Cinta Menanggung Rindu

Cinta Menanggung Rindu
bab 12


__ADS_3

Di pagi hari cinta sudah berkutat di dapur, cinta sudah terbiasa bangun pagi dan menyiapkan sarapan pagi untuk semua penghuni di rumah ini.


"Pagi non cinta" sapa bi ira yang baru masuk dapur setelah membereskan pekerjaan nya


"pagi bi" jawab cinta


"non cinta masak apa"? tanya bi ira


"cinta bikin nasi goreng dengan telur dadar bi" jawab cinta sambil mengaduk-aduk nasi di wajan


"Ada yang perlu bibi bantu non"? tanya bi ira


"bibi siapin aja keperluan untuk makan nanti" jawab cinta


"iya non" jawab bi ira antusias


"makasi ya bi" ucap cinta tersenyum


30 menit kemudian


Hidangan yang di masak cinta sudah tersaji di meja makan, cuma makanan sederhana yang menggugah selera, di meja makan juga selain makanan ada juga beberapa minuman kesukaan mereka masing-masing.


Diana,Danu dan Rindu sudah duduk manis di tempat duduk mereka masing-masing untuk melakukan sarapan sebelum mereka beraktifitas di luar rumah.


Selama sarapan tidak ada yang bersuara, cuma suara , denting sendok yang beradu dengan piring.

__ADS_1


Setelah mereka sarapan


"Rindu, kapan andi bisa bertemu dengan papa"? tanya danu


"Siang ini seperti nya andi bisa pa" jawab rindu


"Nanti siang ajak andi ke bar bintang, kebetulan papa ada meting di sana " suruh danu


"Iya pa" jawab rindu


"Ada apa papa ingin menemui kak andi "? tanya cinta yang sedari diam menyimak


"Nggak usah kepo, persiapkan saja diri kamu untuk menemui lelaki yang akan menikah dengan kamu" ucap rindu ketus


"Tapi pa...."kata cinta terputus


Cinta diam dan menunduk


"Oh ya rindu jangan lupa nanti hubungi pria itu, papa ingin bertemu dengan dia" ucap danu sebelum meninggalkan ruang makan


"siap pa" jawab rindu


Cinta mendongak menatap papa nya saat pria yang berstatus papa nya memegang dagu cinta


"Dan kamu jangan coba-coba membantah atau kabur dari pernikahan ini, kalau tidak papa tidak akan segan-segan buat kamu menyesal lahir di dunia ini" ancam danu

__ADS_1


Setelah mengatakan itu danu melangkahkan kakinya akan keluar dari ruang makan,


"Kenapa papa bicara seperti itu, apa benar cinta bukan anak kandung papa"? tanya cinta sambil menangis


Danu menghentikan langkah nya, diana dan rindu menganga terkejut dengan apa yang di tanya kan cinta.


"Jawab pa, kenapa papa diam"? tanya cinta lagi


Danu menghembuskan nafas panjang.


"Pa mama sudah muak harus ber pura-pura baik selama ini" ucap diana kesal


"Kenapa tidak bilang aja si pa, sebenarnya cinta itu bukan anak kandung papa dan mama, " kata rindu emosi


cinta menggelengkan kepala sembari menangis,tidak percaya dengan apa yang di katakan rindu dan mama nya, sebelum mendengar langsung dari mulut papa nya,Namun danu masih diam, dia memejamkan mata sejenak, setelah itu danu membalikkan badan nya menghadap cinta, diana dan rindu menunggu jawaban apa yang akan di ucap kan danu, atau malah akan berbohong lagi.


"kamu mau tahu, aku ini papa kandung mu atau bukan"? tanya danu


Cinta mengangguk sembari menghapus air mata nya


"Dengar baik-baik CINTA ANGRAINI PUTRI, kamu bukan anak kandung ku" ucap danu


"papa pasti bohong" ucap cinta menyangkal sambil jatuh duduk di lantai


"itu memang kenyataan nya, kamu anak yang di lahirkan dan tidak di akui oleh papa kandung mu, dan mama mu bunuh diri karna menyesal telah melahirkan mu" ucap danu

__ADS_1


"papa pasti bohong, " ucap cinta sambil terisak


Sedangkan diana dan rindu tersenyum sinis senang melihat keadaan cinta yang menangis sesegukkan.


__ADS_2