
Pagi ini Rachel dan Faiha sedang membantu para pelayan juga bunda yang sedang memasak untuk sarapan pagi.
"Bunda boleh Rachel dan Faiha bantu ya." Ucap Rachel dari arah belakang bunda yang sedang menggoreng ayam dibantu beberapa pelayan. Ya Rachel dan lainnya memanggil bunda Aldo dengan panggilan yang sama.
"Eh Rachel dan Faiha, Rachel jangan lakuin yang berat-berat kasian dede bayinya nanti kecapean." Jawab bunda Aldo sambil menoleh kebelakang.
"Tapi Rachel pengen bunda....." Rengek Rachel sambil menggoyang-goyang kan lengan bunda.
"Eh eh Rachel, iya iya bunda izinin Rachel masak tapi jangan berat-berat ya." Ucap bunda sambil tersenyum seraya melepaskan tangan Rachel yang menggoyang-goyang kan lengan nya.
"Makasih bunda." Ucap Rachel ber terima kasih entah mengapa sekarang dia sangat suka merengek bila tidak mengabulkan permintaan nya.
Bunda pun menganggukkan kepalanya. Setelah itu mereka bertiga termasuk Faiha memasak untuk sarapan dibantu beberapa pelayan.
__ADS_1
Setelah memasak dengan segera Rachel naik tangga untuk pergi ke kamarnya membangunkan Daniel yang mungkin masih terlelap.
"Eh Hubby udah bangun rupanya." Ucap Rachel saat membuka pintu kamar dan langsung terlihat Daniel yang sedang memakai dasi nya, Rachel membuka cadarnya dan langsung berjalan ke arah Daniel. (Oh ya Daniel memang ada baju nya ya di mansion keluarga Wijaya karena berjaga-jaga sewaktu-waktu perlu seperti sekarang.).
"Iya." Jawab Daniel singkat sambil kesusahan memakai dasi dengan segera Rachel membantu Daniel memakai dasi sedangkan Daniel hanya melihat wajah imut Rachel yang tidak tertutup cadar.
"Hubby ini sudah siap." Ucap Rachel Daniel pun tersadar dari lamunan nya.
"Terimakasih sayang." Jawab Daniel sambil tersenyum manis setelah itu ia mencuri kecupan singkat di bibir Rachel.
"Maaf sayang, Hubby tergiur sama bibir Rachel." Ucap Daniel dan Rachel pun hanya mengangguk.
Setelah itu pasutri tersebut turun ke bawah untuk sarapan pagi dan tak lupa Rachel memakai cadar nya dulu dibantu oleh Daniel. Sesampainya di bawah pasutri tersebut melihat meja makan yang sudah terisi oleh keluarga Wijaya kecuali dua kursi yang dapat dipastikan jika itu adalah kursi untuk Daniel dan Rachel.
__ADS_1
"Pagi semua." Ucap Daniel dan Rachel bersamaan dan keluarga Wijaya beserta Faiha langsung melihat ke asal suara dan juga menjawab sapaan Daniel dan Rachel bersamaan pula.
Daniel dan Rachel duduk di kursi nya dan Rachel langsung mengambilkan makanan untuk suami nya. Daniel pun menerima dengan senang hati. Mereka semua makan dalam hening karena memang makan sambil bicara tidak sopan bukan.
Setelah sarapan Daniel, Ayah Aldo, Aldo, dan juga abang Aldo, Zayn beserta istri nya (kecuali Aldo ya karena baru calon) pergi ke pintu depan mansion mengantarkan sang suami masing-masing.
"Hati-hati ya Hubby." Ucap Rachel sambil mengambil tangan sang suami dan menyalami nya.
"Iya sayang. Dede bayinya jangan nakal-nakal ya kasian bunda." Ucap Daniel sambil mencium perut Rachel yang membuncit.
"Iya daddy dede ngak bakalan nakal kok." Ucap Rachel menirukan suara anak kecil sedangkan yang lain melihatnya hanya bisa tersenyum.
Setelah itu Daniel dan Aldo menaiki mobil Daniel pergi ke salah satu perusahaan milik Daniel yang berada di Singapura. Sementara itu ayah Aldo dan abang nya berangkat ke perusahan Wijaya.
__ADS_1
...****************...
Sekian terimakasih.... Maaf kalo ceritanya ngak nyambung.....sesuai yang author bilang kalo malam ini bakal up... tapi yang minta-minta double up author ngak bisa dikarenakan tugas sekolah menumpuk... banyakan aja disuruh nulis catatan 1 bab 97 lembar belum lagi soal hadeeehhh😩😩😩pecah kepala... maaf ya author jadi curhat sama kalian😅. Pokoknya jangan lupa like komen dan voteeee ya❤😁