Cinta maya

Cinta maya
Bab 9


__ADS_3

Mereka berdua layaknya seorang ABG yang lagi kasmaran tapi terhalang jarak. Meskipun tidak bertemu dan terhalang jarak dan waktu. Heessseeehhh bahasanya... LDR.....


Malam itu Sandi calling Maya lewat vedeo call. Namanya Sandi anak yang pendiam, video call nya malu-malu kucing gitu.


clinting....clinting... Suara HP Maya...


melihat yang video Call Sandi langsung diterima karena sama-sama kangen.


Sandi : (Senyum manisnya keluar) Hey May, apa kabarnya?


Maya : Kabar baik San, maaf ya gue jarang kasih kabar soalnya nhebut ni tugas-tugas gua...Haadduuuhhh pusing.... ( menggeleng-gelengkan kepala)


Sandi : "Santai aja May, gua yang salah juga jarang chat kamu."


Maya & Sandi : (Dengan bersamaan menjewer telinga ala anak SD yang kena sanksi) "Maaf.."


Maya : "Kamu gak salah, gue yang salah"


Sandi :"gue juga yang salah, kalau kamu gak ngasih kabar gue maklumi karena kamu pasti sibuk udah pasti itu..."


Maya : "Saling memaafkan aja yaak, sama-sama dan makasih atas pengertiannya."

__ADS_1


Sandi : "Sama-sama juga. Ngomong-ngomong kamu ndak sibuk kah? Sorry gue ganggu malam kamu!"


Maya :Sama sekali mdak ganggu kok malah seneng banget karena sebenarnya gua tuuuhhh...."


Sandi : "Kangen gue kan...hayo ngaku... Sama kok gue juga kangen"


Maya : "PD banget,,, tapiiii... bener juga siihhh...."


Sandi : "Udah malam, kamu tidur yaakk cantik!"


Maya : "Kamu juga tidur, makasih atas segala perhatiannya. daa..."(melambaikan tangannya)


Sandi : "Gue sayang kamu.."(dengan nada berbisik)


Enak yaak gaes, cobak pasangan kita kayak dinovel-novel gini jelas gak bakalan gue lebasin seumur hidup. Bener gak readers...


Malam ini dijalani Maya dengan senang berflowers-flowers hatinya mendapat kata sayang.Maya harap mimpi nanti sangat indah dan tak akan terlupakan dengan Sandi.Sandi pun bahagia karena bisa memastikan keadaan Maya yang kelihatannya sehat-sehat.


Maya pun tidur nyenyak dan ternyata mimpi yang diharapkannya itu tidak kesampaian. Maya mimpi sangat buruk dan mimpi itu seperti kenyataan.


Maya bermimpi usaha papanya itu bangkrut total dan otomatis keliarganya jatuh miskin. Lebih parahnya, papa Maya memiliki hutang pada seorang tuan terkaya dengan jumlah yang tidak sedikit yaitu milyaran. Karena sudah bangkrut dan jatuh miskin tidak bisa melunasinya. Tetapi si tuan itu memiliki syarat, yaitu menyerahkan anaknya sebagai istri ke-10 dan terakhirnya. Bayangkan, istri ke-10. Dasar hidung belang.

__ADS_1


Dengan berat hati mama dan papa Maya pun menyetujui karena hanya jalan itu mereka lolos dari jeratan hutang milyaran itu dan tidak lagi dikejar-kejar hutang.


seketika itu Maya dijemput diJogja dan dibawa ke luar negeri agar Maya tidak bisa kabur. Karena papanya tahu kalau Maya pasti masih berhubungan dengan Sandi.


Maya dipaksa untuk ikut papanya ke luar negeri tanpa memikirkan bagaimana kelanjutan kuliahnya. Tanpa persetujuan Maya, Maya pun bertanya-tanya mengapa harus mendadak keluar negeri dan membawa semua barang-barangnya. Apa kita mau pindah keluar negeri, bagaimana kuliah Maya. Mama Maya hanya terdiam dan menganggukkan kepalanya saja. Dengan cepat dan singkat langsung sampai di NewYork. Sampai disebuah apartemen mewah milik Si tua bangka itu dan Maya sekali lagi tak tau itu milik siapa yang Maya tau hanya ada mama dan tiba-tiba ada wardrop dengan membawa gaun cantik. Maya pun di Make Over dan berubah menjadi sangat cantik dan anggun. Dengan segera Mama Maya menggandeng menuju sebuah gedung pertemuan yang sudah lengkap dengan isi dan tamu undangannya serta hidangan yang enak lezat. Maya pun sekarang mengerti, dia akan dijodohkan tapi tak tau dengan siapa. Seketika Maya meronta-ronta dan menangis dipelukan mamanya. Tapi mamanya tetap bersih keras membawa Maya keruangan itu. Dan iya, Si tua bangka itu udah menunggunya dengan tidak sabar.Maya hanya bisa menangis dan bertanya-tanya mengapa Maya dinikahkan dengan si tua bangka ini, apa yang terjadi sebenarnya. Tidak mungkin Papa dengan sengaja menikahkan Maya dengan si tua itu, karena Maya anak semata wayangnya.


Setelah sampai dan duduk disamping situa dan didepan penghulu. Si tua itu langsung mencolek janggut manisnya Maya dan sontak Maya mengibaskan tangan yang sudah mengerut itu.


Ijab qobul berjalan dengan lancar dan Maya sekarang menjadi istri si tua bangka itu. Malam yang tidak diinginkan oleh Maya pun tiba. Rasanya dia ingin melarikan diri tapi apalah daya didepan sudah ada bodyguard yang siap menerkam Maya jika Maya kabur. Maya duduk ditepi ranjang dan Maya mendengar suara sepatu berbunyi sepertinya itu si tua bangka yang mau masuk kamar. Semakin mendekat suara itu semakin membuat Maya bener-bener takut bercucuran keringat.DAN....


TIIIDDAAAAKKKK......!


Syukurlah itu hanya mimpi buruk dan gue tidak mau mengingatnya lagi karena itu benar-benar menakutkan.


Tok...Tok...Tok....


"May, kamu belum bangun? Kamu ndak kuliah kah?" Teriak tante dari balik pintu kamar.


"Iya tan... Ini lagi siap-siap bentar lagi turun." Sambil melihat jam ternyata sudah jam 10 siang.


Betapa buruknya mimpi Maya sampai membuat Maya bangun terlalu siang.

__ADS_1


Selanjutnya Maya memilih untuk tidak mengingat-ingat mimpinya itu dan menjalankan aktivitasnya sehari-hari seperti biasanya.


__ADS_2