Cinta Gadis Indigo [Revisi]

Cinta Gadis Indigo [Revisi]
bab 81 (season 2)


__ADS_3

ken mencari keberadaan Allisia, dia menyuruh orang orang nya di Indonesia untuk mencari keberadaan kembaran fany, saat orang-orang suruhan nya mengatakan jika Allisia kini berada di Singapura.


segera mungkin kendra memberi tahu kan informasi yg dia dapat pada rizal, ken bahkan sudah mendapatkan alamat dan tempat bekerja Allisia, tidak butuh waktu yg lama untuk menemukan keberadaan nya.


"fan, aku menemukan tasya..!!" ujar rizal ..


fany yg mendengar itu, sangat senang.. dia berharap bisa segera bertemu dengan allisia.


di rumah sakit..


"orang itu terus saja mengikuti ku..!! kemarin dokter sandy, sekarang siapa lagi..?!" fikirnya..


tasya Melihat beberapa orang mengikuti nya, sudah beberapa hari ini..


ketika tasya, berjalan tampa Melihat arah, dia menabrak seseorang di sana.. BUUUKK...!!


"aduh..." tasya memegangi dahinya yg terasa sedikit sakit..


"suster tasya.. kalo berjalan lihat kedepan..?! ucap sandy.. tasya mendongak melihat laki laki yg di tabrak nya, "maaf dokter sandy..!" ucap tasya..


"ada apa, kau seperti ketakutan..?! tanya sandy..


tasya tidak menjawab nya, dia menarik tangan sandy dan membawa nya masuk ke salah satu ruangan yg ada di dekatnya.


tasya mengintip ke luar melalui celah jendela di pintu itu.. "orang -orang itu terus mengikuti ku sejak kemarin..?!" ujar tasya, dia menunjuk pada dua orang yg mengikuti nya.


sandy ikut melihat nya, namun dalam hitungan detik.. wajah kedua nya saling dekat, sesaat tasya melihat, wajah sandy dari dekat.. membuat jantung nya berdetak kencang..


"sudah mereka sudah pergi, tidak perlu takut lagi...!!" ucap sandy.. yg sekarang mereka saling menatap.. "cantik..!!" ucap sandy tiba- tiba.. sekian detik mereka saling menatap, dan membuat rona merah di pipi tasya ketika sandy memujinya.


"ekhm....,!!" suara itu memecahkan lamunan tasya dan sandy.. "kalian sedang apa di sini..?! ucap dokter kevin.. tasya dan sandy, menjadi kikuk sendiri, dan menoleh ke arah asal suara itu.


"astaga dokter kevin..!!" pekik tasya serendah mungkin .. dia buru - buru Keluar.. dan berlari meninggalkan sandy, yg bingung harus bicara apa pada dokter kevin.


"jadi apa yg kalian lakukan di ruangan ku...?!" tanya kevin menyelidik.. dan menatap tajam pada sandy..


"ti-tidak ada...!!" jawab sandy gugup.. dia menelan saliva nya dengan susah payah..

__ADS_1


"berhenti lah bermain main... banyak pasien yg butuh kalian.. keluar sekarang..!!" ucap kevin..


sany buru- buru keluar, tangan nya memegangi dadanya, di tutup nya secara perlahan pintu itu.. "huuuhff....!!" sandy bisa bernafas lega, setelah berhasil keluar dari ruangan dokter kevin..


"tak hanya mirip dengan mu ngel.. tapi sifat dan tingkah nya pun sama!! sekarang kemana dia pergi..!!" ujar sandy , yg menyusuri lorong rumah sakit mencari keberadaan tasya.


"mary, lihat tasya kemana..!!" tanya sandy..


mary hanya menggeleng.. "Ahk , kemana dia.. apakah sudah pulang..!!" fikir sandy..


sandy pun tidak mencari tasya lagi, dia pun kembali bekerja.


tasya yg dengan susah payah lari dari orang orang yg mengikuti nya, dia berhasil keluar, dan pulang ke apartemen nya... tetapi sebelum dia meninggal kan area rumah sakit, dia justru malah bertemu lagi dengan salah satu orang yg mengikuti nya.


terlihat dia mengetuk kaca mobil tasya, dengan gugup tasya membuka kaca itu itu..


