
Tak lama kemudian Rachel di pindahkan ke ruangan VVIP seperti yang di inginkan Daniel.
Rachel sudah di dalam ruangan tersebut bersama Daniel yang senantiasa menggengam erat tangan Rachel yang masih lemah.
Aldo dan yang lainnya sudah balik ke mansion nya kembali setelah melihat keadaan Rachel yang masih tidak sadarkan diri juga terpsang alat-alat kedokteran.
"Sayang cepat bangun ya, emang sayang ngak kasian lihat Hubby kayak gini." Ucap Daniel lirih seraya mencium punggung tangan Rachel sambil menangis.
"Hubbyyy....." Ucap lirih Rachel yang membuat Daniel langsung menaikkan kepalanya dan melihat Rachel yang sedang tersenyum lemah.
"Sayang kamu udah bangun? Tunggu ya biar Hubby panggilkan Dokter dulu." Ucap Daniel yang merasa bahagia sekaligus panik karena mungkin istri nya merasa kesakitan.
Setelah Daniel memanggil Dokter, Dokter pun langsung masuk ke ruangan tempat dimana Rachel di rawat dan Daniel menunggu di luar ruangan sambil mondar-mandir di depan pintu sesekali menguping.
Setelah Dokter keluar Daniel langsung menanyakan keadaan istri nya dan Dokter mengatakan bahwa Rachel sudah membaik.
Daniel bersyukur dan setelah itu dia masuk ke ruangan Rachel dan mendapati Rachel yang sedang berbaring di kasur.
__ADS_1
"Sayang ngak papa kan? Mana yang sakit?" Tanya Daniel posesif dan Rachel hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat Daniel yang sangat panik.
"Rachel ngak papa Hubby, Rachel udah sembuh." Jawab Rachel sambil tersenyum kepada Daniel.
"Kau ini ya dalam keadaan sakit masih saja tersenyum." Ucap Daniel gemas seraya mencubit pelan hidung istri nya.
"Awww Hubby mah ah." Keluh Rachel pura-pura ngambek sambil melihat ke arah lain.
"Ulu ulu cantik ku marah ya sini Hubby tiupin." Ucap Daniel sambil memeluk Rachel dan Rachel balas memeluk nya juga.
Setelah itu Daniel dan Rachel tidur bersama di ranjang tersebut. Memang kasur itu mulai nya hanya bisa di tempati 1 orang, tapi Daniel menyuruh untuk mengganti nya.
"Assalamu'alaikum kak Rachel, bang Daniel." Ucap Syeren sedangkan Reza hanya mengucapkan salam saja sambil masuk tanpa di suruh terlebih dahulu.
"Waalaikumsalam." Jawab Daniel dan Rachel, Rachel yang melihat ada Reza langsung memakai cadar nya, untung saja Reza belum melihat wajah nya.
"Eh maaf maaf ya." Ucap Reza saat melihat Rachel yang masih mengikat cadar nya.
__ADS_1
"Iya ngak papa kok." Jawab Rachel yang sudah memakai cadar nya dengan benar.
"Gimana kak keadaan nya?" Tanya Syeren penasaran sambil duduk di salah satu sofa begitu juga dengan Reza, sedangkan Daniel dan Rachel masih duduk di ranjang Rachel.
"Ooo semoga kak Rachel cepat sembuh ya." Do'a Syeren yang diaminkan oleh semua orang di ruangan itu termasuk Faiha dan Aldo yang baru masuk.
"Eh Sekretaris Aldo sama Faiha kapan nyampe nya?" Tanya Rachel agak kaget mendengar suara mereka berdua yang tiba-tiba datang seperti hantu.
"Barusan aja." Jawab Faiha santai seraya duduk di sofa.
"Oh ya lupa Assalamu'alaikum." Sambung Faiha sambil cengegesan karena lupa memberi salam.
"Telat." Ucap semua orang di ruangan itu serempak.
"Kan kamu juga ngak bilang salam tadi." Bela Faiha melihat ke arah Aldo yang hanya diam.
"Iya-Iya Assalamu'alaikum." Ucap Aldo yang juga telat memberi salam.
__ADS_1
...****************...
Sekian terimaksih... TETAP JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE DAN JUGA RATEEEEE YA DAN YANG TERPENTING HARUS LIKE KARENA LIKE NGAK SUSAH-SUSAH AMAT TINGGAL TEKAN UDAH๐๐๐