![Cinta Gadis Indigo [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/cinta-gadis-indigo--revisi-.webp)
buuk... buuk....
rizal memukul keras benda di depan nya, dia tidak percaya dengan semua yg terjadi, baru setahun bunda meninggal, dan kini ayah nya mengatakan hal yg tidak ingin dia dengar.
"adik ku..!!" geram nya. "dia bilang dia adik ku..?" rizal terduduk di lantai, membuka sarung tangan tinju yg dia gunakan tadi..
"aku harus mencari taunya" gumam nya sendiri.
dert... dert ...
ponselnya berdering,
di raih nya, dan di lihat nya siapa yg menghubungi nya malam begini...
"zal, gue menemukan nya...!!" ucap orang yg ada di ujung telepon itu.
"benarkah..? di mana dia sekarang?" tanya rizal
"gue share lokasinya sekarang..!!" Jawab nya.
telepon pun terputus..
"Akhirnya .. aku akan bertemu dengan mu lagi..!" ucap Rizal..
dia pun bergegas, dan bersiap untuk menuju sebuah lokasi, yg kenendra kirim kan..
sementara. di suatu tempat..
"dia mana sih?, kok belum juga datang..!" fikir nya, "ryan lama sekali..!!" ucap angel yg menunggu kedatangan kekasih nya.
sementara dari kejauhan terlihat seorang pria yg memperhatikan dia, dari kejauhan... dia terlihat menghubungi seseorang di sana, tapi angel tidak menyadari nya.
"coba tebak siappa aku..!!" ujar laki laki yg tiba tiba menutup mata nya,
"ehm... pacar ku, calon suami ku.." jawab angel..
tangan yg menutup kedua mata nya pun di buka, angel menoleh ke belakang, dan melihat nya, dia langsung memeluk pria itu..
"aku merindukan mu..!" bisik angel di telinga ryan.
"aku juga sayang.." jawab ryan..
ryan pyn duduk di depan angel, "ini untuk mu.." ucap ryan.. dia memberikan sebuket bunga mawar untuk angel..
angel meraih nya, "cantik sekali.. terima kasih sayang..!" jawab nya.
sementara di seberang mereka, terlihat rizal yg mengepalkan tangannya , hati nya begitu perih melihat wanita yg dia rindukan , bermesraan dengan orang lain di depan nya.
"dia sudah melupakan aku,!!" lirih nya..
rizal pun meninggalkan mereka, di ikuti oleh Kendra di belakang nya.
"zal, kenapa lu ga samperin dia,?" tanya kendra.
rizal tidak menjawab, "ken, cari tau siapa laki-laki yg tadi bersama fany.!" ucap rizal.
"oke,," jawab ken.
rizal masih belum tau, laki laki yg bersama dengan fany, adalah ryan Orang yg beberapa hari lalu, di akui ayah nya adalah adik nya.
__ADS_1
"maafkan aku sayang, aku tidak sempat menghubungi mu, beberapa hari ini!" ucap ryan.
angel hanya mengangguk.. "gak apa apa sayang, aku mengerti,, bagaimana ibu sudah sehat.? maafkan aku tidak bisa menjenguk ibu!"
angel tertunduk sedih.
"ibu sudah lebih baik sayang, nanti jika kondisi ibu sudah benar-benar pulih, aku akan membawanya ke Jakarta." jawab ryan.
"iya, aku setuju dengan mu sayang, biar aku nanti yg merawat ibu, biarkan nanti ibu tinggal dengan kita," jawab angel.
ryan tersenyum, dan mengangguk.. "habiskan makanan mu," ucap ryan..
angel mengangguk.
setelah makan malam bersama, angel dan ryan pergi ke suatu tempat, "tutup matamu sayang,. ingat jangan di buka, sebebelum aku menyuruh nya.." ucap ryan.
angel menurut, dia menutup matanya, dan berjalan mengikuti ryan yg memegangi tangan nya.
"sudah siap ..?" tanya ryan.
angel mengangguk.
"buka lah mata mu" ucap ryan..
angel membuka matanya, betapa terkejutnya dia melihat apa yg ada di hadapannya..
