![Cinta Gadis Indigo [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/cinta-gadis-indigo--revisi-.webp)
"dimana kamu ngel..?" batin ryan yg semakin khawatir dia terus mencari keberadaan kekasih nya, "tapi kenapa ka rizal membawa angel, apakah mereka saling mengenal sebebelum nya?" batin ryan.
kepala ryan semakin berdenyut denyut, dia merasakan sakit yg teramat sakit, "ah. kenapa harus kambuh sekarang..!" fikir nya.
ryan menghentikan mobil nya, dia mengambil obat yg tersimpan di dasbor mobil nya,. lalu dia meminum nya.. "ahh..ah.. nafasnya terengah engah.. rasa sakit nya sudah sedikit berkurang.
"mungkin aku akan menunggu nya di rumah, angel pasti akan pulang.." fikirnya.
ryan memutar arah mobil nya, dia menuju rumah angel dan menunggu nya di sana.
"kau sudah tenang..? apa kau sudah makan?" tanya angel pada rizal.
rizal hanya menatap nya, "apa kau lapar fan?" tanya nya balik.. angel hanya menggeleng..
"kau mengganti nama mu..?" tanya rizal..
"tidak" jawab angel.. salah tingkah..
"lalu, kenapa ryan memanggil mu angel, bukan fany..?" tanya rizal.. sambil mengemudikan mobil nya.
"karena fany, hanya kau yg boleh memanggil diriku dengan sebutan itu" batin angel..
namun dia tidak menjawab, dia hanya menatap sendu rizal.
"ja-jadi kau bukan putra tuan Artur?" tanya angel..
rizal hanya mengangguk, setiap dia mengingat itu hati nya sakit , dan dia tidak percaya bahwa artur mengusir nya dengan cara hina seperti itu.
"sudah lah, jangan bahas itu sekarang!!" ucap rizal. "aku akan mengantarmu pulang fan!!" ujar nya lagi..
angel hanya mengangguk, dia mengerti perasaan rizal saat ini..
beberapa saat kemudian,. mereka sampai di rumah angel, angel tidak mengetahui di sana ryan sudah menunggu nya..
"masuklah, dan beristirahat lah, maafkan aku yg tiba tiba tadi menarik mu keluar begitu saja," ujar rizal..
angel hanya mengangguk .. dia pun berlalu dan masuk ke dalam rumahnya.
rizal pun pamit pulang.. tapi rizal tidak pulang ke penthouse nya, dia lebih memilih untuk menginap di hotel.
angel masuk kedalam, menyalakan lampu yg padam,.hal pertama yg dia lihat adalah, ryan yg tergeletak di lantai dekat tempat tidur nya..
"astaga, ryan..,!!" teriak angel..
__ADS_1
dia membangun kan tubuh ryan, dan mendudukkan nya, "ryan.. ryan.. angel mulai panik, di peluk nya tubuh ryan, dan di oles kan nya minyak angin pada hidung ryan agar ryan cepat sadar, namun ryan belum juga bangun.
dengan cepat angel, menelepon sandy, dan meminta bantuan nya, dia benar benar khawatir dengan kondisi ryan..
sandy pun datang, dan menyarankan angel untuk membawa ryan ke rumah sakit. sandy membopong tubuh ryan masuk ke mobil nya dan membawa nya ke rumah sakit.
sementara angel, mengikuti mereka dengan mobil nya.
"ryan kamu kenapa...!!" rangis angel yg mengantar ryan ke ruang icu ..
"tenanglah ngel,,!" ucap sandy.. "gue akan periksa dulu ryan, lu tunggu di sini" ujar sandy..
angel mengangguk perlahan, dia terduduk lemas di ruang tunggu rumah sakit itu,. berharap tidak terjadi apa apa dengan ryan..
dia merasa bersalah, karena mengikuti rizal tadi.
"bro, lu harus bilang tentang penyakit lu itu ke fany," ucap sandy.. "ini ngebahayain hidup lu yan.. sampe kapan lu sembunyikan terus" ujar sandy pada ryan..
" gue belum siap san..! gue ga mau fany terluka dan sedih liat kondisi gue..!" jawab ryan..
"tapi bro.. jika fany ga tau apa-apa dan terjadi sesuatu lagi sama lu, kaya gini, lu fikir fany ga sedih..?" jawab sandy.
"sekarang saja dia menangis nungguin lo sadar, lu tega liat dia kaya gitu" jawab sandy.
"san,, tolong jangan bicara apa pyn ke fany" ujar ryan..
sandy tidak menjawab apa-apa.. dia keluar dan menemui angel..
"san, ryn bagaimana?" tanya angel..
"masuklah, dia sudah sadar, dan menunggu lu di dalam.." jawab sandy.
angel tergesa-gesa masuk ke dalam, dan mendapati ryan yg tersenyum lebar pada nya..
angel memeluk nya dengan erat, "sayang... kamu.. kamu..!!" angel terbata menahan tangis nya.
"sudahlah , berhenti menangis sayang, aku tidak apa-apa,, aku hanya kelelahan.." jawab ryan.
angel memeluk ryan erat.. sampai angel tertidur di sana, di pangkuan ryan..
ryan mengusap wajah angel, "gue sangat mencintai lu ngel,. tapi mungkin gue ga akan bisa temani lu seumur hidup gue.." lirih ryan..
dia menatap wajah angel yg mulai tertidur pulas di sebelah nya.
__ADS_1
"gue tau. ka rizal sapa ngel, gue ingin yg terbaik untuk lu, gue ingin lu bahagia.. gue tau lo belum sempat cerita siapa rizal, gue akan balikin lu ke dia.. gue udah hancurin hidup dia, dan gue harus balikin lagi dia ke lu" fikir ryan..
💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦
flashback off.
beberapa bulan sebelum pertunangan
"ryan lu harus periksakan diri lu, lu tuh terlalu sering sakit kepala akhir akhir ini ..!!" ucap sandy.
ryan berfikir sejenak, dia merasa dirinya sehat, tapi sakit yg muncul di kepalanya akhir akhir ini meenggagu nya.
"baiklah, nanti gue libur, gue ke rumah sakit lu san, untuk cekup.." jwab nya.
hari yg di tunggu tiba, ryan memeriksa kan dirinya, di temani sandy, sebagai dokter pribadi nya.
sandy tidak percaya, dengan apa yang dia pegang,
"yan..!!" ucap sandy..
"yan, hasilnya udah keluar.." ucap sandy lagi.
"ada tumor di otak lu ryan.. dan posisi nya sulit untuk di jangkau.." terang sandy.
"tumor.? jawab ryan .
sandy mengangguk..
," lu harus menjalani perawatan yan, ini bisa mempengaruhi hidup lu, lu bisa lumpuh hal terburuk nya, nyawa lu terancam.." tersng sandy.
ryan tertawa , "san lu kalo mau becanda,. ga lucu tau,,,!" jawab ryan tidak percaya.
tapi sandy terdiam.. menatap nanar pada sahabat nya itu.
",oke, jika itu berbahaya, berapa lama lagi gue hidup..!!" tanya ryan..
"6 bulan yan.." jawab sandy..
ryan terdiam.. dia tidak percaya pada kenyataan itu.. dia pergi meninggalkan sandy..
"san, tolong rahasiakan ini dari siapa pun, termasuk angrl.." ucap ryan sebelum meninggal kan ruangan sandy.
dia berjalan gontai, dan meninggalkan rumah sakit dengan perasaan yg campur aduk..
__ADS_1
,💦💦