"maaf nona, bisakah anda ikut dengan ku..!!" tanya pria itu...


"i-ikut. kemana? kenapa aku harus mengikuti mu..!!" jawab nya gugup..


"ada yg ingin bertemu dengan nona..?!" ucapnya lagi.. "silahkan ikuti mobil di depan.. kami tidak akan menyakiti nona..!!" tutur Nya..


namun, sebelum dia berhasil dengan niat nya, dia melihat dari kaca spion mobil nya, ada mobil lain yg juga mengikuti nya.. "ah.. sial, siapa mereka ini!!" gerutu nya..


mau tidak mau tasya mengikuti mereka,


sampai lah para mobil tadi , di sebuah apartemen, yg tidak. terlalu jauh dari pusat kota Singapura..


"silahkan nona..!!" pria tadi membuka kan pintu mobil tasya.. "aku bisa membuka nya sendiri, aku juga tidak akan kabur.." gerutunya..


dia mengikuti para pria tadi, masuk ke unit apartemen yg di tuju.


"silahkan.. tunggulah di sini.., saya akan memanggil tuan sebentar..!!" ucap nya, menyuruh tasya duduk di sofa ruang tamu itu..


"siapa, tuan yg dia maksud..?!" fikirnya.


"jangan-jangan artur, susah payah aku kabur, Kenapa begitu mudah aku tertangkap.." fikir nya, "baiklah, aku akan hadapi si tua bangka itu..!!" batin nya..

__ADS_1


terdengar, hembusan nafas kasar, yg beberapa kali tasya hembuskan.. untuk menghilangkan rasa takut dan gugup nya..


tap.. tap.. tap..


deru langkah yg terdengar semakin mendekati nya, semakin mendekat, dan rasa gugup tasya semakin menjadi..


"tasya Allisia septiana..?!" terdengar suara pria yg memanggil nama lengkap nya, tasya langsung melihat ke arah suara tadi..


setelah beberapa detik mereka saling menatap..


"ada yg ingin bertemu. dengan mu!!" ucap lelaki tadi, dan segera menyingkir, mempersilahkan orang yg ada di belakang nya terlihat..


"kak angel...!!" ucap tasya seraya berlari, langsung memeluk angel.. "allisia..!!" jawab angel .. saudara kembar itu saling bertemu, dan memeluk..


setelah puas memeluk, mereka duduk berdampingan.. "ka angel.. aku merindukan mu.. !!" ucap tasya, yg masihbetah bersandar pada bahu angel..


"aku juga allisia.. bagaimana kabar mu,, di mana kamu tinggal, dan kenapa bisa sampai di sini!!" tanya angel..


"cerita nya panjang kak, yg jelas aku di sini, untuk mencari kaka..!! tapi ka, siapa orang tadi.. yg mempertemukan kita..?!" tanya tasya..


angel tersenyum.. "dia rizal.. calon suami ku..!!" jawab nya tampa ragu.. "rizal.. rizal kenedy..?!" tanya nya.. angel hanya mengangguk..


"tidak usah hawatir, kaka sudah tau semua nya,. kami di sini, untuk membalas artur, dan rizal sudah banyak membantu kaka" jelas nya..


tasya tersenyum.. dia mengerti yg terjadi, dan tidak bisa di jelaskan.. "ayo Kaka kenalkan kau dengan nya?!" ucap angel.. allisia menganguk..


"zal, ini adik ku.. allisia..!!" ucap fany..


rizal menatap nya,.. "wah.. kalian benar-benar mirip..!!" ucap rizal.. sembari menjabat tangan Allisia..


"jadi, orang -orang yg mengikuti ku, adalah suruhan ka rizal..?!" tanya tasya..


ryan tersenyum.. "iya, maaf bila mereka membuat kau takut..!!" jawab rizal.


"tidak kak,. aku mengira mereka suruhan si tua bangka artur..!!" jawab nya.


"Allisia.. bisakah kau ceritakan, bagaimana bisa artur mengejar mu.. dan kau bisa mendapatkan flashdisk ini..!!" tanya rizal..

__ADS_1


"baiklah kak..!! aku akan mulai menceritakan nya pada kalian.. sehingga kita bisa menghentikan kejahatan artur kenedy.." ucap tasya... tasya pun mulai menceritakan kisah nya...


💟💟


__ADS_2