Cinta Mawar Hitam

Cinta Mawar Hitam
BAF Inc 2


__ADS_3

"Ellen"


tiba-tiba seseorang memanggil namanya, Ellen melihat ke arah suara, tenyata om Arif yang memanggilnya,


Ellen mendekati tubuh om Arif dan mengucapkan salam serta tak.lupa mencium punggung tangan Om Arif.


om Arif mengajak Ellen ke sebuah ruangan .


ruangan itu terletak di lantai 6 lantai paling atas dari perusahaan tersebut, di lantai 6 berbeda dengan lantai satu yang tampak ramai , lantai 6 terlihat lebih sunyi, hanya beberapa orang saja yang berlalu lalang.


kini Ellen sudah masuk ke ruang kerja om Arif, disana om Arif mengatakan , Ellen akan berkerja sebagai karyawan biasa di bagian informasi dan pemasaran, om Arif juga berpesan jangan sampai ada yang tau bahwa Ellen adalah putri dari pemilik perusahaan, itu sebabnya Ellen di tempatkan sebagai karyawan biasa.


om Arif juga berpesan gar Ellen belajar dengan keras agar mampu memimpin perusahaan jika nanti waktunya telah tiba.


Ellen hanya mengangguk mendengar ucapan om Arif tanda mengerti.

__ADS_1


setelah menjelaskan semuanya, om Arif mengajak Ellen turun ke lantai tiga dan menunjukan meja kerjanya, meja kerja Ellen tak bersifat privat karena di samping meja kerjanya terdapat meja kerja karyawan lainnya.


setelah menunjukkan meja kerjanya, om Arif mengenalkan Ellen kepada teman satu tim Ellen yang berisikan 5 orang ,


"perkenalkan ini Helena,karyawan baru yang akan berkerja di tim kalian." ucap om Arif memperkenalkan Ellen.


"salam kenal, mohon bantuan dan bimbingannya"ucap Ellen sopan.


sedangkan om Arif sudah pergi meninggalkan Ellen dan teman satu timnya.


Ellen mulai berkenalan dengan mereka ternyata mereka bernama Rafli, Doni, dan Adam sedangkan yang dua bernama Diana dan Klara.


***


di sisi lain Dante juga sibuk dengan perkerjaannya, sejak jabatannya di naikan menjadi direktur perusahaan milik Shinta, Dante menjadi lebih sibuk dari sebelumnya,

__ADS_1


"tuan siang ini kita ada rapat dengan BAF.Inc " ucap Robi asisten Dante.


sejak menjadi direktur, kini Dante memiliki asisten untuk mengatur semua jadwal kerjanya,


"hemmm"sahut Dante sambil tetep menatap layar laptop yang ada di depannya.


tak berbeda dengan rapat-rapat sebelumnya, rapat kali ini pun, berjalan lancar, Dante akhirnya menandatangani kontrak kerja sama dengan BAF Inc yang terkenal sulit di taklukan.


setelah melakukan meeting dengan BAF Inc, Dante mengajak Robi asisten nya untuk makan siang di kantin milik BAF Inc , karena memang meeting kali ini di adakan di kantor milik BAF Inc ,


Dante mulai memesan makanan di kantor milik BAF Inc, Dante terkesan dengan penataan perusahaan tersebut, Dante menilai perusahaan tersebut lebih berkesan seperti rumah, kantin nya pun di desain seperti warung- warung makan pinggir jalan.


bahkan dari setiap sudut perusahaan, Dante tidak melihat pajangan yang berkesan mewah, Dante hanya melihat penataan yang terkesan klasik.


Dante juga sempat mendengar bahwa semua itu di atur sendiri oleh pemilik perusahaan, karena dia ingin semua karyawannya merasa nyaman saat berkerja, dan pemilik perusahaan yang saat ini sudah meninggal , terkenal low profil, dan bersahaja,

__ADS_1


kini perusahaan itu di wariskan kepada putri semata wayang mereka, yang saat ini katanya masih ada di luar negri,


itulah info yang Dante ketahui tentang BAF Inc yang kini menjadi perusahaan yang berkerja sama dengan dirinya.


__ADS_2