
Malam hari nya di kediaman rumah cinta, rindu menemui orang tua nya di ruang kerja papanya.
"Bagaimana rindu"? tanya diana ketika rindu baru masuk ke ruang kerja papa nya
"aku sudah ketemu sama dia,dia juga tampan ma, dia sih setuju mau menikah dengan cinta, tapi dia punya syarat ma ,pa" kata rindu lesu
"syarat apa"? tanya danu
"Separo dari harta ini" jawab rindu
"kita yang capek-capek selama ini ,seenak nya saja dia mau minta separo" ucap danu marah
"beri dia penawaran lain rindu" suruh diana
"dia cuma minta itu ma, " ucap rindu
"kita setujui aja dulu keinginan pemuda itu " putus danu
"Tapi pa " ucap diana keberatan
"yang penting dia menikah dulu dengan cinta, setelah kita mendapat tanda tangan nya baru kita bereskan mereka berdua " ucap danu tersenyum misterius
"papa memang bisa di andal kan"puji diana ikut tersenyum
"pa ada yang ingin rindu bicara kan" izin rindu
__ADS_1
"ada apa rindu"? tanya diana
"Rindu ingin menikah dengan andi" putus rindu
Diana dan danu terkejut mendengar pengakuan rindu
"Kamu gak lagi bercanda kan rindu"? tanya diana
"rindu serius ma, rindu menyukai andi" jawab rindu
"Rindu kamu pikirkan dulu lagi keputusan mu" suruh danu
"Pa keputusan rindu sudah bulat,dengan begini rindu mau buat hidup cinta hancur, dengan rindu menikah dengan andi" ucap rindu
"Rindu selama ini tahu kalau cinta sebenarnya suka sama andi" jelas rindu
"papa serahkan tugas ini sama kamu rindu" ucap danu
"sesuai dengan rencana papa" ucap rindu dengan tersenyum bangga.
"Kapan kita bisa ketemu andi dan pria itu"? tanya danu
"secepat nya pa" jawab rindu
Mereka pun keluar dari ruang kerja dan menuju ke kamar masing-masing.
__ADS_1
Sedangkan di kamar cinta
Cinta sedang mencari novel kesayangan nya di dalam tas, dia terkejut saat ia menemukan sapu tangan di dalam tas nya
"ya ampun bodoh nya aku" ucap rindu sambil menepuk kening nya
"ini kan sapu tangan pria yang ada di taman waktu itu" ucap nya lagi
"is dasar cinta bodoh,cinta-cinta kamu kan tidak tahu di mana pria itu tinggal, bagaimana kamu mau mengembalikan saputangan ini" kekeh cinta pada diri sendiri
Cinta membalikkan sapu tangan nya dan cinta terkejut ada tulisan tangan, tulisan tangan itu teramat kecil
"Leon" baca cinta
"Bukan kah waktu itu nama nya rangga ya, tapi kok di tulisan sapu tangan ini kok leon" gumam cinta sambil berpikir
"ah gak tahu juga lah cinta bingung" ucap cinta bingung
"Cinta harus gimana tuhan, apa cinta harus nuruti untuk nikah dengan orang yang gak cinta kenal, tapi cinta suka nya sama kak andi, ah cinta harus gimana" ucap cinta frustasi
"kalau cinta tidak menerima cinta di kira durhaka, kalau cinta nerima, cinta gak suka sama cowok yang akan di nikahin sama cinta, ah cinta bingung" lagi-lagi cinta berbicara sendiri
Cinta pun berguling-guling di atas kasur empuk nya, dia pun lelah dan memutuskan untuk tidur, Cinta berusaha memejamkan matanya,jam menunjukkan angka 12 malam cinta masih terjaga,
Cinta pun bangkit berdiri dan membuka jendela kamarnya, dia melihat bulan yang terlihat indah di mata nya.
__ADS_1