
Sudah hampir sebulan ini Rachel membimbing daniel untuk belajar agama islam, daniel yang memang cepat menghafal sudah bisa salat dan untuk bacaan nya dia sudah menghafal dan sudah bisa baca qur'an walaupun kadang salah dan sekarang daniel sudah menjadi imam shalat untuk Rachel.
Rachel sangat bahagia melihat suaminya yang sekarang berbeda daniel sekarang selalu menjaga emosi nya dan selalu ingin membaca qur'an bersama Rachel tentunya dengan bimbingan Rachel.
Hoekk…hoekk…hoekk…
Daniel yang masih tertidur dengan nyenyak pun terganggu karena mendengar orang yang sedang muntah dan betapa terkejutnya dia saat melihat istrinya sedang muntah-muntah di kamar mandi dengan wajah yang pucat.
"Sayang kau tidak apa-apa?" Tanya Daniel cemas seraya memijit tengkuk Rachel yang masih muntah.
"Rachel tidak apa-apa bi." Jawab Rachel yang sudah tidak terlalu mual lagi. ya dia memanggil Daniel dengan sebutan Hubby saat Daniel menyatakan perasaan nya.
"Ya sudah karena hari ini hari minggu Hubby bakalan nge jagain Sayang." ucap Daniel (alay banget ga sich menurut kalian kata-kata nya, kalo alay boleh komen ya.).
"Ya udah kalo gitu." Ucap Rachel sambil berjalan ke luar kamar mandi tapi belum 5 langkah Rachel sudah pingsan dan untung saja Daniel yang disamping Rachel dengan sigap menyambut Rachel dan menggendong nya sampai ke kasur.
"Aldo panggilan Dokter Ratna ke sini." titah daniel yang sedang menelpon sang asisten yaitu aldo.
Setelah menelpon Aldo, Daniel segera kembali ke kasur yang ditiduri Rachel dan duduk di samping Rachel seraya mengelus perut Rachel dan Rachel hanya memejamkan mata sambil merasakan elusan tangan Daniel yang mengelus perutnya.
Sementara itu Aldo yang sedang tidur dengan nyenyak pun terganggu karena ulah tuannya.
__ADS_1
"Tuan Daniel itu satu hari pun tidak bisa kalau tidak menelpon ku." kesal Aldo. (itu Aldo nginap di mansion daniel ya guys karena mereka tengah malam baru pulang dari luar kota.
Setelah Aldo menelpon dokter keluarga wanita dia pun segera pergi ke kamar Tuan Daniel tapi sebelumnya dia pergi ke kamar Faiha untuk mengajaknya.
tok…tok…tok…
Sudah berkali-kali Aldo mengetuk pintu kamar Faiha dan karena kesal menunggu lama dia pun langsung masuk karena tidak terkunci dan saat dia masuk, Aldo tidak melihat siapapun dia melihat ke seluruh sudut kamar Faiha dan betapa terkejutnya dia saat melihat Faiha yang hanya memakai handuk sebatas paha saja dengan rambut yang masih basah keluar dari kamar mandi.
Aldo meneguk saliva nya kasar karena junior nya sudah tidak junior lagi karena melihat pemandangan di depannya Faiha yang belum menyadari bahwa Aldo ada di kamarnya hanya berjalan dengan santai ke lemarinya dengan tangan yang masih mengeringkan rambut dengan handuk satunya.
Dan saat berbalik dari lemari.....
Teriakan Faiha pun memenuhi kamar untung saja kamarnya kedap suara dan saat Aldo masuk tadi dia tidak sengaja menutup pintunya.
Aldo yang mendengar suara teriakan pun reflek membungkam mulut Faiha dengan tangan kekar nya, padahal mah walau tidak di bungkam tidak akan terdengar juga sampai keluar kamarnya.
Faiha pun mencoba memberontak dan saat sudah melepaskan bungkamannnya Faiha langsung berlari ke kamar mandi dengan baju yang memang sudah ada di tangan nya tadi.
Saat selesai memakai pakaian dengan jilbab dan cadar dia keluar dari kamar nya dengan wajah yang merona karena malu, bagaimana tidak dia hanya memakai handuk dan tubuh nya dilihat oleh yang bukan mahramnya.
Dengan segera dia keluar kamarnya menuju kamar Aldo ingin bertanya untuk apa dia kamarnya Faiha dengan wajah malu pastinya.
__ADS_1
Aldo yang sangat terkejut pun sadar bahwa Faiha sudah lari ke kamar mandi pun dengan segera dia berlari ke kamarnya dengan jantung yang berdegup kencang.
Dan sesampainya Faiha di depan kamar Aldo dia langsung mengetuk pintu dan saat Aldo membukanya dia sangat terkejut dan belum sempat Aldo menutup pintunya Faiha dengan cepat masuk ke kamarnya Aldo.
"Apa maksud anda Tuan main nyelonong masuk ke kamar saya tanpa mengetuk pintu." Ucap Faiha dengan perasaan marah, kesal bercampur malu.
"Ta-tadi aku sudah mengetuk pintu tapi kau saja yang tidak mendengarnya jadi ya a-aku masuk saja." Ucap Aldo gugup.
Dan mereka berdebat tidak habisnya sampe author pun cape dengar nya.
Sementara itu di kamar Daniel, Dokter Ratna yang sudah datang pun langsung mengecek Rachel apakah ada penyakit serius.
"Selamat Tuan anda akan menjadi seorang ayah." Ucap Dokter Ratna dan Daniel yang mendengar dirinya akan menjadi ayah pun langsung memeluk Rachel dengan perasaan bahagia.
Setelah Dokter Ratna memberi obat peredaran muah dan sedikit nasihat untuk Rachel yang hail muda dia langsung pergi keluar mansion Daniel.
...****************...
oke sekian terimakasih maaf kalo author kemaren kemaren gak up maaf banget ya.😔
jangan lupa like komen and vote bagi yang berkenan tapi kalo like berkenan lah ya kan ga susah.😁
__ADS_1