Cinta Mafia Kejam

Cinta Mafia Kejam
Kebahagiaan Aldo &Faiha


__ADS_3

15 Menit kemudian, dokter Ratna sudah datang dan langsung berjalan ke arah kamar Aldo tak lupa mengetuk pintu kamar nya dulu.


Tok!tok!tok!


Aldo yang sedang memijat kepala Faiha yang sedang tidur pun langsung berdiri saat mendengar suara ketukan pintu.


"Eh dokter silahkan masuk dok." Aldo mempersilahkan dokter Ratna agar masuk.


Faiha yang mendengar ada orang yang sedang berbicara pun terbangun dan melihat suami nya yang sedang berjalan ke arah nya bersama dokter Ratna.


"Eh dokter maaf saya ketiduran." Maaf Faiha seraya berusaha duduk, tapi karena terlalu pusing akhirnya rebahan kembali.


"Iya, kalo boleh tau keluhan nya apa aja ya?" Tanya dokter Ratna sambil duduk di sampinh Faiha setelah meletakkan tas kedokteran nya di atas nakas di samping kasur.


"Tadi pagi saya muntah-muntah dok dan juga pusing banget." Jelas Faiha dan dokter Ratna hanya mengangguk paham.


"Kalo boleh tau kapan terakhir datang bulan nya?" Tanya dokter Ratna lagi.

__ADS_1


"Sekitaran sebulan sich dok." Jawab Faiha.


"Oke kalo gitu saya periksa dulu ya." Ucap dokter Ratna yang hanya di angguki oleh Faiha. Sedangkan Aldo duduk di sofa.


Dokter Ratna mengambil stetoskop dari tas kedokteran nya, lalu memeriksa Faiha. Selesai memeriksa Faiha, dokter Ratna kembali menaruh stetoskop dalam tas nya.


"Selamat Nyonya anda sedang hamil, supaya bisa mengetahui berapa usia nya bisa ke rumah sakit. Kapanpun yang anda perlu saya selalu bisa." Ucap dokter Ratna memberi selamat ke Faiha.


Faiha yang mendengar bahwa dia sedang hamil pun langsung menangis bahagia, sedangkan Aldo yang mendengar nya pun juga ikut bahagia.


"Kalau begitu saya permisi dulu Tuan dan Nyonya dan ini obat pereda mual nya." Dokter Ratna meminta izin seraya memberi obat kepada Faiha.


Setelah dokter Ratna keluar Aldo tidak bisa menyembunyikan rasa bahagia nya, dia segera memeluk Faiha sesekali mencium pucuk kepala Faiha.


"Sayang kita akan menjadi orang tua." Ucap Aldo dengan semangat dan Faiha hanya mengangguk kepala nya senang.


"Pokoknya kalo kamu pengen sesuatu bilang sama aku ya sayang." Ingat Aldo dan Faiha hanya mengiyakan perkataan Aldo.

__ADS_1


Sementara itu Rachel yang sedang turun ke bawah melalui tangga (kenapa mesti pake tangga? Karena lift nya sedang di perbaiki.) penasaran mengapa ada dokter Ratna disini.


Karena penasaran akhirnya Rachel pun memanggil dokter Ratna dan menanyakan perihal datang ke sini.


"Maaf dok kalo boleh nanya kenapa kesini ya? emangnya siapa yang sakit?" Tanya Rachel penasaran.


"Ooo tadi Tuan Aldo menyuruh saya untuk kesini memeriksa Nyonya Faiha." Jawab dokter Ratna sambil tersenyum.


Rachel yang mendengar bahwa sahabat nya harus di periksa pun tanpa menunggu sambungan dari ucapan dokter pun langsung ngacir ke kamar Aldo dan Faiha tanpa menunggu Daniel yang berada di belakang nya.


Daniel yang di tinggal pun hanya menggeleng-gelengkan kepala nya melihat Rachel tidak memedulikan diri nya.


Sementara itu Rachel yang khawatir dengan keadaan Faiha pun langsung masuk ke dalam kamar Aldo dan Faiha tanpa mengetuk pintu.


"Oppss, maaf." Rachel meminta maaf sambil menutup perut nya karena takut anaknya juga melihat adegan itu ๐Ÿ˜‚, karena tidak sengaja melihat Aldo dan Faiha sedang berciuman bibir dengan liar nya.


...****************...

__ADS_1


Sekian terimakasih,,,, Jangan lupa like komen vote dan rate


__ADS_2