
Saat Alin Bangunsari tidur nya, Ia tidak melihat Jason ada di kamar nya lagi, Alin merasa sangat bersalah karena sudah membentak Jason.
"Apa hantu punya perasaan?."Batin Alin.
Alin tak menghiraukan nya, lalu ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya sebelum berangkat ke Kampus. dengan ragu ia membuka kamar mandi dan ia tidak menemukan kuntilanak ada di dalam sana. Alin merasa sangat senang dan segera masuk.
Saat ia keluar dari kamar, ia berjalan ke tangga dan tak menemukan ada Kunti itu disana. Alin merasa sangat senang, Tapi ia merasa ada yang aneh pada diri nya, Ia merasa ada yang kurang.
Sosok Jason yang Sudah Seminggu lebih terus mengikuti nya membuat Alin mengakui kalau Jason sudah membuat ia terbiasa dengan kehadiran nya selama ini. dan saat ini, Jason tidak mengikuti nya lagi, Alin merasa sangat ada yang kurang.
Alin sampai di kampus dan seperti biasa bertemu dengan Karin, karena hanya Karin lah teman Alin yang membuat Alin merasa nyaman.
"Masih ngikut ya?." Tanya Karin pada Alin. menanyakan prihal Jason.
Alin dengan datar menggelengkan kepala nya.
"Bagus dong, tapi kenapa muka kamu sedih?." Tanya Karin heran.
__ADS_1
"Engak."
"Udah, jangan bohong. kamu ada masalah lain?." tanya Karin lagi
"Gak apa apa, lagi capek aja."Balas Alin.
Karin pun tersenyum menatap Alin, membuat Alin mengerutkan kening nya karena senyuman Karin yang menatap nya penuh selidik.
"Kamu sedih ya dia ga ikuti kamu lagi?." tanya Karin menebak.
Saat Alin kembali, Ia tidak menemukan Lagi sosok kuntilanak dan pocong yang selalu ia lihat dan menjadi pemandangan hari hari di kost nya. bahkan di kamar pun sosok itu tak ada lagi. Alin merasa sangat senang karena nya.
Beberapa hari berlalu tanpa ada Jason yang biasa mengusik nya. Alin merasa begitu hampa tiba tiba.
Ia lalu memilih untuk jalan jalan dan kuliner sendiri. jalan tanpa tahu tujuan. Alin menghabiskan begitu saja hari hari nya. hingga hari sudah semakin malam, Alin pun kembali ke Kost nya.
Saat menaiki anak tangga tidak ada yang aneh, suasana saat itu begitu sunyi apa lagi beberapa anak kost di lantai 2 pulang kampung karena libur. seperti biasa Alin juga melihat ke arah Balkon tempat pocong berwajah seram itu biasa ada. ia tidak menemukan nya lagi. dia benar benar sudah pergi?. batin Alin.
__ADS_1
Saat tangan nya baru saja akan membuka ganggang pintu kamar, Suara yang familiar terdengar menahan nya.
"Alin jangan masuk."Ucap Jason.
Alin yang saat itu menoleh dan melihat Jason yang beberapa hari tida kelihatan muncul di depan nya lagi, ia sangat senang dan rasa nya ia ingin memeluk Jason saat itu. Tapi ia sadar ia harus mengontrol diri nya. namun ia tidak bisa menyembunyikan senyuman tipis nya yang senang kala melihat Jason lagi.
"Kamu."
Jason seperti biasa tersenyum menatap Alin. "Alin, cepat turun, minta tolong. di dalam kamar mu ada penjahat."Ucap Jason.
senyuman Alin perlahan memudar dan panik ia melihat ke pintu kamar nya yang baru saja akan ia buka. Alin menelan Saliva nya dan segera turun meminta satpam kompleks untuk membantu nya. ia kali ini mempercayai Jason tanpa mencari tahu lebih dulu apa itu benar atau tidak.
Satpam pun datang dengan beberapa orang yang ronda malam. mereka masuk ke dalam kamar Alin yang kebetulan tidak terkunci. mereka mencari dan mencari dan tidak menemukan ada siapa pun di dalam kamar.
Alin terdiam dan menatap Jason dengan syok dan kecewa, Jason mengecewakan lagi? pikir Alin, namun beberapa saat kemudian, seseorang berteriak. "Dia di bawah."sembari menunjuk ke arah tempat tidur.
Saat Itu penjahat itu berusaha untuk memberontak dan melarikan diri. syukur nya para Bapak bapak itu berhasil mengamankan nya.
__ADS_1