Cinta Dunia Lain

Cinta Dunia Lain
25 - Setangkai Mawar


__ADS_3

Aina lalu masuk ke dalam mobil Rey, Rey pun tersenyum menatap Aina sebelum ia menjalankan mobil nya pergi dari sana.


"Aina, Maaf soal kejadian tadi di kantor ku, kita baru kenal, tapi kamu sudah melihat kejadian seperti tadi." Ujar Rey.


"Ga apa apa Kak Rey, saya bisa mengerti."Balas Aina.


"Dia memang Posesif dan Agresif orang nya, Dia kalau salah tidak mau mengakui, malah Marah dan menyalahkan orang lain. tapi kalau dia sedang baik, dia sangat lembut dan perhatian. itu sebab nya aku sangat menyayangi nya. tapi setelah perselingkuhan itu, aku benar benar tidak bisa memaafkan nya lagi."Tutur Rey.


Aina mendengar pun merasa tidak enak, karena pasti Hati Rey terluka kembali menceritakan hal itu.


"Sudah lah Mas Rey, lupakan saja, Kata nya mau makan, nanti jadi ga nafsu kalau ingat hal pahit, kita makan disana saja Mas Rey." Tunjuk Aina ke makanan pinggir jalan yang tampak Ramai.


"Disana?."


"Iya, gak apa apa kan, disini juga enak kok."

__ADS_1


"Walau ragu, Rey mengiyakan dan menepikan mobil nya."


Aina yang ceria pun bisa mencairkan suasana. membuat Rey tertawa bersama.


Sejak hari itu, hubungan Aina dan Rey pun semakin dekat, Rey selalu datang setiap siang hanya untuk mengantarkan makan siang untuk Aina. dan apa yang di lakukan Rey membuat ia sangat merasa berharga. karena belum ada laki laki yang melakukan hal ini untuk nya.


Dan setiap hari juga, Rey akan membeli setangkai bunga mawar di toko bunga Aina dan memberikan pada wanita itu langsung.


Malam itu, Rey mengajak Aina ke sebuah pameran bunga, Aina yang memang sangat suka bunga pun mengiyakan.


•••


apa yang di lihat oleh Soraya, ia pun mengambil foto Aina dan Rey, kabar itu pun sampai di telinga keluarga Rey, Status mereka yang tinggi membuat mereka tidak setuju dengan Rey yang dekat dengan Aina.


Soraya beralasan pada orang tua Rey, kalau ia dan Rey salah paham saja. Ia kebetulan sedang jalan dengan teman laki laki nya dan Rey salah mengartikan kedekatan mereka.

__ADS_1


Hingga membuat Kedua orang tua Rey masih menerima Soraya dengan baik.


Rey yang mendapatkan halangan dari orang tua nya tidak peduli, meski ia belum mengatakan cinta Pada Aina, tapi ia sangat nyaman dengan Aina meski wanita itu hanya seorang wanita biasa. bukan dari kalangan seperti mereka, Rey tidak peduli.


Hingga suatu hari.


saat Aina baru saja akan berangkat bekerja, Ia membuka pintu dan melihat seorang ibu ibu paru baya berdiri di depan rumah nya.


"Cari siapa ya Bu?." Tanya Aina.


"Kamu Aina kan?."Tanya nya agak judes. Aina dengan ragu mengangguk.


"Saya Ibu nya Rey, Saya minta kamu untuk menjauhi putra saya, coba lah untuk berkaca, Kamu dan Rey seperti langit dan bumi. saya tidak mau banyak bicara dan semakin melukai kamu Aina, tapi mohon pengertiannya."Ucap ibu nya Rey dengan angkuh nya ia berjalan pergi meninggalkan Aina yang terdiam.


Air mata Aina menetes saat itu, Baru kali ini ia merasakan di labrak oleh orang lain, dan itu dengan orang tua Rey sendiri.

__ADS_1


__ADS_2