Cinta maya

Cinta maya
Bab 15


__ADS_3

Mereka pulang tengah malam karena dilanda macet disebabkan ada kecelakaan. Sampai dihotel, Arman membuat siasat yang nakal. Kali ini Arman meminta imbalan aja pada Maya karena sudah memberi kejutan yang dia inginkan. Sampai kamar Maya merebahkan tubuhnya disofa. Setelah beberapa menit bersantai disofa Maya memutuskan untuk Mandi dan langsung tidur saja. Dibalik itu, Arman membongkar barang-barang yang telah dibelinya tadi. Mencari lingeria agar Maya memakainya malam ini. Arman mencoba masuk kamar mandi tapi pintu selalu dikunci dari dalam.


Tookk...Tookk...Toookkk....


Maya :"Hhhhmmmm...."


Arman :"Buka pintunya, aku mau ngasih pakaian ini!"


Maya :"Aku sudah bawa baju."


Arman :"Tapi suamimu memerintahkanmu memakai pakaian ini ! Cepat buka !" (dibalik pintu kamar mandi sambil menggedor)


Maya :"Apa sih?" (membuka pintu sedikit hanya kepala yang keluar).


Arman :"Pakai ini ! Kalau kamu pakai ini akan aku kasi kejutan ! Kalau ndak.... Tau sendiri akibatnya !" (seru Arman memberi lingeria itu sambil membalikkan badan).


Maya menerima lingeria itu. Setelah selesai mandi, Maya mencoba lingeria itu. Sungguh membuat Maya risih dan malu.


Pakaian apaan ini ! Sungguh tak bermoral banget jika aku memakainya didepan pria itu. Tapi... jika aku tak memakainya apa yang akan dia lakukan nanti. Dia bisa melakukan hal apa saja sesuai keinginannya.


Maya mulai bimbang gara-gara pakaian itu. Dia takut terjadi apa-apa pada keluarganya. Karena Arman bisa melakukan hal apa saja yang bisa membuat Arman puas. Tentu saja, karena Arman orang kaya banyak uang pula. Ada fulus semua mulus.


Akhirnya Maya memilih untuk tidak memakainya. Maya memilih memakai piyama tebal karena cuacanya lagi dingin. Apapun konsekuensinya akan ditanggung Maya nanti.


Keluar kamar mandi Maya terkejut karena depan pintu sudah ada Arman yang mungkin sedari tadi menunggu Maya keluar dengan membawa sebungkus apa itu Maya tak tau dan menanti menyaksikan Maya memakai lingeria itu.


🏡🏡🏡🏡CCEEEEKLLEEEKK....🏡🏡🏡🏡


Arman : "Lama banget Mandinya, kirain ketiduran. Kenapa ndak dipakai? Kamu sudah siap akan konsekuensinya kamu langgar ! Okk..." (sambil mengibaskan tangan yang membawa sekotak barang).


Maya :"Pakaian itu sangatlah tidak cocok untukku, aku tadi udah bener-bener nyobak." (tertunduk lesu)


Arman :"Aku yang membelinya, kamu tidak menghargai pembelianku ? Aku ingin sekali melihat kamu memakainya istriku !" (menghampiri Maya dan mencolek dagu Maya)


Arman :"Pakailah cepat !" (Dengan nada keras)

__ADS_1


Sontak membuat Maya kaget dan ketakutan. Maya pun menuruti permintaannya. Segera membalikkan badannya masuk kamar mandi dan memakai pakaian aneh itu.


Maya keluar dengan wajah tertunduk malu, Maya tak berani memandang wajah Arman. Tak tau ekspresi apa yang muncul diwajah Arman melihat Maya begitu seksi memakai lingeria.


Arman nampak tersenyum puas melihat tubuh seksinya Maya. Arman langsung menghampiri Maya dan menggendongnya ke ranjang. Tentu saja hal itu membuat jantung Maya berdegup kencang. Apa yang terjadi selanjutnya pada dirinya.


Arman menidurkan Maya diranjang dan memberi sekotak yang berisi Iphone 11 gold tadi tepat di dada Maya. Maya menutupi tubuhnya dengan selimut tetapi selimutnya segera dikibaskan oleh Arman.


Maya :"Apa ini ?" (tanya Maya heran)


Arman :"Sudah buka saja sayang, aku membelinya khusus untukmu." (Pandangan Arman tak lepas sedetikpun ke Maya.)


