![Cinta Gadis Indigo [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/cinta-gadis-indigo--revisi-.webp)
"La.... La... La...
aku sayang sekali Doraemon..."
"syafira... syafira... fira...!!" panggil seorang ibu yg mencari cari anak nya, yg sedang bermain dengan nya..
dia mundar, mandir kesana kesini.. sesekali berjongkok, melihat kolong kaolong meja atau tempat tidur, dia berharap, dia bisa menemukan anaknya di sana..
"Hahaha... momy tidak bisa menemukan syafira.." terdengar suara tawaan dari atas sana.. gadis kecil itu berlari ke semua arah di rumah nya.
rini melihat nya dari bawah, dia melihat putri nya yg berlari menuruni anak tangga di lantai tiga rumah besar itu..
"hati-hati nak, fira awas jatuh nak, jangan berlari... awas kamu jatuh nak,,!!" ucapnya sembari berlari menaiki tangga untuk menjangkau putrinya. fira, terus tertawa dia tidak memperhatikan jalanan, di depan nya.
buuk...
fira kecil berguling guling di tangga, dia terjatuh di tangga belum sempat dia turun, dan rini pun belum sempat naik ke sana.
fira sudah jatuh , dan terbaring di lantai, dia terjun bebas dari lantai tiga, ke bawah .. balkon.. tubuh nya yg mungil menghempas meja kaca yg ada di bawah nya.
"FIRAAA.....!!!!" teriak rini..
dia berlari turun dan langsung memeluk anak nya yg sudah bersimbah darah... "fira, hiks.. hiks.. bangun nak,, bangun anak momy..!!" tangis rini.
dia menyibak kan rambut anak nya, terlihat wajah kecil yg sudah pucat dan kepala yg berlumuran darah, rini langsung membawa syafira ke rumah sakit, namun sayangnya nyawa nya tidak dapat di tolong, Fira meninggal di tempat..!
di pemakaman tangis para pelayat pecah, tubuh kecil dan mungil itu kini sudah terkubur tanah.. diaa tidak akan bangun untuk selamanya.."gadis kecil ku..." ratap rini di depan batu nisan syafira aura quina..
Rini pulang dengan perasaan sedih, masih belum menerimanya, kepergian Syafira membuat dia sangat terpukul.. dan tidak percaya kejadian itu terjadi pada putrinya.
dia melihat, darah yg sudah mulai mengering.. rini menangis di depan genangan darah syafira itu..
rini mulai teriak histeris.. menjerit sejadi-jadinya di rumah besar, yg hanya dia tempati dengan putrinya.. kini dia tinggal seorang diri di rumah itu.
semua para pelayat membicarakan kematian syafira,, tetangga di sekitar rini.. membicarakan anak malang itu..
menurut mereka, syafira menjadi tumbal pesugihan rini... untuk kekayaan yg rini dapatkan secara tiba-tiba..
jika dulu suami nya. pun mati secara tragis, kini putri kedua nya yg sama sama tewas mengenas kan..
__ADS_1
rini mempunyai tiga orang anak, dua laki laki dan satu perempuan.. putri bungsu mereka,
syafira aura quina.. yg beberapa hari lalu meninggal..
kini, aku ryan dan sandy.. ada di di kediaman Rini.. begitu , rifqi bercerita, tentang kematian adik nya yg tiba tiba dan mengenaskan..
dan kini, rini mengalami depresi berat, hingga membuat rifqi harus mengurung ibunya di dalam kamarnya.
rini selalu menangis, dan menjerit jerit ,, seperti orang yg kerasukan setan, begitu cerita rifqi.. rini sesekali, mengatakan dan berteriak teriak hal yg tidak di mengerti oleh Rifqi..
sebentar dia, tertawa tawa, dan sebentar dia menangis' histeris..
rifqi sudah membawa Rini ke dokter, dokter hanya bilang jika rini depresi karena kehilangan putrinya.
tapi para tetangga, selalu mengatakan jika rini gila, akibat dia tidak memberi tumbal lagi untuk pesugihan nya, akal kesadaran nya lah yg di ambil..
tapi rifqi, tidak mempercayai momy nya melakukan hal semacam itu, dan dia ingin membuktikan pada orang orang yg membicarakan ibu nya, jika dugaan mereka semua salah..
dengan mengundang kami ke sini, Rifqi berharap, dia bisa membuat ibunya sembuh, dan bisa menerima kenyataan bahwa adiknya sudah tidak ada.
