![Cinta Gadis Indigo [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/cinta-gadis-indigo--revisi-.webp)
Sunyi sepi malam itu, hujan gerimis menandai, akan ada sesuatu yg terjadi malam itu.. Fany, Ryan, dan Sandy mengelilingi Gracia.. mereka berfikir bagaimana bisa menarik Sukma halus Gracia untuk bisa kembali ke tubuh nya..
"Gue, yg akan melakukan kebatinan.. loe dan Ryan awasi gue saja, jika gue sudah berhasil menemukan Sukma Gracia, gue akan tarik.. dan saat itu... loe bantu gue masukin ke dalam tubuh nya.." ucap Sandy..
"Loe, yakin bakalan kuat narik sendirian..?!" tanya Fany.. "Gue, yakin.. emang cuma lie doang yg hebat di sini.." jawab Sandy ketus.. Fany terkekeh..
Semua Persiapan sudah selesai.. tepat pukul Dua malam mereka melakukan Ritual itu, mereka sengaja menunggu mahluk itu hadir, agar mereka bisa tau, apa yg sebenarnya terjadi, pada nya dan juga pada Gracia..
"Sudah siap..?"Tanya Fany.. Sandy mengangguk..
"Baiklah, gue bantu loe keluar sekarang.. waktu loe kurang lebih Satu jam.. temukan Gracia, dan bawa dia pulang kemari.." ucap Fany.. "Iya, gue ngerti Fan... ayo kita mulai.." ucap nya.. Fany menatap ke arah Ryan.. lalu mengangguk.. memberi kode, untuk segera di mulai ritual kebatinan tersebut..
Ketiga nya menutup mata, mereka memfokuskan fikiran satu sama lain.. "Setelah hitungan ketiga, buka mata loe San..!!" ucap Fany.. "1.. 2.. 3.. buka mata loe..!!" ucap nya..
Sandy membuka mata nya, dia melihat jalanan yang gelap gulita, "Jadi gue sekarang di mana..!! kenapa sangat gelap sekali.?!" ucap Nya..
__ADS_1
"TOOLONG.. TOLONGLAH AKU...!!" suara Rintihan itu terdengar kembali..
Kali ini Fany dan Ryan juga mendengar itu.. Gresi yg mendampingi mereka bertiga, terlihat sangat ketakutan.. "Lu denger..?" ucap Ryan pada Fany..
Fany mengangguk.. "Lu, jaga tubuh Gracia.. gue yg cari mahluk itu..!!" ucap Ryan.. Fany mengangguk..
Ryan keluar dari ruangan itu.. dia mencari sumber suara itu... namun tidak juga Ryan temukan..
tiba-tiba terdengar suara jeritan dari dalam ruangan..
Ryan berlari, segera menghampiri Fany.. Terlihat di sana, dia berusaha menahan tubuh Gracia, yg mulai kehilangan kendali.. "Ry... dia kerasukan..!! mahluk itu merasuki tubuh nya..!!" ucap Fany, sambil menahan tubuh Gracia..
Ryan langsung melangkah.. dia ikut menahan tubuh yg mulai mengejang.. "Kenapa kau mengganggu gadis ini...!!" ucap Ryan.. sambil berusaha untuk mengeluarkan mahluk itu dari tubuh Gracia..
"Dia berjanji, akan melepaskan saya, dia mau menolong saya...!!!" jawab nya,, dengan suara yg berubah-ubah.. "Lepaskan dia.. aku... aku yg akan menolong mu.. melepaskan mu..!! sekarang lepaskan gadis ini.." ucap Fany...
__ADS_1
Terlihat, tubuh Gracia melemah.. dia mulai tenang..
"Kau, gadis yg baik.. kau bisa bicara pada ku..!! aku akan menolong mu...!! sekarang tunjukan pada pria ini di mana sukma Gracia.., tanya fany
Mahluk itu tersenyum menyeringai.. "Baiklah, aku lepaskan dia.. tapi berjanjilah dulu padaku..?!" ucap nya.. "Baik, aku berjanji akan menolong mu.." jawab Fany..
Tiba-tiba saja, jalan yg tadi di lalui Sandy berubah menjadi padang rumput yg indah.. Sandy terkesina meligat keindahan yg baru pertama kali dia lihat..
"Di dunia kebatinan pun seindah ini...!!" batin Sandy, mengagumi apa yg dia lihat..
Di ujung sana, terlihat Gadis yg sedang merunduk sambil menangis.. "Itu pasti Gracia..!!" batin Sandy, dia pun pergi menghampiri nya..Sandy lalu benepuk bahunya..
"Ayo kita pulang..!! aku yg akan membawa mu kembali .. " ucap Sandy.. Gracia mengangguk.. dan mulai mengikuti sandy di belakang nya..
...----------------...
__ADS_1