Cinta Mawar Hitam

Cinta Mawar Hitam
11 Oktober


__ADS_3

hari ini hari pertama Dante berkerja di perusahaan milik Shinta,


para pemegang saham menyambut kedatangan Dante dengan senang.


Dante memulai karier nya sebagai manager di perusahaan milik Shinta, ketampanan yang dimiliki Dante , membuat karyawan kantor banyak yang memujinya, bahkan beberapa dari mereka yang belum mempunyai pasangan, berharap Dante akan menjadi kekasih mereka.


sejak kedatangannya dari Belanda, Dante tidak sempat kemana-mana karena dia harus segera berkerja dan mulai belajar di perusahaan milik Shinta, Dante tidak mau mengecewakan Shinta, orang yang selama ini telah merawat dia dengan penuh kasih dan sayang.


***


11 Oktober 2015


itu adalah tanggal yang di janjikan oleh Dante untuk menjemput Bintang sahabat kecilnya,


Dante sudah sangat rindu akan sahabatnya itu, sahabat kecil yang selalu ia rindukan selama ini.


Bintang merupakan satu-satunya gadis yang ada di hati Dante stelah Shinta ibu angkatnya,


(di kampus Ellen)

__ADS_1


hari itu Ellen sangat sibuk dengan skripsinya,


walaupun Ellen tau hari itu adalah tanggal 11 Oktober, tanggal yang setiap tahun ia nantikan melebihi hari ulang tahunnya,


"akh..sudahlah Kevin pasti sudah melupakan Ki, tidak mungkin dia akan datang" gumam Ellen dalam hatinya.


berbeda dari tahun-tahun sebelumnya , tahun itu Ellen melewatkan tanggal 11 Oktober itu , untuk menyelesaikan skripsinya, karena Ellen berfikir setiap tahunnya dia hanya akan menerima kenyataan bahwa Kevin tak pernah menepati janjinya.


Ellen juga berfikir pasti saat ini Kevin hidup bahagia dengan orang-orang di sekitarnya, berbeda dengan Ellen yang hidup dalam kesendirian.


***


sore itu masih di tanggal yang sama, Dante memesan 200 paket makanan siap saji untuk di kirimkan ke panti asuhan yang dulu pernah ia tinggali .


Dante berfikir tumbuh seperti apa Bintang kecilnya itu?


kini Dante sudah berada di panti asuhan


semua nampak sama seperti saat terakhir dia meninggalkan panti,

__ADS_1


Dante mulai teringat masa kecilnya bersama bintang, anak panti nampak bersorak gembira melihat kedatangan Dante yang membawa makanan buat mereka.


Dante mulai melangkahkan kakinya memasuki panti, Dante melihat wanita paruh baya yang masih tidak kehilangan aura kecantikannya, ya, itu adalah ibu Dewi


Dante mendekati ibu Dewi dan menyapanya,


ibu Dewi menatap dengan lekat wajah tampan Dante, namun ibu Dewi benar-benar lupa siapa Dante.


Dante mulai menceritakan siapa dirinya, ibu Dewi mendengar dengan terkejut dan penuh haru, karena Kevin masih ingat akan panti asuhan itu. ibu Dewi juga merasa bahagia karena Dante bisa tumbuh dengan baik.


Dante mulai menanyakan keberadaan bintang sahabatnya, namun ibu Dewi mengatakan bahwa Ellen sudah pergi lama dari panti, sejak Ellen sekolah ke perguruan tinggi,


ibu Dewi juga mengatakan bahwa Ellen berubah menjadi dingin kembali saat kepergian Dante , ibu Dewi juga mengatakan bahwa Ellen selalu menunggu Dante di pintu gerbang utama panti, bahkan sampai Ellen tumbuh dewasa pun, Ellen masih melakukan hal itu.


mendengar cerita ibu Dewi , hari Dante menjadi sedih, Dante sedih karena Ellen tumbuh dengan penantian , Dante merasa bersalah tak pernah menghubungi panti saat itu,


karena hari sudah mulai malam, Dante pun berpamitan kepada Bu Dewi untuk meninggalkan panti,


karena Dante tidak mau mamanya mencemaskan dirinya,

__ADS_1


sebab sejak Dante di angkat anak oleh Shinta, Shinta melarang Dante berbicara soal panti , apalagi mengunjungi panti.


Shinta tidak mau Dante beranggapan dia anak pungut, Shinta ingin Dante menganggap dirinya sebagai ibu kandung Dante.


__ADS_2