robi teman satu kerjaan di tempat itu.
__ADS_1
"Eh, Aku liatin karena dia keliatan sayang banget sama Pacar nya, Uda ganteng, ramah, sayang lagi sama kekasih nya."Ucap Aina.
"Iya, Aku juga ganteng kali."Balas Robi sembari membetulkan kerah baju nya.
"Iya Dech."Balas Aina dan kembali ke kerjaan nya.
Robi dan Aina adalah teman baik, Mereka seperti kakak dan Adik, sikap Robi yang baik membuat Aina merasa nyaman berteman dengan nya.
•••
Malam itu.
Hari yang sudah gelap pun membuat Cuaca begitu enak dan sejuk Bagi Aina. di tengah perjalanan nya menuju ke rumah nya. yang terletak agak di perkampungan/Ditepi kota.
Aina melihat seorang yang tengah berdiri di jembatan, Dari samping Aina seperti mengenal sosok itu. orang itu sedang menundukkan kepala dan seperti sedang menangis.
Aina yang melihat hal itu segera menepi kan motor nya, saat itu, ia pun melihat sosok laki-laki yang datang ke toko nya kemarin.
"Kamu." Ucap Aina. laki laki itu menoleh dan tampak basah.
__ADS_1
"Mas, Kamu kenapa disini, apa yang terjadi??" Tanya Aina sembari melihat sekitaran.
"Kamu siapa?." Tanya Nya tak mengenali Aina.
"Em, Saya karyawan toko bunga."Balas Aina dengan gugup.
"Pacar saya selingkuh, dan saya merasa patah hati."Ucapnya. Aina pun mengerti kenapa ia tampak murung.
"Aina." Aina mengeluarkan tangan nya pada laki laki itu. laki laki itu meraih tangan Aina dan membalas.
"Rey." Balas nya.
"Mas Rey, ini sudah malam, bagaimana kalau saya antar mas Rey pulang."Ajak Aina.
",Saya disini saja."
"Mas, Percuma mas Rey menangisi nya, toh dia sudah tidak punya hati pada Mas Rey, Mas Rey hanya bisa kuat agar tidak terlihat lemah."Ucap Aina.
Rey Menatap Aina, Ia pun mengiyakan ucapan Aina.
__ADS_1
Rey lalu naik ke motor Aina, Aina pun memutar balik motor nya menuju ke kota, Aina lalu mengantar Rey pulang ke sebuah rumah yang tampak megah. Aina yang melihat pun menelan Saliva nya.