Cinta Menanggung Rindu

Cinta Menanggung Rindu
bab 5


__ADS_3

Setelah hartono pergi


"Bagaimana ini pa" ? tanya diana


"papa juga pusing ma" jawab danu sembari memijat pelipisnya


"Ayo dong pa berpikir" suruh diana


"mama tidak mau harta yang selama ini jadi milik kita jatuh ke tangan anak itu apa lagi ke panti asuhan pa" kata diana penuh emosi


"Mama pikir papa juga mau apa" kesal danu


Cklek ....pintu kamar cinta terbuka, diana dan danu menoleh ke arah cinta


"Lo pa,ma pak hartono mana"?tanya cinta


"Beliau sudah pulang" jawab danu


"ooh...,ma, pa ada yang mau aku tanyain ke mama dan papa" izin cinta


"Mau tanya apa kamu"?tanya diana


"Apa benar kalau cinta dan rindu bukan saudara kandung"?tanya balik cinta dengan menundukan wajah nya


Bukan nya menjawab,diana dan danu saling berpandangan terkejut dengan apa yang cinta tanyakan.


"Kata siapa cinta"?tanya diana


"Aku yang ngomong " jawab rindu tiba-tiba datang


"Kamu bicara apa rindu" tegur diana dengan mata melotot


"Emang itu ke....."

__ADS_1


"Diam....."bentak diana


"kan mama sama papa yang ....."


"Diam rindu..."bentak danu


Rindu pun berlari menaiki anak tangga


"Apa benar ma pa"? tanya cinta


"Rindu pasti asal ngomong cinta" kata diana


"Sebaik nya kamu masuk kamar cinta" suruh danu


"Tapi pa.."kata cinta terputus melihat danu melotot


Cinta pun masuk ke dalam kamar,cinta duduk di atas kasur nya merenung, dan memikir kan ucapan rindu, dari kecil mereka selalu di beda-bedakan,pernah ada acara sekolah pembagian raport,cinta selalu di dampingi sama bibi yang bekerja di rumah mereka,sedangkan rindu di temani sang mama.


pernah sekali kelas 2 smp dimana rindu berkelahi dengan salah satu siswi dan di limpahkan kesalahan itu kepada cinta, sehingga cinta di skorsing.Cinta pun menghembuskan nafas secara perlahan


Tok...tok...tok...


"Siapa"?tanya cinta


"Bibi non" sahut bibi


cklek ,cinta membuka pintu


"masuk bi" suruh cinta


bibi pun masuk dengan membawa nampan berisi makanan


"Non cinta pasti belum makan" kata bi ira

__ADS_1


"makasih bi ira" kata cinta tulus


bi ira meletak kan nampan berisi makanan di atas meja


"Bi boleh cinta tanya " izin cinta


"Mau tanya apa non" ? tanya bi ira


"Bi apa aku bukan anak kandung mama"? tanya cinta sendu


Bi ira diam


"Non cinta bicara apa" kata bi ira gugup


"pasti bibi tau sesuatu tentang keluarga cinta"


"non sebaik nya makan dulu" suruh bi ira


" bibi kebelakang dulu masih ada banyak kerjaan" alasan bibi


"Bi,cinta ingin tahu" desak cinta menggenggam tangan bi ira


Bi ira terdiam sembari melihat non cinta yang memohon


"Apa ini sudah saat nya non cinta tahu" pikir bi ira bicara di dalam hati


"Bi plis...." mohon cinta


bi ira melepas genggaman tangan cinta, dan dia melangkah menuju pintu,setelah memastikan aman bi ira pun menutup pintu kamar cinta dan mengunci nya, cinta yang melihat menarik nafas lega , karena cinta pikir bi ira akan meninggalkan nya dan tidak ingin bercerita,Setelah itu bi ira duduk, cinta pun duduk di samping bi ira


" Non cinta makan dulu ya" suruh bi ira


"Tapi bi"

__ADS_1


"bibi janji setelah non cinta makan bibi akan cerita" janji bi ira


Cinta pun makan dengan lahap, Bi ira tersenyum dan membelai rambut cinta.


__ADS_2