![Cinta Gadis Indigo [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/cinta-gadis-indigo--revisi-.webp)
hari beganti, belum ada tanda-tanda kesadaran untuk fany, dia masih seperti itu,, tertidur dengan ventilator di hidung nya.. "harus nya kamu menikah hari. ini fan..!! lirih rizal.
dia menunggui fany, setiap hari nya, "ini sudah hari ke delapan fan.!! ayo bangun lah..!!" ujar rizal. dia menggegam tangan fany erat. "aku rindu senyuman mu..!!" fikirnya.
sementara di Amerika, ryan baru saja selesai operasi, pengangkatan tumor di otak nya, di dampingi artur dan fatma, dan sandy sebagai dokter pribadi nya.
dokter di sana berkata, jika operasi itu berhasil, kemungkinan kesembuhan ryan mencapai 80% dokter berhasil mengangkat tumor itu, dan bisa menyelamatkan hidup ryan.
rizal tertidur di samping fany, dia menggegam erat tangan nya, sesekali tangan fany bergerak sedikit, dokter bilang itu adalah kemajuan, dalam waktu dekat ini, dia akan sadar dari koma nya.
"kamu itu harus kembali fan..!! tidak bisa kamu tinggal di sini..!," ucap rahma.
"tapi aku masih ingin di sini rahma, aku masih merindukan mu..! lama sekali kita tidak bertemu, kau menghilang,dan meninggalkan ku di sana sendiri..! jawab fany.
rahma tersenyum.. "tugas ku sudah selesai fan, kita bisa bertemu lagi kok, nanti aku akan datang ke dalam mimpi mu .!! Jawab rahma.
"kembali lah fan.. banyak yg menanti mu. di sana!" jawab Rahma.
"tidak ada, tidak ada yg menunggu ku di sana.. aku lebih bahagia dekat dengan mu rahma..!!" jawab fany..
"kau, egois dan keras kepala sekali fan..!" gerutu rahma.
"fan pulang lah, aku rindu padamu..!!" tiba tiba terdengar suara yg memanggil fany, dia mencari asal suarA itu, "si-siapa kau, aku tidak mau pulang..!" Jawab fany berteriak.
fany, berjalan terus mengikuti cahaya yg ada di depan nya, dia melihat seorang pria yg menyambut kedatangan nya, "kemarilah fan, pegang tangan ku...!!" ucapnya.
fany berjalan, mengikuti Pria itu, dan menggegam tangan nya, "siapa kau,,?!" tanya fany. pria itu menoleh dan tersenyum..
"ri-rizal,,!" jawab fany.
"kau, harus kembali.. dunia mu bukan di sini...!!" ujarnya.. "ta-tapi di sana selalu membuat ku sakit..!!" Jawab fany.
rizal menghentikan langkahnya, dan memeluk fany.."ada aku, aku tidak akan membuat mu terjatuh lagi dan lagi.. aku akan selalu ada uhtuk mu... jadi pulang lah bersama ku.."jawab rizal.
perlahan fany membuka mata nya, namun yg dia lihat adalah kegelapan..!! dia menoleh ke kanan dan kirinya, "gelap..!! ucapnya lirih..
rizal yg ikut terbangun, dari tidurnya, merasakan pergerakan pada tangan fany yg di genggam nya.
__ADS_1
"fan..!! kau sadar..?" ucapnya.. sebentar aku panggilkan dokter..!!" ujar rizal yg Senang melihat fany sadar. fany tidak menjawab apa pun.. dia bingung kenapa semuanya gelap, dan dia tidak mengingat siapa dirinya..
dokter berkata keadaan fany, mulai membaik, namun karena benturan yg cukup keras, membuatnya hilang ingatan, rizal tidak percaya yg dia dengar ,
dia membelai rambut fany, mencoba menenangkan Nya, fany tidak bisa menerima kenyataan, jika dia sekarang kehilangan penglihatan nya.
"aku, tidak ingin seperti ini.. hiks .. hiks.." ucap fany lirih..
"tenanglah, aku akan segera mencari pendonor untuk mu, tidak lama lagi kau akan bisa melihat kembali.." jawab rizal.. dia memeluk fany.
"rizAl... hiks.. hiks..." ujar nya tiba tiba..
rizal menatap fany, "kau ingat aku.?!" ucap rizal..
