![Cinta Gadis Indigo [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/cinta-gadis-indigo--revisi-.webp)
di sisi lain ryan datang ke apartemen rizal, dia berharap dia bisa melihat dan bertemu fany, setelah semalam dia meninggal kan fany begitu saja, dengan pertengkaran kecil yang terjadi.
perasaan nya terluka setelah mendengar ucapan fany, dia lebih mencintai rizal, entah karena fany kehilangan ingatan nya, atau memang benar di hatinya masih ada rizal.
tapi dia juga tidak bisa menyalahkan fany,. mungkin fany seperti ini karena dirinya, karena ke bodohan nya, dia yg lebih awal meninggal fany, dan membatalkan pernikahan mereka.
dia juga yg meminta rizal untuk menjaga fany, tapi kini keadaan nya sudah berubah.. dia sudah sehat kembali, dan mungkin dia akan tetap berusaha mendekati dan mendapatkan hati fany kembali.
beberapa kali, ryan menekan bel yg ada di apartemen rizal, tapi tak kunjung juga di buka..
"seperti nya, ka rizal dan fany tidak ada!! kemana mereka?!" fikirnya.
ryan, dengan cepat meneksn tombol pada ponselnya dan menghubungi sandy, dia berharap fany dan rizal ada di sana.
tuut.. tuut.... lama nada dering itu berbunyi, namun Sandy tidak juga mengangkat telefon nya.
beberapa kali ryan menghubungi sandy, namun dia tidak mengangkat nya,. "ah, mungkin sandy di rumah sakit..?!" fikirnya. "mungkin sekarang, aku kesana saja..!!" fikirnya.
ryan pun meninggalkan apartemen itu, dan menuju rumah sakit, di perjalanan, sandy menghubungi nya kembali..
__ADS_1
"halo, san lu di mana?" tanya ryan.
"gue, di rumah, gue sangat lelah.. semalam angel masuk rumah sakit lagi...!!" ujar sandy.
ryan menghentikan mobil nya, karena terkejut mendengar ucapan sandy.
"a-apa, angel masuk rumah sakit..!! kenapa?!" tanya nya panik.
"gumpalan di kepalanya pecah, dan angel sudah di Operasi semalam..!!" jawab sandy.
"te-terus.. gimana keadaan nya..?!" jawab ryan..
"dia, sudah sadar ... maaf bro... gue lupa ga ngabarin lu, gue panik semalem..!!" jawab sandy.
dia memutar mobil nya, dan sekarang dia menuju rumah sakit, tempat fany di rawat.
sesampai nya di sana, berbekal no kamar perawatan Fany dari seorang resepsionis di lobi rumah sakit, dia mencari dan menemukan kamar fany.
ceklek.. pintu kamar nya terbuka, di lihatnya fany yg sedang tertidur,. dengan perban di kepalanya.. namun tak napak rizal di sana,
__ADS_1
fany sendirian di tempat itu.
ryan mendekati fany, dan mulai menggegam tangan nya, "maafin gue ngel..!!" lirihnya.
"lagi-lagi lu kaya gini gara - gara gue, kecerobohan gue , karena sikap gue yg egois." lirih nya.
"gue, salah udah ninggalin lu, gue salah gue udah batalin pernikahan kita...!!" lirihnya..
sesekali ryan membelai wajah angel, yg terlihat pucat.
"zal... zal. .." gurau angel.. "dalam mimpi nya pun masih ada kak rizal, memang benar, kau masih menyimpan perasaan pada nya..
"ngel.. jika aku harus melepaskan mu, unruk dia, aku rela ngel..!! tapi tidak untuk sekarang..! lirih nya, dia menatap nanar pada angel yg lelap tertidur.
kedatangan rizal mengagetkan ryan.. dan rasa canggung yg tercipta di antara mereka..
mereka. tidak saling bicara,chanya sesekali salong menatap.
"kak?! mungkin ada saat nya gue nanti benar benar ngelepas angel.buat lu, tapi tidak sekarang..!!" fikirnya
__ADS_1
"gue harus bertanggung jawab untuk apA yg ayah kita lakukan pada angel, SEHINGGA membuat angel seperti ini" fikirnya lagi.
💟💟