![Cinta Gadis Indigo [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/cinta-gadis-indigo--revisi-.webp)
pembukaan cabang Mal baru sudah selesai di laksanakan.. aku dan Ziva bersiap untuk. mulai bekerja di salah satu cabang yg ada di sebelah.. mol kami bekerja..
aku dan ziva terpaksa berpisah .. walau pun hanya pisah satu tempat saja..
karena kami selalu bersama jadi aku sedikit merasa kehilangan..
ziva yg adalah penjaga toko di salah satu mol itu.. ikut pemilik toko tempat nya bekerja.. mereka pindah ke gedung lain...
aku bekerja sebagai cleaning service di sana, tidak ikut pindah ke gedung yg baru ..
aku membersihkan ruangan yg tadi di pakai.. untuk acara peresmian.. benar benar sungguh berantakan... dan hanya aku seorang diri yg membersihkan nya..
terdengar obrolan orang dari luar sana, terdengar mereka membicarakan presdir dari mol ini..
menurut mereka, dia tampan dan gagah..
aku hanya tersenyum mendengar teman teman ku yg bergosip di luar, "dasar mereka.. seperti tidak pernah bertemu dengan orang tampan saja.." batin ku..
aku selesai membersihkan ruangan itu.. aku membawa alat-alat ku untuk membersihkan itu . dan kembali ke ruangan husus og.seperti ku.. ( office girls)
aku beristirahat sejenak karena aku benar benar lelah.. aku tertidur di bangku yg di sediakan di sana..
ceklek...
__ADS_1
pintu ruangan itu terbuka..
tapi aku tidak menghiraukan siapa yg masuk ke sana.. aku berfikir itu teman teman ku.. yg sudah selesai membersihkan ruangan lain..
seseorang mendekati ku.. cahaya lampu yg tadinya menyilaukan mata ku.. kini berubah seperti tertutup sesuatu yg besar..
"hei kau... !! bukan nya kerja .. malah tidur..!!" ucap nya
aku terhentak Mendengar suara nya.. aku segera membuka mataku.. kini berdiri di hadapan ku... seorang pria yg ku kenal.
tapi sedikit berbeda.. ada kemiripan di antara mereka..
"maaf pak..!! saya ... saya.." jawab ku gugup..
"jika kau ingin tidur, ! tidur di rumah saja sana....!!! ini tempat bekerja... bukan untuk tidur..!!" sanggah nya aku memberanikan diri melihat wajah nya..
"RIZAL...!!" ucap ku pelan..
aku benar benar terkejut, melihat laki laki yg berteriak di depan ku ini... apakah dia yg di maksud teman teman ku tadi.. Presdir yg tampan itu..!! dia melirik ke arah ku.. dan tiba tiba..
cup...
dia mencium pipiku.. dan memeluk ku.. aku tidak bisa berkat kata lagi.. ketika aku tersadar, aku mendorong tubuhnya..
__ADS_1
"apa apan kau Rizal..?" ucap ku marah.. rizal.. hanya mengelus rambutku..
"aku tau, pasti kita akan bertemu lagi..!" ucap nya
aku diam tidak menjawab nya.. aku pergi meninggalkan dia di sana.. aku tidak bisa berfikir jernih, "kenapa dia tiba tiba saja ada di sana, di saat waktu yg tidak tepat.. saat aku mulai bisa melupakan dia.." batin ku
"dan sikap nya tadi ..!! bisa bisa nya dia mencium ku.. di tempat kerja ku.." aku bicra sendiri.. "tentu saja dia bisa.. dia pemilik mol.. apa yg dia tidak bisa..!! mencium orang sembarangan saja dia lakukan tampa rasa malu..!!!" batik ku, aku benar-benar sangat kesal..
aku mengacak ngacak rambutku.. dan kini rambutku berantakan.. aku memilih untuk pulang.. karena sudah waktunya aku pulang..
Aku berjalan keluar dari gedung tersebut Aku berjalan sedikit tergesa-gesa karena aku tidak ingin bertemu dengan Rizal namun aku melihat dia di atas Ku sedang berdiri di atas eskalator yang ada ada di mall tersebut
dia memanggilku dari atas sana, dan melambaikan tangannya padaku.
semua pekerja yang ada di sana jelas memperhatikan aku dan mereka mulai membicarakanku,
aku jelas bisa mendengar apa yang mereka katakan atau apa yang mereka pikirkan tentangku kemampuanku masih belum hilang dan Rahma pun masih ada bersamaku hanya saja aku aku tidak lagi menggunakan kemampuanku untuk bekerja.
terlihat dari atas tanah ketika Rizal melambaikan tangannya padaku, ada yang bertanya tanya tapi mereka tidak mengungkapkan nya padaku mereka hanya berfikir dan menjadi bahan gunjingan untuk ku
orang-orang menatap tajam padaku, mereka seolah-olah tidak percaya padaku jika aku mengenal presdir mereka bahkan aku pernah menjalin hubungan dengannya tapi kini tidak lagi.
"Aku berjalan dengan gontai ke rumahku yang tidak jauh dari tempat pekerjaanku Aku tidak percaya jika sekarang aku bekerja di mall milik Rizal, dan sekarang dia menjadi bosku di sana aku harus menghindarinya karena aku tidak ingin terjadi masalah padaku dan juga pada pekerjaanku aku takut jika aku ku terjebak masalah dengan dia aku yang akan dan di rugikan. aku hanya ingin fokus pada pekerjaan apa saja saat ini aku tidak ingin berpikir atau melakukan hal buruk dan aneh di sana
__ADS_1
bisa-bisa nanti aku kehilangan pekerjaanku sekarang aku harus menghindar dulu dari Riza aku tidak mungkin menemuinya seperti tadi iya walaupun dia yang menemuiku jika dia tidak mengganggu mungkin orang orang tidak akan berpikir aku miliki hubungan spesial dengan Rizal.." fikir ku
👻 👻 pc👻👻