
Dante menambah kecepatan mobilnya agar tidak kehilangan jejak mobil yang melaju kencang di depannya,
Dante juga sudah berusaha menghubungi polisi jika dia membutuhkan bantuannya,
kini mobil itu mengambil jalan yang sepi, jalan yang jarang di lalui oleh orang dan mereka berhenti di sebuah gudang tua yang tak terpakai,
Dante pun ikut turun dan berusaha menyelamatkan Ellen, dan akhirnya perkelahian pun tak dapat di hindari, Dante melihat Ellen yang masih tak sadarkan diri, namun karena lawan tidak imbang Dante tak mampu mengalahkan sang penculik, sehingga kini dia pun menjadi korban juga.
kini tubuh Dante sudah di ikat di atas kursi, dan Ellen sudah mulai sadarkan diri, Ellen melihat tempat yang asing baginya, Ellen mulai ingat jika tadi ada orang yang memukul tubuhnya dari belakang,
Ellen juga terkejut ketika melihat ada Dante disana yang sudah di ikat di atas kursi dengan muka lebam dan berdarah,
saat mereka melihat Ellen sudah sadar mereka tertawa keras dan mengatakan bahwa mereka di tugaskan untuk membunuh Ellen, bukan untuk mengganggu Dante, namun karena Dante mengganggu perkerjaan mereka, maka dengan terpaksa mereka juga harus melukai Dante,
__ADS_1
Ellen menatap wajah mereka satu persatu namun Ellen tak mengenal mereka, lalu mengapa mereka ingin membunuhku?
mereka juga tak membuang waktu cukup lama, salah satu di antara mereka mulai mengeluarkan senjata tajam.dan siap menusuk tubuh Ellen,
Dante yang melihat itu merasa tak kuasa jika harus melihat Ellen di tusuk di depan matanya, hati Dante terasa sedih sesak melihat semua itu, Dante benar-benar takut akan kehilangan Ellen,
Dante mulai berfikir, apakah aku mulai mencintai Ellen? Dante benar-benar ingin menjaga Ellen ,namun dia tak berdaya dengan tubuh yang masih di ikat sedangkan sejuta tajam itu mulai mendekati tubuh Ellen,
akhirnya dengan sekuat tenaga Dante melepaskan ikatan itu dan berlari menuju Ellen, sehingga yang tertusuk senjata tajam itu bukan Ellen melainkan Dante, Ellen melihat perut Dante mulai mengeluarkan darah segar. Ellen terlihat geram dan marah kepada ketiga pria yang sedang tertawa melihat Dante yang terbujur di atas lantai.
Ellen mendekati tubuh Dante yang masih tersadar,
"Dante maafkan aku."ucap Ellen menangis.
__ADS_1
Dante melihat air mata jatuh di pipi Ellen, dengan tangan gemetar Dante mencoba mengusap air mata itu
"jangan menangis, kau jelek jika menangis"ucap Dante
"Dante bertahan lah"ucap Ellen mulai gelisah.
"tunggu disini aku akan segera mencari bantuan, " ucap Ellen lagi sambil pergi meninggalkan Dante.
namun belum sempat Ellen melangkahkan kakinya, Dante menarik lengan Ellen.
"aku mencintaimu, maukah kau menikah dengan ku."ucap Dante dengan wajah pucat dan menahan sakit.
mendengar ucapan Dante, Ellen merasa terharu, bahagia dan juga sedih karena dia, khawatir dengan keadaan Dante.
__ADS_1
Ellen mengangguk pelan menjawab pertanyaan Dante, dan memeluk tubuh Dante karena Dante mulai memejamkan matanya,
Ellen berteriak histeris dia takut akan kehilangan Dante, namun tak lama beberapa polisi datang mengamankan penjahat itu, dan membawa tubuh Dante ke rumah sakit