Arman : Sungguh pemandangan yang menakjubkan ! (dalam batin)


Maya :"Jangan memandangku seperti itu risih aku ! Kalau gak aku lepas nih baju !" (Sambil fokus membuka bungkus kotak)


Setelah berhasil buka, Maya terkejut dan senang.


Maya :"Benarkah ini untukku?"


Arman :"Tentu saja ini untukmu karena kamu sudah bersedia memakai pakaian ini untukku meskipun ku tau kamu terpaksa."


Arman :"Simpan phonselmu ini ! sekarang layani aku sebagai gantinya !" (Membisikkan ketelinga Maya)


Maya :Gglleekkk... Buka sendiri saja, aku siap, karena tak mungkin kamu memakainya dengan keadaan ku saat ini yang sedang haid. (batin Maya)


Maya :"Mainkan sendiri aku akan menikmatinya !" (bisik Maya kepada Arman)


Tentu saja membuat Arman melayang dan tanpa pikir panjang segera beraksi. Membuka pakaiannya trrlebih dahulu yang sontak membuat Maya geli dan menutup wajah dengan tangan karena siadiknya sudah berdiri dan mengeras.


Maya pasrah akan keadaan ini walaupun batinnya tak trima, ini semua demi kelancaran tujuannya merebut hartanya Arman. Toh Maya sekarang lagi haid.


Maya membiarkan Arman membuka pakaiannya satu per satu tiba saatnya dan...


Arman :"Apa-apaan ini? Kenapa kamu gak bilang?" (Melihat Maya yang sedang haid yang hal itu membuat adiknya tertidur pulas)

__ADS_1


Batin Maya tersenyum puas melihat Arman marah dan kecewayang gagal meluapkan nafsunya.


Maya :"Kamu kan tau tadi aku yang nyuruh bodyguard kamu untuk beli ********."


Arman :"Aaahh..sudahlah...Tidur kamu !"


Dasar kau bodoh Arman, kenapa kamu lupa kalau tadi pagi kamu melihat sekantong kresek ********.


Maya :"Aku tak bisa tidur dengan perut kosong..!" (ucap Maya lesuh)


Selesai mereka berpakaian, Petugas hotel masuk membawa banyak makanan dan minuman beralkohol yang dipesan Arman.


Selesai meraka makan, Arman menyuruh Maya untuk tidur sedangkan dia mabuk-mabukkan gak jelas. Frustasi karena nafsunya gagal tak terluapkan. Jam menunjukkan pukul 3 pagi Arman baru selesai minum dan terkapar tak sadar diri disofa.


Maya tak bisa tidur malam itu. Memikirkan Sandi dan Mama Papanya. Sudah lama Maya tinggal disini. Maya ingin pulang ke Indonesia. Besok pagi Maya akan meminta Arman agar kembali ke Indonesia. Maya berharap semoga Arman mengabulkan permintaannya.


Sampai pagi Maya memainkan phonsel barunya. Mau menghubungi Sandi tapi tak tau nomornya. Akhirnya Maya menghubungi Mamanya, Maya dapat dari phonselnya Arman. Dan tak sengaja membaca pesan-pesan Arman bersama mama Maya.


Maya bener-bener tak menyangka kalau Mamanya serendah itu demi uang. Maya baru tahu, ternyata selama ini mama sering keluar bersama laki-laki hidung belang. Dan iya, mamanya juga pernah tidur sama Arman. Bener-bener membuat hati Maya remuk dan pecah saat membayangkannya.


Bagaimana kondisi papanya sekarang, apa papa sudah mengetahui semua ini?


Maya memutuskan untuk menelpol mamanya. Dan langsung diterima, tetapi suara yang pertama kali didengar Maya hany bising-bising seperti diclub dan suara laki-laki pasti si hidung belang. Maya langsung mematikan panggilannya.


Tangis Maya pecah, mengingat nasib yang menimpanya sekarang, kelakuan mamanya , dan bertanya-tanya seperti apa nasib papanya sekarang.


*Maya memang anak yang tak berguna, Maya anak durhaka, Maya anak pendosa. Hikk...Hiikk...Hiikk... Sandi.... Jikalau ada Sandi, mungkin kejadiannya tak akan jadi seperti ini. YaAlloh...🀲 ampuni segala dosa Maya, ampuni segala dosa mama dan juga papa Maya.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


**NB :


MARHABAN YA RAMADHAN....


AUTHOR MINTA MAAF YANG SETULUS-TULUSNYA JIKA AUTHOR ADA SALAH KATA.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE πŸ‘ DAN VOTE cerita ini πŸ™πŸ™πŸ™


TERIMA KASIH😊***


__ADS_2