sandi mencoba melihat apa yg terjadi, sebebelum nya.. dia melihat kejadian yg sudah berlalu, kematian syafira dan mengapa rini bisa kehilangan akal.
ryan, mencoba mendekati rini, dengan cara nya,
ryan yg sedikit mengerti, psikis seseorang, mungkin dia bisa membantu rini, untuk sembuh dari trauma nya.kami bertiga berbagi tugas.
aku memulai dari lantai paling bawah, di situ aku belum menemukan sesuatu yg aneh, dan aku mulai menaiki lantai berikutnya, lantai dua aku sedikit melihat seorang yg berlari lari..
sesekali dia melihat dan menatap ku, aku mengikuti sosok itu, sampai pada satu ruang yg tertutup juga terkunci dari luar.. sosok tadi yg aku lihat, dia memasuki ruangan itu.
aku bertanya pada Rifqi, apakah aku bisa masuk ke dalam sana, rifqi menjelaskan jika ruangan itu dulunya hanya di masuki oleh ayah nya, dan sampai sekarang, kamar itu, tidak pernah di buka.
rini dan anak anak nya pun tidak berani masuk ke dalam ruangan itu, walaupun riqki memiliki kunci nya, rini melarang siapa saja masuk ke sana.
setelah mendengar penjelasan rifqi, aku semakin penasaran dan semakin ingin masuk kedalam.. seperti ada yg menarik ku dan meminta ku untuk masuk ke sana.
aku berdiri di depan pintu ruangan itu, semakin aku mendekati dan memegangi gagang pintu itu, aku semaakin masuk ke dalam nya..
aku mulai merasakan hal biasa aku rasakan..
__ADS_1
dingin dan mulai masuk ke antah berantah..
kali ini aku mencoba memanggil rahma, dan kedatangan rahma, mendampingi ku.. membuat ku tidak takut.. untuk ku tetap masuk ke sana.
"fan, hati hati..!!" ucap rahma..
aku hanya mengangguk dan memulai penelusuran batin ku.. di dampingi Rahma.
aku berjalan dan masuk ke ruangan besar itu.. terlihat beberapa sajen di situ.
bunga tujuh rupa, dan kantil yg menjadi kalung, dan di kalungkan di sebuah patung, yg berbentuk kepala banteng..
aku bergidik ngeri melihat itu, di samping nya terdapat guci yg ku yakini berisi darah.. entah darah apa.. tiba tiba ketika aku hendak mendekati patung kepala Banteng itu..
seseorang menepuk bahuku, "kaka... kaka sedang apa di sini.??" tany nya... aku menoleh dan melihat gadis kecil yg berlumuran darah, dia tersenyum menyeringai dan sangat menyeramkan.. dia mulai memasuki tubuhku..
aku kehilangan kendali atas tubuhku, aku berteriak dan berlari, bermain main..
sandy dan ryan yg Melihat ku di bawah, dia langsung mengejar ku.
"LA LA LA ... AKU SAYANG SEKALI DORAEMON..." nyanyi nya.
dia berlari dan berhenti melirik pada rifqi, lalu berlari menuju kamar nya, dan mengambil boneka Doraemon kesayangan nya..
"syafira..?" tanya rifqi... dia mendelik, dan mendekati pada rifqi, "kak iki..!!" jawab nya.. dia memeluk tubuh rifqi.. dan mulai menangis.
"kaka,. ini sakit sekali..!!" ujar nya sambil memegangi kepalanya. "iya fira, kaka tau.." jawab rifqi sambil menangis
"tapi, kenapa fira ada di sini..? Fira bersembunyi di mana ? kak. iki tidak bisa menemukan fira..;!!" tanya rifqi.
"di sana!! sama momy..!!" jawab nya.
fira menunjukkan kamar yg tadi aku masuki.
"momy..? tapi momy ada di kamar nya fira..!!" jelas rifqi..
"tidak kak, momy di sana bersama fira..,!!" jawab nya..
tiba tiba Fira menangis ketakutan.. dia berteriak dan keluar dari tubuh ku.. aku melihat dia di tarik paksa oleh mahluk yg ada di dalam kamar itu.. "kak, tolong fira dan momy" kata kata Terakhir sebelum dia keluar dari tubuh ku.
__ADS_1
👻👻 pc👻👻