
Rachel yang mendengar ada yang memanggilnya pun langsung menolehkan pandangan nya ke arah orang yang memanggil nya dan betapa terkejut nya dia saat melihat orang yang memanggil nya tak lain dan tak bukan Bibi nya dan Feby.
"Ada apa Bibi?" Tanya Rachel seraya ingin menyalami tangan Bibi nya tapi langsung ditepis oleh nya.
"Habis dari mana kau?" Tanya Feby, dia agak terkejut saat melihat pakaian Rachel yang tergolong mewah.
"Oh itu, Rachel bari saja pulang mengantarkan makanan untuk Daniel." Jawab Rachel sambil mengode Faiha untuk jangan pulang dulu karena sedari tadi Faiha mengajak dirinya pulang.
"Ooo mentang-mentang kau sudah menikah dengan pengusaha kaya, kau sudah melupakan kami ya." Ucap Bibi nya sambil tersenyum sinis.
"Tidak bukan begitu." Sangkal Rachel.
"Bagaimana bila kita ke kafe dekat sini dan kau yang mentraktir nya." Ucap Feby sambil mengode mama nya yang pasti ada niat jahat.
"Baiklah." Ucap Rachel mengiyakan nya.
Mereka pun langsung pergi ke salah satu kafe di dekat situ menggunakan mobil Bibi Dewi.
__ADS_1
Tapi Rachel dan Faiha merasa aneh karena jalan yang mereka tuju sudah sangat jauh dari kota dan seperti jalan menuju hutan.
"Bibi kita sebenarnya mau kemana." Tanya Rachel yang sudah merasa tidak enak hati.
"Diam kau bila tidak aku akan menurunkan mu disini." Ancam Feby sedangkan Rachel dan Faiha yang duduk di belakang pun mulai merasa takut.
"Bibi tolong jangan berbuat aneh-aneh." Ucap Rachel dengan mata yang berkaca-kaca, Rachel dan Faiha ingin menelpon Daniel dan Aldo tapi ponsel nya langsung dirampas oleh Feby dan langsung dibuang ke luar kaca mobil.
"Fe-feby apa yang kau lakukan?" Tanya Rachel sambil melihat ke belakang.
Dan mereka semua langsung terdiam dan beberapa menit kemudian sampailah mereka semua di suatu gudang di tengah hutan.
Bibi Dewi langsung menarik Rachel sedangkan Feby juga langsung menarik Faiha. Sampai di dalam gudang tersebut terlihat lah ada dua orang pria memakai baju hitam yang tertutup sehingga tidak nampak wajah tersebut.
"Ini perempuan yang ku janjikan padamu." Ucap Bibi Dewi langsung mendorong Rachel hingga terjatuh di depan pria yang duduk di sofa tersebut begitu juga dengan Faiha.
"Auwww." Pekik Rachel sambil melindungi perut nya dan untung saja perut nya tidak terkena apapun.
__ADS_1
"Baguslah bayaran nya sudah ku transfer." Ucap pria tersebut.
"Terimakasih Tuan, baiklah saya pamit dulu." Ucap Bibi Dewi sambil tersenyum senang dan langsung meninggalkan Rachel dan Faiha dengan pria misterius tersebut sedangkan Rachel dan Faiha sudah memohon-mohon kepada kedua pria tersebut untuk melepaskan dirinya.
Tapi seakan tuli mereka tidak mendengar permohonan dua wanita yang memohon kepadanya.
Salah satu dari pria tersebut langsung menarik Rachel ke dalam suatu ruangan sedangkan Faiha masih memohon-mohon kepada pria satunya.
Rachel yang ditarik pun langsung memberontak minta dilepaskan tapi si pria tersebut tetap kekeh tidak melepaskan Rachel dan langsung memeluk Rachel dan Rachel hanya pasrah karena sudah lelah memberontak apalagi sekarang dia sedang hamil sedangkan si pria tersebut saat melihat Rachel memberontak pun langsung menggendong nya menuju suatu ruangan dan langsung membaringkan Rachel yang sudah pingsan karena terlalu lelah apalagi dia sedang hamil muda.
Setelah membaringkan tubuh Rachel yang lemah tak lupa si pria tersebut mengecup kening Rachel yang tertutup cadar sebelum keluar dari ruangan dan setelah nya si pria tersebut langsung keluar dari ruangan dan menuju si pria satunya yang juga sudah mengurung Faiha dalam ruangan satunya.
...****************...
Sekian terimakasih maaf ya kalo selama ini author ngegantung mulu tapi kan author kalao ada waktu juga up jadi maaf kan author yang masih berantakan ini๐๐๐.
Oh ya author mau nanya cerita author ni nyambung gk sih๐ author takutnya nanti gk nyambung dan jadi ga jelas๐ . jangan lupa like komen dan voteeeeeeeee
__ADS_1