
Sesuai dengan kesepakatan kemarin, rindu dan andi tiba di kantor papa nya rindu, Setelah andi memarkir mobil nya,rindu dan andi keluar dari dalam mobil dan menuju lobi kantor,
"Siang non rindu" sapa pak satpam saat rindu dan andi tiba di pintu masuk lobi
"Hm...." dehem rindu dan berjalan dengan angkuh nya, rindu dan andi masuk ke dalam lift dan memencet tombol yang ada di dalam lift,lift membawa andi dan rindu di lantai 30, Setelah pintu lift terbuka rindu dan andi keluar dari dalam lift dan menuju ruangan direktur. sesampai di ruangan rindu langsung masuk tanpa mengetuk pintu dahulu, Rindu diam mematung saat melihat pemandangan di depan nya,papa nya sedang berciuman mesra dengan sekertaris nya, ke dua orang yang sedang berciuman menghentikan kegiatan nya, papa rindu membetulkan letak dasi nya , sedangkan sekertaris nya ke luar dengan wajah tersenyum, seolah tidak terjadi apa-apa,Ingin sekali rindu menarik rambut wanita itu dan menampar nya karna sudah berani merayu papa nya,tapi rindu harus jaga image di depan andi.
"Kenapa tidak kau ketuk dulu rindu"? tanya danu kesal melihat rindu nyelonong masuk tanpa mengetuk pintu
"maaf pa" ucap rindu terpaksa sambil masuk ke dalam ruangan dan duduk di salah satu sofa yang ada di ruangan papa nya
"Di mana andi..."? tanya danu setelah duduk fi sofa yang ada di depan rindu
"Lagi di toilet," jawab rindu " untung andi gak melihat kelakuan papa yang seperti itu" ucap rindu kesal dengan tangan bersedekap di depan dada
"Maka nya lain kali ketuk dulu pintu nya" suruh danu. "untung papa cuma berciuman, kalau papa sedang melakukan hal lebih" ucap danu tanpa bersalah
Rindu melotot dengan apa yang di ucap kan papa nya
"Papa kenapa khianati mama"? tanya rindu emosi
"lebih baik tidak usah ikut campur urusan papa, dan kalau mama kamu sampai tahu,papa tidak akan merestui kamu dengan andi" ancam danu
__ADS_1
Tiba-tiba pintu ruangan terbuka. rindu dan danu melihat andi yang baru masuk .
"Maaf om, saya ke toilet nya lama" ucap andi yang baru masuk ruangan danu
"Tak apa andi, ayo dilakan duduk" suruh danu
Andi duduk di samping rindu
"Ada yang ingin saya sampaikan pada om" ucap andi
Danu pura-pura mengernyitkan kening nya
"Saya berencana ingin menikahi rindu secepat nya om" lanjut nya
"Saya yakin om dengan keputusan saya untuk menjadikan rindu istri saya" ucap andi mantap
"Kalau hal itu saya serahkan kepada rindu, " ucap danu "Bagaimana rindu"? tanya danu kepada rindu
"Rindu mau pa" jawab rindu malu-malu
"Oke karna rindu sudah setuju, kapan kamu membawa orang tua mu ke rumah kami"? tanya danu
__ADS_1
"Besok malam om saya akan datang bersama keluarga saya untuk melamar rindu secara resmi" jawab andi
"kami akan tunggu kedatangan kamu beserta keluarga mu" ucap danu
"oh ya bagaimana usaha papa mu"? tanya danu basi-basi
"Usaha papa baik-baik saja om" jawab andi. "Dan sekarang kami masih mau mengerjakan proyek baru lagi om" bohong andi
"Bagus, apa butuh dana tambahan"? tanya danu
"Untuk hari ini belum om, tapi besok kita tak tahu" jawab andi
"Kalau butuh bantuan dana bilang sama om" suruh danu
"pasti om" jawab andi dengan tersenyum lebar
Tiba-tiba pintu ruangan danu di ketuk
"masuk" suruh danu
Danu,rindu dan andi melihat seorang pemuda yang baru saja masuk setelah sekertaris danu membuka pintu dan menutup kembali pintu itu.
__ADS_1
Andi terkejut dengan kedatangan sosok pemuda itu