
"Hmmm, baiklah nanti kau antar Faiha ke rumahnya untuk mengambil barang-barang nya dan kau bantu juga setelah itu antar dia ke mansion ku." Putus Daniel dia tahu bahwa Aldo sangat tidak suka berdekatan dengan wanita karena mempunyai masa lalu yang menyakitkan.
"Oh iya bagaimana keadaan markas?" Tanya Daniel.
"Sekarang markas dalam keadaan baik-baik saja Tuan dan dengan masalah Tuan Reza dia belum menyerang kita, tapi kita harus berjaga-jaga tuan karena mereka bermain dadakan." Jelas Aldo.
(Reza itu rival nya Daniel ya sekilas tentang mereka. Daniel dan Reza dulu adalah sahabat dari kecil tapi, karena ada kesalahpahaman antara mereka yang menyebabkan mereka bermusuhan.)
Setelah semuanya sudah dibicarakan kini sampailah mereka semua yaitu Daniel, Rachel, Aldo,dan Faiha di mansion daniel.
"Rachel antarkan Faiha ke kamarnya dan tunggu aku di kamar." Ucap Daniel.
"Baik Tuan, ayo Faiha." Ajak Rachel Faiha hanya mengikuti nya sedangkan Daniel dan Aldo pergi ke ruang kerja dan setelahnya Daniel pun masuk ke kamar nya dia melihat Rachel belum tidur masih memegang handphone nya.
Daniel langsung masuk ke kamar mandi dan mengganti baju nya. "Seperti nya dia tidak menyadari ku." Batin Daniel sambil naik ke atas ranjang.
"Ekhhem." Deheman Daniel membuat Rachel terkejut dan segera berbalik, Rachel terkejut saat Daniel sudah berada di belakangnya.
"Eh Tuan kapan masuk ke dalam kamar." Tanya Rachel sambil membalikkan badan nya menghadap Daniel.
"Sudah dari tadi, mengapa kau belum tidur." Jawab Daniel.
"Saya belum mengantuk Tuan."
Daniel yang menatap Rachel lama pun tidak bisa mengendalikan hasratnya. sedangkan Rachel salah tingkah saat Daniel menatap nya seperti itu. perlahan Daniel mendekati wajahnya ke wajah ke wajah Rachel, Rachel pun menutup mata nya. dan terjadilah untuk yang ke dua kali nya( tau kan author ga bisa jelasin karena author geli sendiri nanti😅).
__ADS_1
Pagi pun menjelang Rachel yang baru bangun pun membangunkan Daniel yang masih nyenyak tidur.
"Tuan bangun." Daniel yang masih tidur pun merasa ada yang menggangu nya pun hanya menggeliat kecil.
"Tuan bangun gak kalo gak Rachel cium nanti ya." Ancam Rachel ya "Rachel" memanggil dirinya sendiri dengan nama karena Daniel tidak mau dia terlalu formal dengan mengucapkan "saya".
"Sini disini cium cepat." Daniel yang mendengar ancaman Rachel pun langsung bangun.
"Cepat katanya kalo bangun mau di cium ini dah bangun cepet cium." Goda Daniel yang terkekeh melihat Rachel.
"Kan Tuan udah bangun jadi ngapain mau di cium kan kalo ga bangun Rachel bilang tadi." Elak Rachel.
__ADS_1
"Ya udah saya mau tidur lagi aja." Ucap Daniel sambil ingin tidur lagi.
Cup
Setelah Rachel mencium Daniel dia langsung ke kamar mandi. Daniel pun hanya terkekeh.
Setelah mengantar Rachel dan Faiha ke kampus sekarang Daniel dan Aldo sudah sampai di kantor, mereka berjalan dengan gaya angkuh nya. Sesampainya di dalam ruangan Daniel mereka berdiskusi dengan sangat serius.
"Tuan nanti malam Tuan Reza ingin berjumpa dengan anda." Ucap Aldo.
"Untuk apa lagi dia berjumpa denganku." Batin Daniel. "Hmm baiklah." Ucap Daniel kemudian.
Saat Aldo sudah keluar Daniel tampak termenung dengan ucapan Aldo yang mengatakan bahwa Reza ingin berjumpa dengannya.
...****************...
Sekian terima kasih maaf klo cerita author gaje dan membosankan☺.
__ADS_1
bab selanjutnya kita flash back tentang kesalahpahaman antara daniel dan reza ya readers tercinta.