Cinta Mawar Hitam

Cinta Mawar Hitam
Persahabatan


__ADS_3

Ellen merupakan salah satu Siswa berprestasi di sekolah.


Ellen adalah juara bertahan di kelasnya, namun Ellen selalu menolak jika di ikutkan dalam lomba antar sekolah


sejak sepeninggal orang tuanya Ellen lebih menutup diri dan tidak menyukai keramaian. jiwanya seakan ikut mati bersama ayah dan ibunya.


sore itu hujan turun begitu deras , Kevin menunggu Ellen datang sambil membawakan payung untuk Ellen.


tak lama kemudian bus sekolah yang biasa mengantar Ellen sudah sampai di depan panti.


melihat bus itu berhenti Kevin segera berlari menghampiri dan memberikan payung kepada Ellen.


Ellen mengambil payung dari tangan Kevin dan pergi memasuki panti meninggalkan Kevin. Kevin berlari mengikuti Ellen dari belakang.


setelah sampai di dalam panti, Ellen memberikan payung itu kembali kepada Kevin dan pergi menuju kamar miliknya.


seperti biasa teman sekamar Ellen melihat Ellen dengan tatapan yang tak dapat di artikan.


mereka merasa Ellen adalah anak yang aneh karena tidak memiliki teman dan tak pernah berbicara kepada siapapun.


kini malam sudah mulai menyapa, Ellen sudah ada di taman belakang untuk menatap bintang.


setiap malam adalah malam yang menyakitkan bagi Ellen , karena setiap malam juga, rindunya kepada kedua orang tuanya tak terbalaskan.

__ADS_1


Ellen ingin rasanya pergi dari dunia ini , mengejar kedua orang tuanya, tapi Ellen kecil tidak tau dimana tempat itu.


sudah cukup lama Ellen memandang bintang sendirian ,Ellen melangkahkan kaki namun ada batu yang luput dari pandangannya, sehingga kaki kecil itu tersandung dan terjatuh.


tubuh kecil itu kini meringkuk di tanah, Ellen merasakan sakit pada kakinya.


Ellen merasakan susah untuk berdiri.


namun Kevin melihat Ellen semua, Kevin mendekati tubuh Ellen, dan Kevin jongkokkan tubuhnya,


"mari aku gendong"ucap Kevin


kini Ellen sudah di gendong di punggung Kevin.


namun Ellen hanya diam seribu bahasa di gendongan Kevin.


kini mereka sudah sampai di depan pintu kamar Ellen.


Kevin menurunkan Ellen dari gendongannya.


Kevin meraih tangan Ellen dan di ambilnya foto kecil yang tak pernah lepas dari tangan Ellen.


"berikan!!"ucap Ellen karena merasa harta paling berharga di ambil oleh Kevin.

__ADS_1


Kevin tersenyum ,akhirnya Ellen bersuara walaupun itu sebuah bentakan.


Kevin merogoh saku celananya, dan mengambil sebuah kalung putih,


Kevin meletakan foto kecil itu di dalam liontin kalung yang dia ambil dari dalam celana miliknya, liontin yang berbetuk persegi nampak begitu sederhana.


Kevin memasangkan kalung yang sudah berisi foto milik Ellen dan keluarga di leher Ellen.


"ku berikan ini, biar kau tak perlu memegangnya lagi, biar kau pakai selalu dan tidak mudah hilang." ucap Kevin.


"terimakasih"balas Ellen.


"jadi kau setuju menjadi temanku bintang?" ucap Kevin seraya memberikan jari kelingking ke arah Ellen


Ellen mengangguk tanda setuju dan melingkarkan jari kelingkingnya di jari kelingking Kevin.


"ya sudah kamu masuk, ini sudah malam?"ucap Kevin sambil meninggalkan Ellen.


Ellen memasuki kamar dengan langkah tertatih, karena kakinya masih sakit akibat terjatuh tadi.


kini Ellen sudah berbaring di atas ranjang, Ellen memandangi kalung pemberian Kevin ,


Ellen merasa bahagia karena Kevin memberikan kalung itu,

__ADS_1


kini Ellen tidak perlu melepaskannya walau sedang mandi dan tidur, kini foto itu akan selalu bersama dengan dirinya.


__ADS_2