
sore itu Ellen kecil sudah tampak cantik, Ellen senang karena itu adalah akhir bulan,
seperti biasa setiap akhir bulan Ellen dan keluarga selalu menghabiskan watu mereka di luar walau hanya sekedar nonton bioskop.
Ani dan Bagus pun sudah bersiap, mereka pun pergi menikmati malam itu, mereka pergi ke taman hiburan, mereka juga mencoba beberapa wahana yang ada di sana.
di taman hiburan mereka mencoba beberapa spot foto keluarga, mereka mencetaknya menjadi 3 dalam ukuran kecil.
bagus membagikan foto itu kepada Ani dan Ellen
"kini kemanapun kita akan selalu bersama" ucap Bagus kepada istri dan anaknya, sambil menggendong tubuh Ellen.
Ellen tersenyum senang melihat foto yang baru di cetak itu. tanpa terasa waktu sudah menunjukkan jam 11 malam
mereka pun memutuskan untuk kembali ke rumah mereka.
malam itu tiba-tiba hujan mengguyur kota Bandung dengan sangat deras,
bagus mengemudikan mobilnya dengan kecepatan rendah. karena hujan menghalangi pandangannya.
"pelan-pelan saja mas" ucap Ani mengingatkan suaminya.
__ADS_1
Ellen yang duduk di kursi belakang hanya diam dan masih menatap foto kecil yang ada di tangannya,
foto dirinya dan kedua orang tuanya seolah mampu menghipnotis Ellen.
"ibu aku cantik kan?"tanya Ellen kepada Ani
"kau wanita tercantik dalam hidup ayah sayang" ucap Bagus menjawab pertanyaan putri kecilnya itu.
"love you ayah" balas Ellen merasa senang dengan jawaban yang ia terima.
namun tiba-tiba ada truk dari arah berlawanan melaju dengan kecepatan sangat tinggi sehingga menabrak mobil yang di tumpangi oleh Ellen dan keluarga.
kecelakaan pun tak dapat di hindari lagi.
Ellen yang terkejut tak mampu berkata , ia hanya memandangi tubuh orang tuanya yang penuh darah.
tangan Ellen masih menggenggam fto kecil itu.
Ellen yang juga terluka namun tak cukup parah mencoba keluar dari mobil , dan meminta pertolongan, namun hujan yang sangat lebat membuat keadaan jalan menjadi sepi,
Ellen kembali mendekati tubuh kedua orang tuanya yang sudah tak sadarkan diri.
__ADS_1
Ellen kecil menangis ketakutan sambil memegang tangan ayahnya yang sudah tak bergerak lagi, Ellen berharap tangan itu akan melindunginya.
tangisnya semakin menjadi saat Ellen memanggil ibu dan ayahnya namun tak satupun yang menjawab,
Ellen melihat ada sosok yang mendekat , Ellen merasa senang akhirnya ada orang yang mau menolong mereka, namun Ellen akhirnya bersembunyi di balik mobil ketika orang yang tak terlihat wajahnya itu berkata
"mereka sudah tiada bos"ucapnya sambil tertawa dan meninggalkan tempat itu.
Ellen tidak melihat wajah lelaki itu Ellen hanya melihat tato bergambar elang kecil di tangannya.
Ellen menangis , dengan menutup mulutnya,
Ellen mulai takut, akankah dia kehilangan ayah dan ibunya, yang merupakan satu-satunya keluarganya, karena selama ini Ellen tidak tau dimana keluarga yang lainnya berada.
namun di saat Ellen menangis menatap ke dua orang yang sangat ia sayang , ada tangan kekar menutup mulutnya dan menggendong tubuhnya.
pria itu membawa Ellen menjauhi tubuh ke dua orang tuanya.
orang itu juga menelpon polisi dan ambulance memberitahukan bahwa ada kecelakaan,
tak lama kemudian ambulance mulai datang dan membawa tubuh orang tua Ellen ,
__ADS_1
Ellen hanya mampu melihat semua itu dari jauh, karena orang yang kini menggendongnya , melarang dirinya untuk mendekat.
setelah tubuh Ani dan Bagus di bawa oleh ambulance, orang itu membawa Ellen kembali kerumah Ellen , dia seolah tau dimana letak rumah Ellen tanpa bertanya.