
"Assalamualaikum." Salam Rachel saat masuk kerumah pamannya. dengan gugup karena dia tidak pulang semalam tau lah alasannya kenapa.
Prok…prok…prok…prok
"Bagus ya anak gadis semalam tidak pulang ke rumah ngapain aja hah ngejalang, pakaian saja yang tertutup tapi di luar-ran sana tidur sama om-om berduit bagus." Ucap bibi nya bukan nya menjawab salam malah mencaci Rachel dan Rachel pun hanya bisa menunduk.
"Maaf bibi Rachel capek, Rachel mau ke kamar Rachel dulu." Pamit Rachel sambil meninggalkan bibi nya yang masih mencaci diri nya dan dia pun hanya bisa menangis dalam diam.
Setelah dia mandi dan berpakaian di kamar nya dia pun duduk di pinggir ranjang karena dia tidak masuk kuliah karena hari ini hari minggu. Rachel pun menelpon faiha.
Selesai menelpon faiha dia pun bersiap-siap untuk pergi bekerja ya karena dia setiap hari minggu memang awal bekerja nya karena dia tidak ingin terlalu lama di rumah paman nya karena ada saja yang mencari masalah dengan nya. sampai di kafe dia mulai bekerja.
Dan seperti dugaan nya Faiha menanyakan banyak pertanyaan dan Rachel pun menjawab dengan jujur dan juga mengatakan kalau dia besok akan menikah.
Di pagi hari👉
__ADS_1
Rachel sudah bangun dari tadi jam 05.00 dan melakukan kewajibannya sebagai seorang muslim. sekarang dia sedang memasak di dapur dibantu beberapa pelayan. selesai memasak dia masuk ke kamar nya dan mandi juga bersiap-siap ke kampus.
Rachel keluar kamar dan betapa terkejut nya dia saat melihat Tuan Daniel sedang berbicara dengan paman dan bibi nya. " maaf bibi dan paman Rachel pamit ke kampus dulu." Sembari ingin menyalami paman dan bibi nya.
"Duduklah Rachel, Tuan Daniel ingin membicarakan sesuatu." Ucap paman nya dengan suara lembut yang dibuat buat.
Rachel yang ingin pergi pun harus duduk karena melihat mata pamannya seolah mengatakan duduk atau paman kurung kau di rumah begitu pikirnya. Dia pun duduk dan asisten Aldo menjelaskan bahwa hari ini dia akan menikah dengan Rachel dan dengan sederhana saja tentu itu membuat paman dan bibi Rachel terkejut.
"Baik lah tuan bila itu yang anda inginkan." Jawab paman nya. dan Rachel pun mendongakkan wajahnya karena sedari tadi dia hanya menunduk.
"Baiklah maka bereskan semua barang-barang mu kita akan ke KUA dan langsung ke mansion ku.". Rachel pun bergegas ke kamarnya dan membereskan pakaian nya. Rachel keluar kamar dan melihat paman dan bibinya masih duduk di sofa sedangkan tuan daniel mungkin menunggu diluar.
"Paman bibi Rachel pamit Assalamualaikum." Salam Rachel dan ingin menyalami paman dan bibi nya tapi mereka enggan mengulurkan tangannya, Rachel pun segera keluar dan masuk ke dalam mobil setelah dipersilahkan oleh asisten Aldo.
Hening didalam mobil dan akhirnya mereka sampai ke KUA dan Daniel pun langsung menikahi Rachel tapi sebelum itu dia masuk ke agama islam. Setelahnya mereka ke mansion pribadi daniel yang mana di mansion itu hanya dia dan asisten Aldo yang tau.
__ADS_1
"Kita sudah sampai Tuan." Ucap asisten Aldo sambil membuka pintu mobil untuk tuanya sedangkan Rachel sudah sedari tadi keluar sendiri. Rachel pun terkagum- kagum melihat mansion yang sangat indah. mereka pun masuk kedalam dengan Daniel di depan dengan Rachel dan asisten Aldo berjalan di belakang tuannya.
"Selamat datang Tuan muda." Ucap para pelayan dan Daniel hanya mengganguk, para pelayan pun terkejut melihat seorang wanita memakai baju tertutup berjalan di belakang tuan muda mereka.
"Pak Sam. " Panggil Daniel yang dipanggil pun segera menghadap tuan mudanya. pak Sam adalah kepala pelayan disitu.
"Antar dia ke kamar ku." Titah Daniel.
"Baik Tuan, mari nyonya saya antar." Ajak pak sam. "Baik lah." Jawab Rachel.
...****************...
Sekian terimakasih semua mohon maaf bila ada kesalahan. jangan lupa like komen dan vote. maaf bila cerita author gaje karena ini karya pertama author😊.
😊
__ADS_1