
Setelah cinta menyelesaikan makan nya,
cinta pun meletak kan piring kotor di atas meja
"Beri tahu cinta bi, apa yang bibi ketahui tentang cinta" suruh cinta
Sebelum bi ira cerita bi ira menghembuskan nafas nya sejenak,baru saja bi ira mau cerita,
tok...tok...tok...
Pintu kamar cinta di ketuk
"Cinta..." panggil diana
"Iya ma " jawab cinta dari dalam kamar
"Buka pintu nya mama mau bicara" suruh diana
Cklek
pintu kamar cinta terbuka
"masuk ma" suruh cinta
Diana dan danu masuk ke dalam kamar cinta, setelah diana dan danu duduk di tepi ranjang kamar cinta
"bibi permisi non, tuan, nyonya" pamit bi ira
Diana dan danu mengangguk,Sebenarnya cinta keberatan bibi keluar dari kamar cinta,tapi mau gimana lagi tidak mungkin cinta melarang bibi untuk tidak keluar dari kamar cinta.
"Mama dan papa mau bicara apa"?tanya cinta
"Begini cinta...." kata diana terputus
__ADS_1
"Apa mama mau bilang kalau cinta dan rindu bukan saudara kandung " tebak cinta cepat
"Kamu anak mama dan papa" elak diana
"papa cuma mau bilang sebentar lagi ulang tahun kamu yang ke 22 thn, dan itu tanda nya kamu akan papa dan mama mau menjodohkan " terang danu
"Tapi pa cinta belum siap" tolak cinta
" papa tidak butuh penolakan cinta" tegas danu
Setelah mengatakan itu danu dan diana keluar dari kamar cinta, sebelum diana menutup pintu kamar cinta
" Pikirkan itu baik-baik cinta" ingat diana
Diana dan danu ke kamar mereka
setelah berada di dalam kamar
"Pa, Siapa yang mau kita nikahkan dengan gadis sialan itu" ?tanya diana
"Dan pasti nya jangan sampai pria itu tau tentang warisan cinta" ucap diana
"mana mungkin pria itu tidak tahu ma, kita juga minta bantuan suami cinta untuk minta tanda tangan cinta" jelas danu
"Pa,mama ada ide" ucap diana
"Ide apa ma"? tanya danu
"Kita cari lelaki yang miskin , yang membutuhkan banyak uang" jelas diana
"Besok kita cari lelaki miskin itu ma" ucap danu
Rindu tidak sengaja mendengar pembicaraan kedua orang tuanya
__ADS_1
tok...tok...tok...,
rindu mengetuk pintu ke dua orang tuanya, hening tidak ada jawaban, sedangkan diana dan danu saling pandang
"Ma ini rindu" ucap rindu
diana dan danu bernafas lega
Cklek
"Masuk sayang " suruh diana setelah pintu di buka
Setelah rindu masuk diana menutup pintu
"Ma aku tidak sengaja mendengar pembicaraan mama dan papa mengenai lelaki yang akan di bayar untuk menjadi suami cinta"? tanya rindu
"Iya benar rindu, "jawab diana
"ngapain mama repot-repot ngurusin pernikahan anak pungut itu"? tanya rindu kesal
"kamu mau kita jatuh miskin"? tanya balik danu
"maksud papa "? tanya rindu balik pula
"Kalau di usia rindu 22 belum menikah, semua harta yang selama ini kita nikmati, akan jatuh ke panti asuhan" jelas diana
"Apa ma , jadi selama ini harta yang kita miliki milik cinta"? tanya rindu terkejut dengan apa yang di dengar
"Iya rindu,ini semua milik cinta" jawab danu
"Pa biar rindu yang mencari suami buat cinta" kata rindu
"jadi, kamu mau bantu mama dan papa untuk mencarikan suami bayaran buat cinta" ? tanya diana
__ADS_1
"Serahkan semua kepada rindu ma,urusan cinta" ucap rindu dengan tersenyum misterius