
Sementara itu Reza yang masih menjalankan mobil nya dengan segudang kegundahan hati karena wanita yang disukai adalah istri sahabat nya sendiri.
Dia bingung harus bagaimana? Mempertahankan perasaannya atau mengubur dalam-dalam perasaannya itu.
Jujur baru kali ini dia sangat terpikat dengan seorang wanita, bahkan dengan Angel saja saat mereka berpacaran dia biasa saja.
Reza tidak langsung pergi ke kantor melainkan ke salah satu danau terdekat yang biasanya banyak di gunakan sebagai tempat piknik keluarga.
Turun dari mobilnya dia berjalan ke arah salah satu bangku panjang yang bisa di duduki oleh 2 orang. Dia memandang kosong ke arah danau yang tepat di depan nya.
Tiba-tiba ada seorang gadis berhijab, memakai baju tertutup. Gadis itu meminta izin kepada Reza.
"Permisi tuan apakah saya boleh duduk disini." Tanya gadis itu membuyarkan lamunan Reza.
"Ya duduk saja." Jawab Reza sekilas melihat wajah si gadis tersebut.
__ADS_1
"Terimakasih Tuan." Ucap si gadis seraya duduk di samping Reza dan Reza hanya mengangguk.
"Oya Tuan dari tadi sendiri saja disini, pasangan Tuan kemana?" Tanya si gadis tersebut sambil celigukan melihat kesana kemari.
Karena Reza tidak menjawab pertanyaan nya jadi gadis itu menebak-nebak apa yang terjadi.
"Ooo saya tau pasti Tuan sedang putus cinta ya kan." Tebak si gadis tersebut.
Sedangkan Reza yang mendengar nya pun kesal karena tebakan gadis itu hampir benar.
"Apakah kau tidak punya kerjaan lain selain menganggu ku." Tanya Reza datar sambil melemparkan tatapan tajam nya ke arah si gadis yang berada di sampingnya.
"Oh iya kita sudah lama mengobrol tapi tidak tau siapa namanya. Kenalkan nama ku Syeren Silvira, kalo nama Tuan?" Tanya Syeren sambil mengulurkan tangan nya.
"Nama ku Reza Pratama dan kuharap ini pertemuan kita yang terakhir kalinya." Ucap Reza datar tanpa membalas jabatan tangan Syeren dan berlalu pergi meninggalkan Syeren yang mengendikkan bahu nya seolah acuh.
__ADS_1
Setelah meninggalkan Syeren, Reza tidak kembali ke kantor melainkan pulang ke mansion keluarga nya. Ya dia tidak pernah tinggal di mansion keluarga nya saat mulai masuk kuliah. Melainkan tinggal di apartemen yang di dapat dengan uangnya sendiri, cuman beberapa kali dia berkunjung ke mansion keluarga nya.
Sesampainya di mansion keluarga dia turun dan dia melihat Mamanya Jasmine sedang mengobrol bersama adik perempuannya Calista.
"Ma... dek..." Panggil Reza sambil menyalami Mama nya dan adik nya juga menyalami Reza. Ya semua orang tidak tau bahwa Reza beragama islam yang tau hanya lah Daniel. sama seperti Aldo, Reza juga dulu adalah orang yang taat beribadah kepada Allah tetapi semenjak Daniel dan dirinya berkuliah di luar negeri Reza sudah jarang beribadah dan sampai sekarang dia tidak pernah beribadah sekalipun.
"Eh Reza tumben kesini, kenapa nak?" Tanya Mama nya sambil mengelus kepala Reza yang sedang tidur di paha Mama nya.
"Tidak ada ma, Reza hanya pengen tidur di pangkuan mama." Jawab Reza berbohong sedangkan Mama nya hanya diam sambil terus mengelus kepala Reza. Dia tahu bahwa putranya bila ada masalah yang sudah tidak bisa di tahan lagi pasti akan pergi ke Mama nya dan tidur di pangkuan nya.
Sedangkan itu Calista yang melihat abang nya tidur di pangkuan Mama nya pun mengejek nya.
"Dasar manja." Ejek Calista sambil menjulurkan lidah nya ke arah Reza sambil berlari masuk ke kamarnya sebelum di kejar abang nya.
Dan Reza tidak menggubris adiknya yang jahil, di tertidur di pangkuan Mama nya.
__ADS_1
...****************...
Sekian terimakasih, bukannya author bnyak tingkah tapi author orangnya mudah tersinggung jadi author mohon jangan komen yang kira-kira bikin author tersinggung ya. maaf klo banyak tingkah author nya. jangan lupa like komen da voteeeee ya๐