![Cinta Gadis Indigo [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/cinta-gadis-indigo--revisi-.webp)
"aku rasa, kira telah sampai tuan..!!" ujar Alvin,. salah satu orang yg menculik fany, terlihat mereka sampai di sebuah bangunan tua, di pinggiran kota, jauh dari hiruk pikuk keramaian ibu kota.
artur turun dari mobil nya, dan berbicara pada alvin.. "singkirkan dia, gadis itu tidak boleh bertemu lagi dengan putra ku.!!" tegas artur.
"entah, kau mau membunuh nya, atau apa pun.. saya serahkan padA mu" jelas artur.
dia nengangguk, perlahan tanda setuju. "biarkan mia yg mengurus semua nya, cepat bawa dia kedalam" perintah artur, yg segera di turuti orang orang yg ada di sana.
artur memberikan sejumlah uang pada alvin, sebagai upah mereka, "ini bagikan dengan yg lain..!!" artur memberikan beberapa gepok uang. yg langsung di ambil oleh alvin.

abizar alvin.. atau alvin, asisten pribadi artur Kenedy, dia muda tampan, segala dia lakukan untu k mencari uang, namun dia tidak benar benar menurut pada artur, karena dia salah satu orang kepercayaan rizal.
artur pergi meninggalkan tempat itu, percaya bahwa alvin akan menyingkirkan fany, dia percaya karena pekerjaan alvin tidak pernah ada yg salah..
alvin membawa tubuh fany, ke dalam gedung tua itu, terlihat mia mengawasi mereka, dia bekerja sama dengan artur, untuk menyingkirkan fany, dengan imbalan, dia dapat kembali ke sisi rizal.
alvin mengikat nya dengan tali, di sandarkan nya tubuh fany di sebuah kursi dan di ikat nya, di sana.. "jagain .. gue mau ke toilet dulu!!" ucap alvin pada mia, mia hanya menatap sekilas kepergian alvin, tampa mencurigai nya.
...zal,gue share lock lokasinya, cepat lu datang. ke sini.....
pesan alvin pada rizal, rizal telah mengetahui rencana ayah nya, untuk MENCELAKAI fany, karena fany tau sesuatu yg penting.. yg ayah nya sembunyikan.
dia meminta bantuan, alvin untuk membawa dan menjaga fany, selama dia di perjalanan untuk menjemput fany. tapi kali ini rencana rizal, menyembunyikan fany, dan memalsukan kematiannya..
dia tidak ingin, artur terus mengejar fany, dan mencelakai nya lagi dan lagi. dia harus menjaga fany,
...ok, tolong singkirkan mia, dan tolong jaga fany, gue ke sana sekarang...
balas rizal pada alvin.
fany terbangun dari pingsan nya, dia melihat sekeliling nya, "di mana aku!!" fikir nya, dia melihat tangan dan kakinya terikat, dia tidak bisa bergerak.
__ADS_1
terdengar deru langkah yg hendak masuk kedalam ruangan itu,
ceklek... pintu itu terbuka lebar, di lihat nya seorang wanita, masuk sambil mengacung ngacungkan pisau pada nya.
"kau sudah bangun rupanya!!" ucap wanita itu.
"kau, tidak kah kau ingat pada ku?". ucapnya.
fany bergeming, dia tidak menjawab semua pertanyaan mia terhadap nya, "untuk apa kau bawa aku ke sini?!" tany fany.. memalingkan wajahnya.
"hahaha, kau masih bertanya, untuk apa?! perempuan licik yg gila harta seperti mu, sudah seharusnya aku singkirkan sejak dulu,. apa kau tidak pernah bisa lepas dari izal..?! hah !!!" bentak mia.
"izal..!!" batin fany, dia berfikir wanita ini mungkin fany mengenal dia, hanya saja dia memakai topeng, fany tidak bisa melihat wajah nya.
