Cinta Gadis Indigo [Revisi]

Cinta Gadis Indigo [Revisi]
bab 70 {season 2}


__ADS_3

FAAAN...!!!! teriak rizal dia menahan tubuh fany yg terkulai lemass menahan sakit nya, mia Melihat itu, entah dua puas dengan apa yg dia lakukan, atau dia ketakutan.


fany ambruk di dekapan rizal, rizal menggendong fany dengan perasaan yg hancur melihat gadis nya lagi-lagi terluka, hati nya gelisah, dia langsung membawa fany ke dalam mobil nya, dan membawa pergi dari tempat itu.


di temani alvin yg mengemudi , rizal memeluk tubuh fany erat, "ti-tidak fan.. kau tidak boleh pergi dan meninggalkan ku begitu saja.." ujar nya.


"maafin gue zal, gue ga bisa jaga fany!!" ujar Alvin. rizal hanya menatap nanar pada fany. dia tidak bisa berfikir jernih... wajah fany semakin pucat, tubuhnya mendingin..


alvin membawa fany ke rumah sakit terdekat, Karena tidak mungkin dia membawa fany ke Jakarta, terlalu jauh dan membuang banyak waktu.


tiba-tiba genggaman tangan fany pada rizal terlepas, tubuh nya mendingin.. "tidaak fan,, tidak...!!" ujar rizal meraih kembali genggaman tangan fany.


"vin, cepat... cepat.." teriak rizal pada alvin.


alvin membawa mobil nya dengan kecepatan tinggi... dia segera membawa fany ke rumah. sakit.


setiba nya di rumah sakit, fany langsung di bawa je ruang ICU segera mendapatkan perawatan, sekitar satu jam fany di dalam sana..


rizal menunggu fany di ruang tunggu, dengan perasaan yg tidak menentu.. beberapa kali dia menyeka air di wajah nya, terlihat raut kecemasan di hatinya.


tuut.. tuut... tuut... suara alat pacu jantung yg melemah,, dokter keluar dan memberi tahukan keadaan fany pada rizal.. "dia, kritis tuan.. kami tidak dapat memberikan perawatan yg layak, bawalah dia ke rumah sakit lebih besar" ucap dokter itu.


"kita harus bersiap dengan kondisi terburuk sekalipun, karena ada bekas luka di dalam tubuh dan organ vitalnya, yg kembali terluka, kami tidak bisa memastikan, dia akan bisa bertahan atau tidak" ucap dokter itu lagi.


dunia rizal seakan runtuh, dia tidak ingin kehilangannya, dia akan berusaha menyelamatkan dia..


"vin.. tolong buat rencana kita sejalan, dan tolong cari tiket pesawat untuk aku, aku akan membawa fany terbang ke Singapura, aku akan merawat fany di sana!!" ucap rizal.


"sing-singapur... lu gila, lu tidak dengar kata dokter tadi apa? kita tidak bisa membawa fany ke Singapura zal, gue bisa memalsukan kematiannya, tapi tidak untuk membawanya terbang, dengan kondisi dia yg seperti itu!!" jawab alvin.


rizal tertunduk ,,. "ta-tapi gue ga bisa kehilangan dia vin.. dia kaya gini karena menyelamatkan gue, harus nya gue yg di sana, bukan dia!! please vin, lu juga dokter, tolong jaga dan rawat fany, gue di sini akan selesain semua,nya...!!" jawab rizal.


"ta-tapi gue, gue belum lulus dari kuliah gue, bagaimana bisa gue rawat dia?!" tanya alvin.


"gue yakin , lu bisa...!!" jawab rizal.


"gue akan cari tiket sekarang..!! malam ini gue akan terbang dengan fany!!" jawab alvin..

__ADS_1


"ah, tidak zal.. lu yg harus terbang dengan fany, biar gue yg urus di sini, gue harus buat artur percaya, fany udah gue singkirkan.." jawab alvin kembali.


rizal hanya mengangguk, "zal, sini lepas baju lu, dan ini darah fany kan..?! dan jaket yg fany kenakan, gue akan serahkan ke artur.. sebagai bukti...!!" jawab alvin..