"sa-sayang, apa ini..?" tanya angel.
dia bahagia, terharu, ryan membeli sebuah rumah untuk mereka tinggali sesudah mereka menikah nanti.
"ini, untuk mu sayang,. aku membeli ini, untuk kita..!, kau suka?" tanya ryan.
"ayo, masuk, kita lihat ke dalam.." ajak ryan.
angel mengangguk, dan mengikuti ryan ke dalam.💦
sementara di apartemen rizal,
"dia sudah melupakan gue," fikir rizal..
"gue yg salah, gue yg dulu ninggalin dia, gue yg bodoh menuruti keinginan ayah, andai gue ga nikah dengan mia, mungkin gue dan fany sudah menikah sekarang.." ucap rizal bicara sendiri.
"dia, terlihat bahagia.. dengan laki laki tadi..!" fikirnya.
rizal menuangkan wine ke dalam gelas, dan meminum nya, dia ingin mabuk dan melupakan apa yg baru saja dia lihat tadi.
💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦
keesokan harinya ,
"ken, sudah dapat info, siapa laki-laki yg semalam bersama fany?" tanya rizal.
dia terus berjalan, menyusuri koridor, kantor nya, "pagi bos...!" sapa beberapa orang karyawan yg tidak sengaja berpapasan dengan nya.
rizal hanya mengangguk, tidak menjawab dan berlalu begitu saja..
"pak, ada tamu di dalam!!" ujar sekertaris rizal
"tamu! siapa..? saya tidak ada janji dengan siapa pun hari ini..!!" Jawab rizal sebelum dia masuk kedalam.
__ADS_1
"bu mia dan putranya pak..!!" jawab nya.
"mia, mau apa lagi dia kesini!!" fikir rizal.
"ken, jangan bicara apa pun tentang fany di depan mia!" bisik rizal pada Kendra..
Kendra menggangguk,
mereka pun masuk ke dalam.
"ken, suruh ob buatin kopi untuk ku" ucap rizal..
dia berlalu meninggalkan mia yg mematung dan duduk di kursi kebesaran nya.
Kendra langsung saja keluar dari ruangan itu, "pasti akan ada perang dunia ke tiga nih" fikir ken.
rizal menatap nanar pada mia, dan anak nya.
"mau apa kau ke sini,?" tanya rizal ketus.. tanpa melihat ke arah mia.
"ayo salim dulu sama papah ka..!!" ucap mia.
tapi rizal menghiraukan anak yg baru berumur satu Tahunan itu,
"papah, haha haha.. sudah ku bilang, jangan sebut aku dengan sebutan itu, dan jangan menyuruh anak itu memanggil ku papah..!!" jawab rizal.
"tapi azka rindu padamu zal, bagaimana pun , kau adalah ayah nya!!" Jawab mia.
"cih, dia bukan anakku..! aku tidak pernah menyentuh mu!! sekarang mau apa kau kemari?" tanya rizal.
"aku butuh uang!! jawab mia tanpa ragu..
"apa kau tidak salah meminta uang padaku..?" Jawab rizal.
"aku meminta untuk, keperluan azka," jawab mia.
"aku, sudah memberi mu uang, bulan lalu..!" jawab rizal.. tampa sekalipun melirik mia.
mia merasa terhina, karena rizal tidak mau menatap nya sama sekali.
"sudah habis zal.." jawab mia.
dia meletakkan azka di sofa, dan mendekati rizal, dia menyentuh pundak Rizal, dan hendak mencium nya..
"lepaskan tangan kotor mu, !!!!" ucap rizal..
mia tetawa terkekeh, "ingat pengadilan sudah memberi ku hak, dan hak kamu adalah membiayai Azka sampai azka berumur 17 tahun nanti" ujar mia yg mulai menjauh dari rizal.
rizal memutar mata malas, dia mengeluarkan sebuah kertas, dan menuliskan nominal di sana, lalu menandatangani nya.
di lemparkan kertas itu ke lantai, dan mia memungut nya.. sepuluh juta yg tertulis di selembar cek itu.
mia tersenyum tanda kemenangan di tangan nya.
"terimakasih papah.." ucap mia, sembari Keluar dari ruangan rizal..
"perempuan gila" gumam rizal..
💟💟
__ADS_1