"aku tidak tau, nama itu selalu ada di kepala ku..!!" jawab nya..
rizal menghela nafas panjang, "tidak apa-apa perlahan kau akan ingat semua nya ..!!" jawab rizal.
fany lelah menangis, dia tertidur di pelukan rizal.. "kenapa, kau jadi seperti ini fan..!!" ujar rizal.. "tidurlah, aku akan menjaga mu.." lirihnya. 💦💦
rizal sudah menghubungi sandy, dan memberitahu keadaan fany, sandy benar - benar terpukul, mengetahui fany kehilangan ingatan nya.
sandy, belum memberi tahu ryan tentang ini, dia takut kondisi sahabat nya menurun..
operasi ryan berjalan baik, jika di bolehkan pulang, dia akan pulang pada bulan depan..
sampai saat sandy Dan ryan pulang, dia tidak memberitahu tentang kondisi fany yg kehilangan ingatan nya, biar nanti di Indonesia saja sandy memberi tahunya, "fikirnya.
sandy segera pulang ke Indonesia, walaupun ryan belum di izinkan pulang, dia harus membantu Nabil untuk mengoprasi fany..
rumah sakit sudah mendapatkan donor Kornea untuk fany.
dan secepat mungkin dia harus di operasi, agar penglihatan nya kembali.. "bagaimana di sana san..?" tanya rizal. "ryan seminggu lagi sudah Bisa pulang ke sini" jawab sandy.
"syukurlah, semua berjalan lancar..,!!" Jawab rizal, yg menjemput Sandy di bandara. "tapi gue belum ngasih tau ryan,, kalau fany kehilangan ingatan nya.!!" ujar sandy lagi.
rizal terdiam, "biarlah, nanti jika dia pulang, kita baru memberi tahu dia, yg terpenting sekarang adalah, fany bisa melihat kembali.." jawab rizal.
__ADS_1
sesampai nya di rumah sakit, sandy langsung menuju ruang operasi, dia tidak ibgin membuang waktu lama, dia ingin melihat sahabatnya ceria kembali seperti dulu.
dia melihat fany, yg telah tertidur karena obat bius, "ah, sebentar lagi kau akan bisa melihat ngel..!!" batin sandy.. dia pun bersiap, untuk memulai operasi itu.
rizal yg menumggu, di ruang tunggu, berharap Operasi nya berjalan sukses, dia ingin fany bisa melihat lagi..
dua jam berlalu, Operasi sudah selesai di lakukan, kini hanya tinggal mebanti hasil.
apakah kornea itu bekerja dan cocok untuk fany, sandy dan rizal tinggal menunggu hasil nya saja.
setelah satu minggu barulah perban di mata fany di buka,
satu minggu berlalu, sandy sedang menunggu kedatangan ryan dan orang tuanya di bandara, sementara rizal memilih, untuk menyaksikan perban di mata fany di buka.
"oke, silahkan buka secara perlahan matamu.. pelan pelan saja..!!" ujar dokter itu.
fany menurut dan membuka mata nya perlahan.. dia melihat sekeliling nya dia menutup mata nya dengan sebelah tangan nya . karena cahayA yg menyilaukan masuk ke matanya.
"bagaimana ..!! ujar dokter, sambil melambaikan tangan nya ke wajah fany..
fany tersenyum mengangguk.. rizal mengusap wajah nya, syukur lah Operasi nya berhasil ..
dokter pun meninggalkan mereka berdua, di kamar fany.
"zal, aku bisa melihat wajah mu... fany memeluk erat rizal . dia bahagia dapat melihat kembali... rizal mengelus rambut fany, "mulai sekarang, kau tidak akan terluka lagi, aku akan selalu menjaga mu.." bisik rizal.. fany mengangguk tersenyum.
sementara di depan ruangan fany, ryan melihat semua itu, ketika fany memeluk rizal, dan tidak mencari dia.. hatinya terluka..
"bro, kenapa lu ga ..!!" ucap sandy yg tidak melanjutkan kata-katanya... dia melihat fany memeluk rizal..
ryan pergi dari tempat itu dengan susah payah, karena dia masih menggunakan kursi roda..
"bro, tunggu dulu... lu ga akan nemuin fany dan rizal,,?" tanya sandy yg mengejar ryan..
namun ryan tidak menjawab nya...
💟💟
__ADS_1