
Malam hari nya.
Saat aku akan tidur. Sebuah pesan dari imam membuat malam ku penuh senyum senyum sendiri.
"Indah, selamat malam."Isi pesan Imam.
Aku senyum senyum melihat pesan itu. kenapa begitu tiba tiba dan tak ada basa basi nya Imam mengirimi nya pesan seperti ini. Aku memeluk ponsel ku dan tertidur.
Setelah bertahun tahun aku tidak memimpi kan pria yang dulu sempat aku mimpikan, Aku kembali bermimpi kan nya kembali. namun dalam mimpi ku saat ini, Ia berdiri sangat dekat dengan ku. ia dengan senyuman hangat nya dan wajah tampan nya itu menatap ku.
Aku baru menyadari kalau ia sangat tampan, mungkin saat itu aku masih kecil, aku tidak begitu terpesona dengan sosok yang tampan di depan ku. karena yang aku tahu ia mungkin adalah om om penculik anak saat itu.
__ADS_1
"Hi Indah, Aku sudah kembali, Aku sangat merindukan diri mu, Aku datang karena aku ingin menjemput mu, dan membawa mu ke kampung ku, ikut lah bersama ku."Ucap laki laki itu.
Ia mengulurkan tangan nya untuk mengajak ku, sembari ia menunjuk ke arah jalan yang lurus, Aku merasa tidak ada jalan ke arah sana sebelum nya, karena hanya ada hutan saja. namun di depan ku saat itu, benar benar jalan yang besar dan tampak di ujung sana ada Kilauan yang menarik perhatian ku.
"Maaf, Aku tidak bisa. aku tidak mau mengikuti orang yang tidak aku kenal."Ucap Ku.
"Nama ku Andrean, Aku sudah menunggu mu sejak kamu masih kecil, dan saat ini tiba saat nya aku akan membawa mu bersama ku, ikut lah dengan ku, Ini tidak akan lama, hanya sebentar lagi."Ucap nya lagi mengajak ku.
"Jangan takut, mereka adalah pengawal ku."Ucap nya.
"Ayo indah, ikut lah bersama ku, aku berjanji ini hanya lah sebentar saja."Ucap nya.
__ADS_1
Aku menelan Saliva ku, Hingga aku mengiyakan ajakan pria bernama Andrean itu. Dengan bergandengan tangan ia membawa ku ke tempat nya. kami berjalan di jalan menyusuri jalan di ikuti dua pengawal itu. dan benar saja, Tidak terasa kami sampai di cahaya yang mengkilat itu, Kilauan itu ternyata dari rumah rumah berlapis emas, seperti nya dinding dan semua material nya di buat dari emas.
Aku di buat terpukau dengan pemandangan di depan ku. aku tidak pernah melihat ada rumah semewah ini. astaga aku seperti terhipnotis dengan kecantikan rumah rumah yang ada disana.
sembari berjalan Andrean memberitahu ku, Dia adalah Tentara yang menjaga kedamaian di tempat ini, Ia bukan lah orang orang kerajaan yang tinggi, tapi kata Andrean Pangkat nya sebagai seorang prajurit juga sangat lah tinggi.
Ia sudah tertarik dan menyukai ku sejak aku masih kecil, tapi dia belum bisa membawaku karena aku belum cukup dewasa untuk bisa masuk ke sini.
Aku mendengar ucapan Andrean, Dia seperti laki laki yang tanpa ragu dan malu mengatakan pada ku kalau ia menyukai ku, Aku mencoba untuk bersikap biasa saja, tapi tentu saja aku tegang karena nya.
Aku terus mengikuti langkah nya dan mendengarkan dia yang memperkenalkan diri nya pada ku.
__ADS_1