Cinta Mafia Kejam

Cinta Mafia Kejam
Salah paham#2


__ADS_3

Di dalam mobil hanya terasa keheningan sesekali terdengar isak tangis Syeren yang melihat kelakuan Reza yang tidak seperti Reza yang dia kenal.


Syeren tiba-tiba merasa takut karena mobil yang di membawa nya dan Reza masuk ke parkiran apartement yang dia ketahui bahwa itu apartement Reza.


"Tu-tuan kita mau ngapain kesini." Ucap Syeren agak terbata-bata karena merasa takut.


Tanpa menjawab pertanyaan Syeren, Reza langsung keluar dari mobil dan menarik Syeren keluar lalu menyeret nya masuk ke dalam apartemen.


Masuk ke dalam lobby dan menaiki lift. Setelah sampai ke lantai 13 mereka keluar dan Reza masih mendiamkan Syeren juga masih menyeret Syeren hingga pergelangan tangan Syeren memerah karena terlalu kuat di cengkram.


Sesampainya di depan pintu apartement, Reza membuka pintu menggunakan pin dan setelah membuka nya dia langsung menyeret Syeren ke dalam kamar nya.


Di dalam kamar, Reza melempar Syeren ke ranjang dengan kasar lalu dia mengunci pintu.

__ADS_1


Setelah mengunci pintu dia langsung mendekati Syeren yang masih sudah duduk di ranjang dengan keadaan menangis.


Sementara itu Syeren yang melihat Reza mendekati nya dengan muka memerah pun langsung takut dan perlahan dia mundur, tetapi Reza masih juga mendekati nya perlahan-lahan seraya melonggarkan dasi nya.


Syeren yang sudah terpentok dengan kepala ranjang pun ingin berlari ke samping tetapi dia kalah cepat dengan Reza yang langsung memeluk nya dari belakang.


"Tuan lepasin Syeren, Syeren ngak mau tolong lepasin." Berontak Syeren masih dengan keadaan menangis.


Reza yang mendengar penolakan Syeren langsung membanting tubuh Syeren ke ranjang dan mengukung nya dengan kedua tangan nya.


"Asal kau tau Tuan aku ini di jebak." Teriak Syeren akhirnya masih dengan keadaan menangis.


"Aku tidak percaya bahwa kau masih suci apakah bisa ku coba." Seringai Reza membuat Syeren langsung menggeleng-gelengkan kepalanya dan berusaha memberontak, karena dia tau apa yang akan terjadi selanjut nya.

__ADS_1


"Tuan ku mohon jangan tuan jangan." Teriak Syeren memberontak.


Reza yang mendengar penolakan Syeren pun semakin murka, Reza berpikir bahwa Syeren menolak nya karena dia sudah tidak suci lagi.


Tanpa aba-aba Reza langsung melakukan hubungan suami istri sebelum waktu nya malam itu. Jeritan kesakitan Syeren karena Reza bermain kasar dan juga desahan Reza terdengar memenuhi kamar tersebut.


Syeren hanya bisa menangis dan menangis memikirkan nasib nya yang sudah hancur berkeping-keping hanya karena kesalah pahaman.


Malam itu menjadi saksi bisu hilang nya kesucian Syeren.


"Aku akan selalu membenci mu Reza." Batin Syeren sebelum pingsan karena Reza bermain dengan sangat-sangat kasar.


Sementara itu Reza yang sudah di penuhi amarah dan juga gairah tidak memperdulikan Syeren yang menjerit, menangis, dan juga pingsan karena nya.

__ADS_1


Sementara itu juga di mansion Daniel, tepatnya di ruang kerja Daniel. Daniel dan Aldo sibuk menghubungi Syeren dan Reza yang masih tidak pulang karena jarum jam sudah melewati tengah malam. Dan akhirnya karena terlalu lelah menghubungi Reza dan Syeren, mereka berdua beristirahat di kamar masing-masing dengan istri nya.


...****************...


__ADS_2