Cinta Gadis Indigo [Revisi]

Cinta Gadis Indigo [Revisi]
bab 21: kepala tampa badan.


__ADS_3

hari ini rizal pulang ke penthouse nya, besok dia akan kembali ke kantor untuk memulai pekerjaan nya yg tertunda beberapa minggu ini..


aku dan sandy, juga memiliki pekerjaan yg mengharuskan kami ke luar kota, dan besok kami berangkat ke sana..


rizal sudah mengijinkan aku pergi, walaupun sebenarnya , rizal ingin aku berhenti dari pekerjaan ku . . tapi aku menolak nya, karena aku sudah terlanjur nyaman dengan pekerjaan ku..


membantu mahluk mahluk astral yg tidak memiliki tujuan , adalah pengalaman yg luar biasa untuk ku.. rizal tidak bisa menolak keinginan aku,.


keesokan harinya...


"sudah siap fan,,??" tanya nya aku hanya mengangguk..


"kalau begitu ayo kita berangkat..!!" ucap Sandy


aku dan sandy pun berangkat ke kota tujuan kami..


"kita mau kemana San..?" tanya ku "kita ke Jakarta." jawab nya


"jakarta..? seperti apa kasus nya kali ini..?" tanya ku


"Di sebuah gedung yg sedang di bangun . para pekerja proyek di sana, sering di ganggu mahluk astral, dan kekuatan magis mahluk itu benar- benar besar... dia mampu menggerakkan barang barang berat..! tidak jarang para pekerja lari ketakutan jika melihat itu.. dan ada satu pekerja yg meninggal di sana, akibat mereka di ganggu.. dia tertimpa bangunan yg tiba tiba runtuh.. dan sampai sekarang mereka belum menemukan kepala si pekerja itu..." jawab Sandy


"seram sekali..!! pasti aura nya sangat panas San!! kita harus bersiap.." jawab ku "iya.. kita juga tidak akan bisa membersihkan nya dalam waktu sehari..


pemilik proyek di sana, sudah memesan kan kita hotel untuk kita menginap.." jawab Sandy


"baik lah, kita harus benar benar membantu mereka..!!" ucap ku,.. sandy mengangguk ..


setelah beberapa jam perjalanan dari Bandung.. kami tiba di kota Jakarta pada siang harinya.. pemilik proyek itu sudah menunggu kami di depan hotel.. tempat kami akan menginap..


dia mulai menjelaskan permasalahan yg mereka alami saat bekerja.. pada ku dan sandy... dan malam ini akan segera kami lakukan pekerjaan itu.. dia pun meninggalkan kami untuk beristirahat.. di hotel itu..


Malam hari nya, aku dan Sandy, pergi melihat bangunan itu.. untuk meninjau sejauh apa dan bagaimana keadaan yg ada di sana.. aku tidak berani pergi memisahkan diri.. karena jika salah melangkah nyawa kami jadi taruhan nya..


aku melihat sekeliling ku.. sampai


saat ini masih belum merasakan kehadiran mereka..


Sandi bergerak menuju tempat kejadian pekerja yg mengalami kecelakaan itu.. namun tiba tiba dia melihat sesuatu yg terbang dari belakang ku..


dia melihat sesosok yg tiba tiba ada di belakang ku..

__ADS_1


"awas Faaann....!!!!!" teriak nya, aku menoleh dan melihat kebelakang ku.. tiba tiba dia merasuki ku...



aku menangis tidak tentu .. meraung raung..


tidak terkendali.. bagian dari kepala ku rasa nya benar benar sangat sakit.. aku berlari tidak tentu arah.. dan ingin melompat dari gedung itu..


Sandy mengejar ku, dan berhasil menangkap aku.. dia menahan ku agar aku bisa mengendalikan tubuh ku sendiri..


"Diam..hei diam... kau mau apa ..!" teriak Sandy


"sakit.. hiks.. hiks.. sakit... kepala ku.. tolong aku..!! kemana kepalaku..!!" jawab nya, dengaan sura yg nemilukan.. bagi siapa saja yg mendengar nya


"tenang aku akan menolong mu..!! tenanglah...!!" ucap Sandy, berusahauntuk membantu dia "lepas.. aku akan mencari kepala ku..!! lepaskan aku..!!!" teriak nya


"Di mana kepala mu..?! apa kau tahu di mana tempat nyaa, tunjukan padaku..!!" ucap Sandy


"hiks.. hiks... di sana..!! tapi dia tidak membiarkan aku mengambil nya.. hiks.. hiks.." jawab nya, menunjuk ke sebuah bangunan roboh yg ada di belakang kami


"bawa aku ketempat itu..!! ayo aku akan mengambil nya.." jawab nya


tibalah aku di sebuah ruangan yg belum jadi.. aku masuk ke sana,, dan berhenti di salah satu lemari tempat penyimpanan perkakas para pekerja di sana..


