Cinta Mafia Kejam

Cinta Mafia Kejam
Penyesalan


__ADS_3

Pagi pun tiba sinar mentari menyeruak ke dalam kamar yang terdapat dua insan yang telah menghabiskan malam tanpa adanya ijab kabul.


Syeren yang telah terbangun pun merasa pening dan perlahan-lahan dia terkejut mendapati dirinya sendiri bukan di kamar diri nya.


Syeren melihat ke samping nya dan terlihat lah Reza yang tertidur pulas, tiba-tiba Syeren teringat malam tadi yang menyebabkan dia kehilangan kesucian nya.


Syeren menangis dan terus menangis, tak lama kemudian dia bangkit dari ranjang nya dan mengambil selimut untuk membungkus tubuh nya, sedangkan Reza masih memakai boxer.


Dia mengambil pakaian nya yang berserakan di lantai dan memunggutnya satu persatu lalu dia berjalan ke arah kamar mandi dan memakai pakaian nya.


Selesai dari kamar mandi, Syeren langsung berjalan ke luar apartement Reza dan pulang ke mansion Daniel. (Syeren udah pakai hijab ya karena beberapa minggu kemarin ada ketinggalan hijab Syeren pas berkunjung ke apartement Reza).


Syeren menuju ke mansion Daniel menggunakan taksi untung saja masih ada uang di dalam saku celana nya.


Sampai di mansion Daniel, Syeren masuk ke dalam dengan perasaan was-was takut di marahi oleh bang Aldo.


Melewati ruang makan terdapat Daniel, Rachel, Aldo, dan juga Faiha yang sedang sarapan.

__ADS_1


Rachel yang duluan melihat Syeren pun bertanya kepada nya mengapa semalam tidak pulang.


"Syeren kenapa semalam ngak pulang? Dari mana aja?" Tanya Rachel tiba-tiba yang membuat Daniel dan yang lainya langsung melihat ke arah Syeren.


"Emm tadi malam Syeren ketiduran di rumah teman." Jawab Syeren berbohong.


"Terus kenapa di hubungi ngak di angkat?" Tanya Daniel.


"Tadi malam hp nya lowbet bang." Syeren berbohong lagi karena dia sendiri pun tidak tau di mana handphone nya tertinggal.


"Terus kenapa mata nya bengkak kayak gitu?" Tanya Faiha lagi.


Sementara itu Aldo hanya menatap intens adik nya, Aldo tau sekarang ini adik nya sedang berbohong.


"Kalau gitu Syeren masuk kamar dulu ya, ngantuk banget." Kilah Syeren dan tanpa menunggu jawaban dari yang lainnya dia langsung masuk ke kamar nya dan menangis sejadi-jadinya. (kamar nya udah di aktifkan mode pengedap suara ya).


Sementara itu di tempat Reza, dia sedang menyesal karena telah merusak Syeren hanya karena salah paham.

__ADS_1


Reza akhirnya berjalan ke kamar mandi dan membersihkan diri nya, setelah itu dia menelpon Kevin sang sekretaris untuk mencari tahu tentang laki-laki yang berada di hotel bersama Syeren semalam.


Selesai berbicara melalui telepon dengan Kevin, Reza turun ke bawah menggunakan lift lalu menuju parkiran dan mengendarai mobil nya ke mansion Daniel.


Reza tau bagaimana pun Syeren pasti sangat-sangat lah terpuruk dengan kejadian semalam.


Sesampainya di mansion Daniel, Reza memarkirkan mobil nya dan masuk ke dalam mansion Daniel.


Di dalam mansion Daniel, Reza tidak mendapati satu orang pun lalu dia menanyakan ke pelayan.


"Permisi bik, semua orang ke mana ya?" Tanya Reza pada salah satu pelayan yang bernama, Sari.


"Ouh mereka di kamar nya masing-masing Tuan." Jawab bibi.


"Mau apa kamu kesini?" Tanya seseorang di belakang Reza, yaitu Syeren. Sebenarnya Syeren ingin ke dapur mengambil air minum yang sudah habis di kamar nya.


...****************...

__ADS_1


Jangan lupa like komen vote dan rate ya supaya Author makin semangat


__ADS_2