
"Mau apa kamu kesini?" Tanya seseorang di belakang Reza, yaitu Syeren. Sebenarnya Syeren ingin ke dapur mengambil air minum yang sudah habis di kamar nya.
"Ehh Syeren aku mau bicara sama kamu, aku bisa jelasin soal tadi malam." Mohon Reza sambil mengatupkan 2 tangan nya di depan dada dengan tatapan memohon.
"Ngak ada yang perlu di jelasin lagi." Kilah Syeren sambil mengambil air dan berlalu pergi kembali ke kamar nya, sedangkan Reza mengikuti Syeren, tapi saat di depan pintu kamar Syeren dia kalah cepat dan alhasil Syeren langung mengunci pintu nya.
Reza pasrah dan berlalu pergi pulang ke apartemen nya dan pergi bekerja ke kantor nya. "Mungkin dia perlu waktu untuk menenangkan diri nya." Batin Reza saat di kantor nya sedang melamun.
(Author ngak bakal ceritain kisah Reza dan Syeren lagi karena udah buat di novel lain okay ๐).
Sudah 2 bulan hubungan Reza dan Syeren semakin renggang saja. Usia kandungan Rachel juga sudah pasti 7 bulan, Daniel pun selalu menomor satukan Rachel daripada pekerjaan nya.
Bahkan tak jarang dia pulang ke mansion dari kantor hanya karena tiba-tiba Rachel merasakan kram pada perutnya.
__ADS_1
Faiha yang selalu memberi tahu keadaan Rachel ke Daniel kalau-kalau Rachel mengalami kram pada perutnya, tentu saja dengan perintah dari Daniel dan juga izin dari Aldo.
Sementara itu Syeren tinggal di apartemen yang diberi oleh Aldo karena seminggu setelah kejadian yang terjadi pada dirinya, Syeren memutuskan untuk tinggal di apartemen pemberian Aldo dan dia juga tidak melanjutkan lagi kuliah nya.
(Hayoo karena apa? tungguin di novel Penyesalan cinta ya).
Sebenarnya orang tua Syeren dan Aldo sudah menanyakan perihal kenapa Syeren tidak ingin kuliah lagi, tetapi Syeren hanya diam saja, Orang tua Syeren sudah memaksa tapi Syeren tetap diam. Dan akhirnya dengan terpaksa mereka juga menyetujui nya.
Kembali lagi ke Daniel yang selalu mengumbar kemesraan di manapun tentunya dengan Rachel yang selalu risih karena Daniel tidak tau tempat kadang mencium dan memeluk nya.
Tapi baru sekali mengunyah makanan nya Faiha langsung merasa mual lalu langsung berlari ke kamar mandi yang ada di dapur.
Aldo yang khawatir ke Faiha pun langsung menyusul istri nya begitu juga dengan Rachel tapi di halangi oleh Daniel karena tidak boleh banyak bergerak. Rachel pun hanya pasrah daripada tidak dapat keluar dari kamar seperti minggu lalu.
__ADS_1
Sementara itu Aldo yang sedang di kamar mandi dengan telaten memijat tengkuk leher Faiha yang sedang muntah-muntah dan berkeringat dingin.
"Gimana sayang udah enakan?" Tanya Aldo pada Faiha saat melihat Faiha sudah mencuci mulut nya dan bersandar di wastafel.
Faiha hanya menganggukkan kepalanya pelan karena tidak sanggup berbicara.
Aldo memakaikan kembali cadar Faiha pada wajah Faiha dan menggendong nya ke kamar karena melihat Faiha yang sangat lemah.
"Faiha kenapa asisten Aldo?" Tanya Rachel saat Aldo melewati meja makan dan Aldo hanya menggelengkan kepalanya tanda tidak tahu.
"Kepo banget sich istriku." Goda Daniel tapi Rachel tidak menghiraukan ucapan Daniel.
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
__ADS_1
Sekian terimkasih.... kira-kira kenapa ya sama Faiha๐๐ Jangan lupa like komen vote dan rate....