"di sini kepala mu..?" tanya Sandy. dia hanya mengangguk..


suasana di tempat itu berubah menjadi dingin.. dan sunyi..


Sandy membuka lebar Lemari itu..


dia melihat mahluk yg tidak berbentuk , sedang memegang kepala mahluk yg ada di dalam tubuh ku..


"kau tumbal tempat ini..??" tanya nya dia hanya mengangguk.. "aku akan berusaha membAntu mu.. tapi kau harus keluar dari tubuh fany..!!" ucap Sandy..


dia keluar dengan sendirinya..


dan ketika aku tersadar, aku melihat mahluk itu.. aku mual melihat itu.. darah yg keluar dari kepala tampa badan itu.. Sudah mulai membusuk.. dan mengeluarkan belatung..


"Fan, panggil Rahma..!! seperti nya kita akan perang batin dengan mahluk ini..!!" ucap Sandy


"ok.. aku panggil rahma dan para prajurit Padjajaran.." jawab ku tidak lama kemudian rahma dan para prajurit Padjajaran datang.. dan membantu Sandy menyerang mahluk itu..

__ADS_1


aku pun membantu mengambil kepalanya, dan mencoba untuk memasangkan pada tubuhnya..


aku berdoa dan memohon pertolongan dari NYA agar pekerjaan malam ini bisa cepat selesai..


belum aku selesai melakukan itu.. tiba tiba mahluk yg tadi menyerang sandy, dan mencoba untuk menyerangku juga..


dia mencoba untuk merasukiku.. tapi aku sekuat aku menahan nya.. namun dia terus berusaha dan Berhasil merasuki aku..


"kalian tidak akan bisa menghentikan Aku..!!!!!" teriak nya dengan suara yg menggema.. sandy yg melihat itu langsung mendekati aku.. aku pun seperti bertarung dengan sandy..


"KAU tidak bisa menahan nya, disini..!!" teriak Sandy


"AKU SUDAH DI IZINKAN.. DIA MAKANAN KU... PERGI KALIAN... TIDAK AKAN AKU LEPAS DIA... KECUALI..!!!" jawab nya "KECUALI APA??" jawab Sandy


"KECUALI KAU BERIKAN PENGGANTI UNTUK MAKANAN KU.. HA HA HA KALIAN MANUSIA TIDAK AKAN BISA MENGALAH KAN AKU..!!!!!" teriak nya "kau ingin apa..?" tanyaa nya


"BERIKAN AKU KAMBING HITAM, DAN SIMPAN DARAH NYA DI DALAM SANA..!!!!!" jawab Mahluk itu..


"jika aku berikan apA kau akan berhenti nengganggu manusia yg bekerja di sini..??" tanya Sandy


"TENTU... MEREKA TIDAK MENDAPATKAN IZIN KU.. DAN LANGSUNG MEMBANGUN TEMPAT INI... AKU TERGANGGU..!!!!" jawab nya


"baiklah.. aku akan membawa darah kambing hitam besok ke sini tapi sebagai gantinya lepaskan dia...!!" ucap Sandy


"BAIKLAH .. AKU AKAN LEPASKAN DIA.. DAN BAWA DARAH KAMBING HITAM ITU UNTUK KU.." ucap nya lantang


"baiklah.. akan ku bawa kan besok malam.." jawab nya


keluar lah MAHLUK tadi .. dari tubuhku..


aku benar benar lemas, dan ambruk.. aku tidak sadarkan diri . .


tubuh ku rasa nya benar benar tidak bertenaga lagi ..


kami pun memilih untuk tidak melanjutkan lagi malam ini.. Sandy pun khawatir dengan keadaan Aku..


kami pun memilih untuk kembali ke hotel dan beristirahat..


Sandy akan menyiapkan sesajen dan darah kambing hitam untuk mahluk itu.. dan untuk melepaskan korban tumbal dari Bangunan itu...


👻👻. P C 👻👻

__ADS_1


__ADS_2