Cinta Mawar Hitam

Cinta Mawar Hitam
Arti hadirmu.


__ADS_3

hari itu Feri mulai gelisah Entang calon istri yang Dante maksud. Feri menyuruh orang kepercayaannya untuk mencari informasi tentang kekasih Dante, namun rang suruhan Feri mengatakan bahwa Dante masih belum mempunyai kekasih.


padahal Feri ingin menjodohkan Dante dengan Miska, anak dari temannya yang saat ini masih ada di Sidney. namun dia harus menunda niatnya karena Dante mengatakan sudah mempunyai calon istri sendiri.


***


siang itu Dante sudah membuat janji akan makan siang bersama dengan Ellen.


kini Dante dan Ellen sudah berada di cafe yang telah mereka janjikan.


"Ellen, apa kau bahagia?" ucap Dante tiba-tiba di sela acara makan mereka.


tentu saja pertanyaan Dante, membuat Ellen merasa aneh mengapa Dante berkata demikian.


"emmm" sahut Ellen datar


"syukurlah jika begitu." sahut Dante


"apa kau masih menganggap aku sahabat mu."ucap Dante lagi.

__ADS_1


Ellen pun berhenti mengunyah Ellen menatap Dante dengan dalam,


"apa kehadiran ku, mengganggu mu Dante?sahut Ellen.


"bukan seperti itu, aku hanya ingin tau apa arti diriku di hidupmu." ucap Dante.


Ellen mulai bingung harus menjawab apa, karna dia sendiri tidak tau persis apa arti Dante dalam hidupnya.


"kau adalah keluarga bagiku."sahut Ellen begitu saja.


mendengar ucapan Ellen, terbesit sedikit kecewa di raut wajah Dante, namun Dante tetap tersenyum dan mencubit pipi Ellen.


dan tanpa mereka berdua sadari sejak tadi ada mata yang terus memperhatikan dan mengambil beberapa gambar mereka,


'kling" suara ponsel berbunyi.


"kau cari tau siapa gadis itu." begitulah isi pesan itu.


segera dia mencari beberapa informasi, namun tidak ada hal yang istimewa yang dia dapatkan, dia hanya memperoleh nama dan tempat tinggal Ellen saat ini, dan segera memberikan informasi tersebut kepada Feri majikannya.

__ADS_1


mendengar semua informasi itu, giliran licik Feri mulai muncul kembali.


****


malam itu hujan turun begitu deras, Ellen menatap keluar jendela dengan kecewa karena tak dapat melihat bintang malam itu.


"kring...kring" tiba-tiba ponsel Ellen berbunyi,


ternyata Dante yang menelpon, Ellen mulai berbincang lewat telpon dengan Dante,


namun tiba-tiba listrik pun padam, Ellen berkata kepada Dante agar menemani dia, jangan mematikan saluran teleponnya,karena Ellen takut kegelapan, Ellen mulai mencari lilin di laci dekat ranjangnya, akhirnya dia menemukan lilin yang dia cari,


namun belum sempat Ellen menghidupkan lilin itu, tubuh Ellen sudah terasa lemas dan pandangannya mulai kabur karena ada orang yang memukul dirinya dari belakang.


Dante yang mendengar ada suara keras mulai memanggil Ellen , namun tak ada jawaban ,Dante mematikan telponya dan mencoba menghubungi Ellen.


namun tak ada jawaban dari Ellen, Dante mulai khawatir dengan keadaan Ellen akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke kediaman Ellen, tak lama Dante sudah sampai di rumah Ellen, namun rumah itu nampak gelap, dan sepi, Dante mencoba menghubungi Ellen kembali, tapi ternyata Dante mendengar dering telepon Ellen ada di dalam rumah itu.


Dante mencoba melihat keadaan sekitar, dan Dante melihat ada dua orang di seberang tengah menggendong tubuh yang telah lemas, Dante yakin itu pasti Ellen.

__ADS_1


Dante berteriak memanggil nama Ellen, dan kedua pria yang tak terlihat wajahnya itu, melihat ke arah Dante dan segera memasukan tubuh Ellen dan pergi meninggalkan Dante.


Dante pun masuk kedalam mobilnya, dan berusaha mengejar mobil yang ada di depannya .


__ADS_2