
keadaan Dante sudah mulai membaik, Dante sudah di perbolehkan pulang kerumah, Dante juga sudah tidak sabar menunggu akhir pekan, dimana dia akan datang melamar kekasihnya,
***
"Ellen" spa om Arif di kantin perusahaan saat jam makan siang.
"iya om?"
" apa kau benar-benar mencintai kekasihmu?"
Ellen hanya menganggukkan kepalanya.
dan om Arif mengatakan apakah Ellen sudah siap memimpin perusahaan?
namun Ellen menjawab tak mau tergesa-gesa mengambil keputusan itu, Ellen masih ingin belajar lebih banyak lagi.
Ellen juga bertanya kepada om Arif, apa tidak sebaiknya Ellen menemui keluarga almarhum ayahnya, apalagi sat ini dia sudah mau menikah.
namun om Arif mengatakan akan melihat calon suami Ellen dulu baru nanti om Arif akan membawa Ellen ke keluarganya.
***
__ADS_1
malam itu Ellen terlihat sangat cantik dengan menggunakan gaun berwarna putih yang simple.
Ellen merasa gugup karena malam itu dia akan kedatangan keluarga dari Dante .
Tante Sari dari tadi hanya melihat Ellen, dia tau bahwa Ellen merasa gugup.
"sayang tenanglah, mereka pasti akan menerima mu dengan baik." ucap Tante Sari mencoba menenangkan Ellen.
tak lama kemudian keluarga Dante datang ke rumah om Arif.
dan saat dalam perjalan Feri mulai menanyakan dimana rumah kekasih Dante, dan benar saja kecurigaan Feri ketika sampai di kediaman Arif.
Feri merasa aneh karena tidak pernah melihat keberadaan Ellen dalam keluarga Arif, setelah sampai di rumah Arif dengan Dante , om Arif juga meras terkejut ternyata kekasih Ellen adalah anak angkat dari Feri dan Shinta,
Arif mengenalkan Ellen sebagai Helena keponakannya yang selama ini di tinggal di panti karena orang tuanya meninggal terkena bencana alam.
berbeda dengan Shinta, dia nampak bahagia ketika tau Helena adalah keponakan Arif.
dalam pertemuan malam itu mereka merencanakan kapan pesta pertunangan akan dilaksanakan, namun di luar dugaan Dante tidak mau ada pesta lamaran Dante ingin melamar dan langsung menikah dengan Ellen.
sontak semua yang berada disana tertawa bahagia, hanya Ellen yang merasa malu dan tersipu,
__ADS_1
setelah cukup lama mereka berbincang akhirnya keluarga Feri berpamitan karena hari sudah mulai malam,
****
waktu berjalan begitu cepat tak terasa kini sudah tiba waktunya hari pernikahan Ellen dan Dante.
Ellen nampak terlihat cantik hari itu, dan acara berjalan dengan lancar, kini Ellen sudah resmi menjadi istri Dante.
di hari pernikahan Ellen , om Arif juga mengumumkan bahwa Ellen adalah putri Bagus Wijaya adik dari Feri Wijaya yang tak lain adalah ayah angkat Dante.
Arif juga mengatakan bahwa Ellen adalah pemilik perusahaan BAF Inc.
sontak semua yang hadir disana terkejut dengan ucapan Arif, namun Arif memberikan semua bukti yang menguatkan ucapannya,
kakek dan nenek Ellen yang berada disana merasa senang akhirnya bisa bertemu dengan putri semata wayang Bagus, dan juga merupakan cucu satu satunya.
mereka juga merasa bersalah atas kehidupan yang di lalui Ellen selama ini.
untuk menebus kesalahan mereka, kakek nenek Ellen berniat memberikan 60% saham perusahaan kepada Ellen, dan sisanya untuk Feri.
mendengar semua kenyataan itu rasa benci Feri semakin bertambah saat itu, bahkan kini semakin besar keinginannya untuk menghancurkan hidup Ellen.
__ADS_1
Feri ingin Ellen menyusul kedua orang tuanya,