Cinta Menanggung Rindu

Cinta Menanggung Rindu
bab 17


__ADS_3

Seorang pria duduk di sebuah mobil pajero hitam, Sedangkan di depan nya ada 2 pria yang tak lain supir pribadi nya dan asisten pribadi pria itu. pria itu tak lain dan tak bukan leon yang baru saja ke luar dari kantor danu dan menuju ke kantor "PRADANA GRUP" Kantor peninggalan kakek pradana.


"lia bagaimana dokumen itu,apa sudah kamu urus"? tanya leon


Liam menghembuskan nafas kasar


"pengacara kita yang mengurus nya" jawab liam


"Suruh frans untuk menemui ku di kantor" ucap leon


"iya nanti aku hubungi dia" ucap liam dan fokus ke layar handphone nya


"le frans siang ada pertemuan dengan klien,dia bisa nya setelah bertemu dengan klien" ucap liam


"hm"dehem leon


liam mendengus kesal dengan jawaban singkat dari leon


"liam suruh pak supir berhenti di cafe dulu" ucap leon


"pak berhenti di cafe depan"suruh liam kepada pak sopir

__ADS_1


"Baik tuan" jawab pak sopir


Sesampai di depan cafe,setelah pak sopir memarkir mobil di depan cafe,sebelum leon membuka pintu mobil


"Mau ngapain"tanya leon ketika melihat liam mau membuka pintu mobil


"mau ikut ke luar" jawab liam


"tidak perlu,kau tunggu di mobil saja" ucap leon,dia pun membuka pintu mobil,setelah menutup nya leon berjalan masuk ke dalam cafe.Sedangkan liam mencebik kan bibirnya kesal,karna tak di ajak masuk ke dalam cafe.


10 menit pun berlalu leon pun belum juga kembali dari dalam cafe liam sesekali melirik arloji yang ada di tangan nya dan melirik pintu keluar cafe,namun yang di tunggu nya tak kunjung ke luar,Akhir nya liam memutus kan untuk masuk ke dalam cafe,di dalam cafe liam mencari keberadaan leon,liam menyipitkan mata nya saat melihat leon sedang berbicara dengan seorang pria yang liam ketahui sepupu leon,liam bersembunyi di balik tembok yang tidak jauh dari tempat leon dan sepupunya yang di ketahui bernama boy.


"Yakin,dari anak buah ku yang memantau mengabarkar kan seperti itu" jawab boy mantap


"Aku ingin bertemu dengan nya" ucap leon


"Tidak sekarang," tolak boy


"kenapa, bukan kah beliau ada di pulau pribadi mu"? tanya leon


"memang benar beliau ada di pulau pribadi ku,tapi pulau pribadi ku dalam pengawasan nya" jawab boy memberitahu

__ADS_1


Liam menguping pembicaraan leon dan boy


"Apa yang mereka sedang bicara kan,kenapa tidak mengajak ku,ada apa sebenar nya ini" gumam liam


Liam buru-buru keluar dari dalam kafe setelah melihat leon dan boy berdiri dan saling berjabat tangan.Liam melihat leon keluar dari cafe dan tidak lama kemudian liam melihat seorang pria berjaket hodi berjalan tidak jauh di belakang leon,yang liam yakini itu adalah boy. Setelah leon masuk dan duduk di dalam mobil, pak sopir pun melajukan mobil nya meninggalkan cafe.


"le kenapa kau lama sekali"? tanya liam


"Tiba-tiba aku ingin minum kopi di situ" jawab leon


"Kenapa tak kau bawakan kopi untuk ku" ucap liam merajuk


"Oh aku lupa" jawab leon santai


"Apa kau bilang lupa le" ucap liam kesal


"aku pikir kau tak butuh kopi" canda leon


"Terserah kau le" ucap liam dengan wajah tertekuk


Hening mereka diam dengan pikiran masing-masing, leon yang sedang kepikiran dengan pria yang ada di pulau boy,sedangkan liam berpikir apa yang di bicarakan leon dan boy,apa ada hubungan nya dengan saksi kunci kematian kakak pradana,atau hal lain.

__ADS_1


__ADS_2