Cinta Menanggung Rindu

Cinta Menanggung Rindu
bab 19


__ADS_3

di sebuah kafe yang tidak jauh dari kantor leon,Desi dan iren duduk santai di cafe itu sembari mengawasi leon yang sedang ada di gedung kantor itu,supaya kalau leon pergi mereka bisa mengikuti dan mencari tahu di mana sekarang leon tinggal,karna anak buah nya tidak bisa di andal kan.


"Ma kenapa mama tidak berkata terus terang saja sama kak leon atas kedatangan kita" ucap iren kesal sembari mengerucutkan bibir nya


"Apa kamu tidak lihat tadi tatapan asisten pribadi nya kepada kita" ucap desi ikut kesal


"mama takut sama manusia tak berguna itu"? tanya iren


"Siapa juga yang takut sama dia,mama gak mau aja kalau rencana kita di ketahui sama jongos itu" jawab desi sesekali melirik kantor leon yang ada di depan cafe tempat mereka duduk


"Terus kenapa mama bertanya tentang tadi ke kak leon"? tanya iren


"Kamu pikir,dengan cara seperti itu nanti nya dia pulang melihat keadaan papa nya" jawab desi menyunggingkan senyum nya,


"Mama memang pintar deh" puji iren


"Maka nya punya otak di gunakan jangan cuma tahu nya belanja saja dalam pikiran mu" ucap desi


"Ih mama ma " ucap iren kesal mengerucutkan bibir nya. " ma,ini kan waktu nya papa minum obat" ucap iren mengingat papa tiri nya memang jam segini minum obat,


"Iya hampir saja mama lupa" jawab desi dan mengeluarkan handphone nya,Menelphone seseorang,Setelah selesai menelphone desi tersenyum menyeringai.


******

__ADS_1


Sedangkan cinta di dalam kamar sudah memantap kan hati nya untuk menerima pernikahan ini,cinta memiliki suatu rencana


"Aku harus bertemu dengan pria itu" ucap cinta dalam hati


Cinta pun keluar dari dalam kamar dan menuju ke kamar danu dan diana yang ada di lantai 2,Sesampai di depan pintu kamar diana dan danu


Tok.....Tok....Tok...." ketuk cinta


Cklek. ,pintu kamar diana dan danu terbuka


"Ada apa"? tanya diana


"cinta ingin bertemu sama papa" jawab cinta


"Pa cinta udah tahu semua kalau mama dan papa bukan orang tua kandung cinta,"ucap cinta


"Terus kalau kamu udah tahu mau apa"? tanya diana


"Cinta masih bisa manggil papa dan mama" izin cinta


"Ya tak masalah,Asalkan kamu set...."ucap danu terputus


"Cinta bersedia menikah dengan pria pilihan papa" jawab cinta mantap

__ADS_1


"bagus" ucap danu tersenyum senang


"Cinta punya syarat pa" ucap cinta


"Syarat..." ucap danu mengerutkan kening nya,begitu pula dengan diana


"Sebelum cinta menikah,cinta ingin melihat makam mama. dan cinta ingin bertemu dengan pria itu" uvap cinta memberitahu syarat nya


"Baik lah syarat ke dua di terima," jawab danu. " tapi untuk syarat pertama papa tak bisa mengabulkan" ucap danu lagi


"tapi kenapa pa"? tanya cinta


"Papa juga tidak tahu makam mama kamu di mana" jawab danu bohong


"besok cinta mau ketemu sama pria itu pa " ucap cinta dengan kecewa karna tidak bisa melihat makam mama nya


"Papa tanyakan dulu sama rindu,pria itu bisa di temui besok tidak" ucap danu dan mengeluarkan handphone nya untuk menelphone rindu,Setelah danu selesai menelphone


"Besok rindu akan mengantarmu menemui pria itu" ucap danu


"Terima kasih pa" ucap cinta tersenyum senang


Danu dan diana meninggalkan cinta di ruang tamu sendirian,sedangkan cinta tersenyum senang karna akan bertemu pria itu.

__ADS_1


"Semoga saja dia mau di ajak kerja sama" gumam cinta


__ADS_2