"sudah ku katakan berkali-kali pada mu, jauhi rizal, dia milik ku, selama nya akan menjadi milik ku!!!" jawab mia.
fany tetap bergeming, dia tidak menjawab apa pun, sementara alvin, dia menunggu kedatangan rizal, tanpa dia sadari fany dalam bahaya, di tangan mia.
alvin masuk kedalam, dan melihat fany terluka, "APA YG KAU LAKUKAN..?!" teriak nya dia menghempaskan tubuh mia, ke lantai.
"kau, jangan lagi mendekati dia?!" teriak nya ..
"kenapa, kita sudah mendapatkan izin untuk menyingkirkan dia, biar kan aku bersenang-senang dulu sebelum dia mati?!" jawab mia terkekeh.
"kau gila, keluar kau dari sini!!" usir alvin pada mia, "biar aku saja yg mengurus nya!!" ujar alvin.namun mia tidak mau kalah, dia terus menyerang fany tetapi berhasil di tahan Alvin.
tidak lama izal datang dengan pengawal yg sengaja dia bawa, untuk menyelamatkan fany dari sana, rizal menganguk memberi kode, agar para orang suruhan rizal menyerbu masuk.
mia bergumul dengan alvin, sementara fany mencoba untuk melarikan diri, dia berusaha untuk melepaskan ikatan pada tangan nya,.
dia tidak, membuang banyak waktu nya.
selagi mereka bergumul, fany harus keluar dari tempat itu secepatnya.. fikirnya.
__ADS_1
dia berhasil melepaskan diri, secara perlahan dia mengendap endap, agar dia bisa keluar dari sana.
fany melihat pada alvin, anggukan kepala alvin menyadarkan fany, alvin. sengaja mengulur waktu, agar dia bisa keluar, dengan dia menghalangi mia, memberikan waktu untuk fany melarikan diri.
ikatan di tangan nya pun tidak terlalu kuat alvin ikat, agar mempermudah fany membuka nya,, namun tiba-tiba saja mia melihat nya keluar, mia mengejar fany, sampai ke pintu keluar.
saysng nya, kunci pintu itu di pegang mia,
"kau, tidak bisa kabur sayang..?! mau kemana kau, kau tidak bisa lari dari ku.?!!" ujar mia pada fany.
namun, saat mia hendak mendekati fany, terlihat rizal dan orang suruhan nya masuk lewat pintu belakang... mia terkejut melihat kedatangan rizal..
fany yg tergopoh gopoh berlari, dia tersenyum lega, Karena rizal ada di sana.. dia hendak berlari ke arah rizal, namun mia mencekal nya, dia mendorong tubuh fany, hingga kepala nya terbentur lemari.
fany merasakan sakit yg luar biasa di kepala nya, luka bekas operasi nya, belum pulih benar, dan perban di kepala nya pun masih ada,
dia terhuyung huyung, namun dia harus kuat,
dengan susah payah dia berdiri dan hendak mendekati rizal, rizal yg berlari menghampiri fany, menahan tubuh fany agar tidak terluka.
"faan....!!" teriak rizal.. dia menangkap tubuh fany, dengan memeluk nya, fany tersenyum, "aku tidak apa-apa, aku tau kau akan datang menolong ku?!" ujarnya.
namun, mia yg ada di belakang rizal dia tidak mau kalah, dan membiarkan rizal jatuh ke pelukan wanita lain, dia berlari, dan hendak menusuk rizal, "jika, aku tidak memiliki rizal, maka siapa pun juga tidak!!" fikir nya.
fany yg melihat mia, dari kejauhan,, memutarkan tubuhnya,
BUUUK.... SRENG.... pisau itu menusuk punggung fany berkali-kali, "faaan..!!! teriak rizal, dia memeluk tubuh fany yg bersimbah darah di pelukan nya.
mia terkejut, dia menjatuhkan pisau itu dan dia melarikan diri, di kejar oleh orang orang. suruhan rizal..
fany tersenyum tipis sebebelum dia tidak sadarkan diri nya di pelukan rizal.....
💟💟
__ADS_1