Cinta Menanggung Rindu

Cinta Menanggung Rindu
bab 18


__ADS_3

Sesampai di kantor "PRADANA GRUP" Mobil yang di naiki oleh leon tiba di depan pintu masuk gedung kantor dan berhenti di depan nya,Leon pun ke luar dari dalam mobil dab masuk ke dalam kantor,dengan di ikuti liam di belakang nya,Leon melangkah masuk dan jangan lupakan tatapan mata nya yang tajam.Semua karyawan kantor yang berada di lobi menunduk hormat ke pada nya, semua karyawan yang ada di lobi menghembuskan nafas lega saat bos dan asisten pribadi nya menghilang di balik pintu lift.Pintu lift terbuka leon dan liam tiba di lantai 40 di mana ruangan ceo berada,saat ke luar dari lift sekertaris leon menghampiri nya.


"Maaf pak leon,Di dalam ruangan bu iren sedang menunggu"ucap sekertaris yang bernama naura menunduk kan kepala nya


"Hm...."Dehem leon,


Leon dengan langkah lebar masuk ke dalam ruangan nya setelah liam membuka pintu ruangan leon,Leon langsung duduk di kursi kebesaran nya,Sedangkan liam setelah menutup pintu dia berjalan ke arah leon dan berdiri di belakang leon duduk.Iren yang melihat leon sudah datang dia menampilkan senyum termanis nya,dan melangkah mendekati leon dan duduk di kursi yang ada di depan leon.Iren adalah adik tiri leon,


"Ada apa kamu kemari iren"? ketus leon


Tidak lama kemudian seorang wanita yang sudah tidak muda lagi ke luar dari ruangan pribadi leon wanita itu adalah desi ibu tiri leon,Desi pun menuju di kursi kosong di sebelah iren.


"Ngapain anda masuk ke ruangan pribadi saya tanpa izin"?tanya leon dengan kesal


"Aku cuma mau numpang ke toilet" jawab desi


"Ada apa anda kemari"? tanya leon dingin

__ADS_1


"Ada hal yang ingin aku sampai kan," ucap desi "Bisakah kau suruh budak mu untuk ke luar dari sini"ucap desi lagi dengan melirik liam dengan sinis


"Kenapa"? tanya leon


"mom tak nyaman dengan tatapan nya" jawab desi


"Anggap saja dia tak ada" ucap leon dingin dan menyandarkan punggung nya di kursi kebesaran nya


Desi mendengus kesal,bisa-bisa nya leon membiarkan asisten pribadi nya mendengar hal yang penting menurut nya.


"kalau tidak ada hal yang penting silakan anda keluar aku masih banyak kerjaan" ucap leon


Leon tersenyum sinis


"Anda bukan momi ku" jawab leon


"Tapi aku ini istri papa kamu" ucap desi kesal

__ADS_1


"Anda memang istri papa saya,tapi anda bukan ibu saya, jadi jangan pernah mengatur hidup saya" ucap leon dingin,leon pun melihat liam yang ada di belakangnya dan memberi code ke pada liam, liam pun paham dengan code dari leon


"Pintu ke luar nya ada di sana" ucap liam menunjuk pintu keluar


Desi melotot ke arah liam,Sedangkan liam tersenyum mencemooh dengan tatapan desi,Iren membisikkan sesuatu ke arah desi


"Ma ayo cepat bilang " bisik iren


"Lihat kacung setia yang ada di belakang nya, rencana kita bisa gagal kalau ada dia" bisik desi


iren mengerucutkan bibir nya kesal


"Kapan kamu pulang ke mansion"? tanya desi akhir nya


Leon mengerutkan kening nya


"Papa kamu ingin bertemu" ucap desi

__ADS_1


"Aku sibuk,tidak tahu kapan pulang ke mansion" ucap leon acuh tak acuh


Desi menghembuskan nafas kasar,Dia tahu memang susah membujuk anak tiri nya,apa lagi hubungan antara ke dua nya tidak pernah akur,leon meninggalkan mansion sejak kematian kakek pradana dan ibu kandung leon, Desi dan iren pun ke luar dari kantor leon dengan sia-sia,


__ADS_2