Cinta Gadis Indigo [Revisi]

Cinta Gadis Indigo [Revisi]
bab 96: gaun berdarah [season 3]


__ADS_3

Arini terlihaat sedang merapikan butik itu, ia masih tidak mengetahui kejadian yg menimpa pengantin baru itu, ia sesekali melihat jam di tangan nya.. "seharus nya gaun itu sudah di kembalikan.." batin nya..


ia berniat untuk menghubungi pria itu, yg beberapa hari lalu, menyewa gaun dari nya.. tiba-tiba saja ada seorang wanita yg dia kenal, berdiri di belakang nya.. "kak saya mau mengembalikaan gaun ini.." ucap nya lirih..


Arini terlihaat terkeju melihat nya, pasal nya dia tidak melihaat wanita itu masuk.. "eh iya kak.." jawabArini, gugup.. karenaa dia merasa aneh dengan wajah dari wanita itu, wajah nya terlihaat pucat.. dan juga penampilan nya terlihaat sangaat berantakan..


"kak terima kasih ya, setelah saya cek semua gaun nya baik.. tidak ada yg rusak atau kotor.. semoga kak Rara menjadi suami istri yg bahagia.." ucap Arini sambil tersenyum.. wanita itu tidak menjawab.. ia langsung saja pergi dari tempat itu.. Arini hanya menatap aneh pada nya..

__ADS_1


"iya sudah lah, aku harus menyimpan nya kembali ke manekin itu.. yg terpenting sekarang gaun ini sudah kembali ke sini.." batin nyaa, Arini membawa gaun itu kembali, dan memangsang kan nya kembali ke sebuah manekin yg berada di sanaa..


"kau itu gaun yg sangat cantik sekali.. tapi kenapa bu Vivi tidak mengizin kan aku dan pegawai yg lain nya menyewakan gaun secantik ini pada pelanggan kami.. tapi untung lah kau sudah kembaali, jika terlambat satu jam saja, aku pasti akan di marahi bu Vivi.. aaku fikir tadi bu Rara lupa untuk mengembalikan nyaa.." uap nya sendiri..


Arni terhanyut dengan lamunan nya, ia terus saja bicara sendiri.. hinggaa seseoraan menghaampiri nya.. "Arini.. kau sedang apa...? noh di cari bu Vivi.. si bos sudah datang..!!" ucap Hani, teman krja nyaa tersebut..


Arini menatap aneh pada temaan nya itu.. "merinding..? gaun itu cantik, memang nya sebuah baaju bisa membuat merinding..? menurut ku gaun itu cantik.." jawab Arini.. Hani terdam.. ia tidak memberi tahu arini cerita di balik gaun tersebut..

__ADS_1


Vivi mengumpul kan seluruh karyawan nya.. ia terus menatap tajam Arini.. "Arini kau tidak menyentuh gaun pengantin itu kan..?" tanya nya menyelidik.. ia menggeleng.. "ti-tidak bu.. saya hany merapikan nya saja tadi.." jawab nya berbohong..


"pokok nya jangan adaa yg berani menyewa kan gaun itu.. jika tidak ada yg menurut saya akan mengeluarkan kalian.. siapa pun itu.. tidak adaa pengecuaalian.." ucap nya semua pekerjaa yg ada di sana mengangguk menuruti perntah atasan mereka..


Arini merasa heran, mengapa gaun itu di larang.. tanpa ada yg mengetahui nya, ia diam-diam sudah menyewa kan gaun itu pada Rara.. "untung sajaa, bu Rara sudaah mengembalikan gaun itu..!! jika telaat sedikit saja, aku pasti akan di marahi bu Vivi tadi.." ucap nya sendiri.. "tapi sebenar nya apa yg terjadi sebenar nya pada gaun itu..? mengapa tidak boleh di sentuh..?" batin nya..


bersambung

__ADS_1


__ADS_2