"sekarang lu pukul gue, gue akan bilang, ketika gue terpaksa bawa lu , mobil kami kecelakaan dan masuk ke jurang, baju lu dan baju fany akan gue bawa sebagai bukti," ucapnya.


rizal mengangguk.. "hati-hati vin.. ayah licik.. jangan sampai tertangkap oleh nya...!!" ujar rizal.


alvin menangguk..


alvin pun mencari tiket, dan sesegera mungkin, menerbangkan rizal dan fany ke Singapura.


malam itu, juga Alvin menjalakan rencana nya, dia membuang mobil rizal ke dasar jurang, dan alvin sengaja menggores kan beberapa luka, agar artur percaya pada nya.💟💟


💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟


ke'esokan harinya.


...telah di temukan sebuah mobil,yg jatuh ke dalam jurang, di perkirakan pengemudi di dalam nya tewas seketika.. terdapat dua orang di dalam mobil tersebut,, putra sulung dan ceo dari kenedy group, RIZAL ADRIAN KENEDY dan seorang wanita FANYA ANGELICA SEPTIANA di kabarkan tewas di tempat, namun hingga kini, pihak kepolisian belum menemukan jasad mereka, kemungkinan. jasad mereka terbawa arus sungai di sekitaran jurang ini......


"tuan... alvin datsng, dia akan melaporkan semua nya" ucap seorang bodyguard artur.


artur menganguk.. "biarkan dia masuk.." jawab nya.


artur melihat keadaan alvin yg penuh luka, "bagaimana bisa , rizal ada di tempat itu," suara artur menggema di seluruh ruangan.


Alvin tertunduk, "nona fany, memakai gelang yg di dalam nya terdapat gps, saya yakin tuan rizal melacak keberadaan kami tuan..!" jawab alvin.


"saya, tidak bisa menyelamatkan tuan rizal, karena dia melawan saya dan kecelakaan itu terjadi...!!" tutur Alvin..


"ini,. baju tuan rizal, yg saya temukan di pinggir. jurang itu tuan.." ucap alvin.


"lalu fany?!" tanya artur.


"dia di pastikan tewas tuan, karena sebelumnya fany di tikam mia, dia sudah terluka, sebelum kecelakaan itu terjadi..." jawab alvin.


"cari jasad rizal sampai ketemu..." ucap artur pada alvin... "kau boleh pergi, obati luka luka mu,!" jangan sampai ada yg tahu, tentang ini, buat ini seperti kecelakaan sesungguhnya" ucap artur.

__ADS_1


alvin menganguk dan meninggalkan tempat itu. setidaknya fany dan rizal sudah sampai di Singapura saat ini..


"fa-fany....." ucap sandy ketika melihat berita yg di siarkan televisi...


"ti-tidak mungkin, fany dan rizal.... tidak mungkin...!! ucapnya berulang ulang,


dert... dert... dert... ponsel ryan berdering, dia tertidur karena semalam menunggu kabar dari rizal, ryan masih belum mengetahui kejadian nya.


dia mengangkat telepon itu,


"ada apa san..?!" ucap ryan dengan suara khas nya.


"yan... lu nyalain tv sekarang.., sekarang yan..!!!jawab sandy..


ryan mengernyitkan dahinya, dan mulai menyalakan tv..


"ti-tidak mungkin... angel...?!!!! lirih nya,,


ryan langsung mematikan telepon nya, dan berlari membelah jalanan yg masih sepi..


dia menuju tempat kecelakaan fany dan rizal, berharap berita di televisi itu tidak benar...


"ti-tidak ngel, kenapa kau meninggalkanku .." lirih nya...


dia menatap nanar pada mobil yg di tarik, di keluarkan dari dasar jurang.. oleh pihak kepolisian.


dia tidak percaya, fany dan rizal meninggal karena kecelakaan itu..


"pak, ba-bagaimana orang yg ada di dalam nya..?!" tanya ryan terbata.


"korban belum di temukan, kami hanya menemukan ini, di pastikan korban meninggal di tempat..?!" jawab petugas itu..


dia memberikan jaket yg terakhir dia gunakan, darah di jaket itu mulai mengering...


"tidak fan... tidak..!!" lirihnya..


💟💟

__ADS_1


__ADS_2