
Di sebuah cafe , rindu sedang duduk gelisah menunggu seseorang, ia kerap kali melihat jam tangan yang melingkar di tangan nya, tidak lama kemudian seorang pria datang menghampirinya
" Maaf lama menunggu" kata pemuda itu
Rindu sempat terpana dengan ketampanan pemuda itu,
"boleh juga ni cowok, tapi sayang miskin" ucap rindu dalam hati
"Duduk " suruh rindu
pemuda itu pun duduk di depan rindu
"gue gak punya banyak waktu, cepat katakan apa yang ingin kamu sampaikan,"ucap pemuda itu dingin
"Gue harus panggil elo siapa"? tanya rindu
"leon " kata leon dingin
"gue rindu" kata rindu
"elo cari gue ada apa"? tanya leon dengan nada dingin
"Gue denger dari sahabat gue, elo pria bayaran"? tanya rindu
"iya benar" jawab leon
"Gue ada kerjaan buat lo" ucap rindu
"kalau kerjaan nya menguntungkan buat gue dan bayaran nya cukup tinggi, " terang leon
"Kerjaan nya gampang,kamu cukup menjadi suami saudara gue....
"kamu gila....,"kata leon terkejut
__ADS_1
"dengerin dulu penjelasan gue," ucap rindu
"Elo gak baca tentang apa aja pekerjaan gue"? tanya leon
"iya gue udah baca,"
"kalau elo udah baca kenapa nyuruh gue nikahin saudara elo" ketus leon
"ih maka nya dengerin dulu, ini juga akan menguntungkan elo" ucap rindu
"menguntungkan gue"? tanya leon mengurutkan kening nya
"Setelah elo minta tanda tangan sepupu gue, dan semua harta jatuh ketangan orang tua gue, elo terserah mau elo ceraian dia atau elo mau jual dia kita udah gak peduli" terang rindu
"Cari aja orang lain" tolak leon
Leon pun bangkit berdiri ingin meninggalkan rindu, sebelum leon pergi
"Dua kali lipat bayaran elo" kata rindu
"harta itu kita bagi 2" putus leon akhir nya
Sedangkan rindu terkejut dengan permintaan leon
"Apa elo gila"kaget rindu
"Terserah, kalau elo mau bagi harta elo sama gue, gue akan bantu kuasai harta saudara elo" jelas leon
"Kalau elo gak mau cari aja orang lain" ucap nya lagi
"Gue akan bicarakan permintaan elo kepada orang tua gue" putus rindu
"Kabari gue secepat nya" kata leon
__ADS_1
leon pun tersenyum misterius tanpa sepengetahuan rindu.
Setelah rindu memanggil pelayan dan membayar minuman, rindu pun keluar dari dalam kafe, menuju di mana mobil nya terpakir, sebelum rindu masuk ke dalam mobil seseorang pria memanggil nya,
"Rindu...." panggil pria itu
Rindu pun menoleh dia terkejut ternyata andi yang memanggil nya
"eh andi " panggil rindu salah tingkah
"Kebetulan kita bertemu disini, ada yang ingin gue katakan" kata andi
"Ada apa di"? tanya rindu
"Kita masuk dulu yok ke kafe" ajak andi
Rindu dan andi berjalan beriringan masuk ke dalam kafe, sesampainya di dalam kafe rindu dan andi duduk,tidak lama kemudian pelayan kafe datang menghampiri, setelah mereka memesan makanan dan minuman , pelayan itu pun pergi.
"Di soal ucapan ku kemaren, anggep aja kamu gak dengar" ucap rindu
"maka dari itu aku mau tanya soal ucapan kamu yang waktu kemaren" kata andi
"Aku tau diri kok di, aku gak pantes untuk cinta sama kamu, aku minta maaf atas apa yang aku ucapkan" pura-pura rindu menyesal
"dan aku tahu kalau kamu selama ini suka sama cinta , saudara aku " ucap nya lagi
"kamu gak perlu minta maaf du" ucap andi
"aku memang selama ini suka sama cinta, tapi aku sadar , setelah kamu mengucapkan cinta ke aku, aku pun merasakan hal yang sama ke kamu" kata andi memegang tangan rindu dan mengecup punggung tangan rindu
" Jadi kita pacaran "? tanya rindu
Andi mengangguk, rindu memeluk andi
__ADS_1
tanpa sepengetahuan rindu andi tersenyum misterius