
Cinta masih menangis di ruang tamu, bibi datang tergopoh-gopoh berlari menghampiri cinta yang menangis duduk di lantai,bi ira memeluk cinta dan menenangkan gadis itu
"yang sabar non" ucap bi ira sembari mengusap rambut cinta
"Mengapa mereka selama ini bohongin cinta bi"? tanya cinta sesenggukkan
Bibi diam karena bingung harus berbicara apa, bi ira berusaha menenangkan cinta
"kenapa mereka melakukan semua ini ke cinta, apa salah cinta pada mereka, cinta selalu berkorban untuk rindu,Dari kecil kesalahan rindu selalu di limpahkan ke cinta,cinta selalu menerima nya. tapi kenapa mereka bohongi cinta dari kecil" keluh cinta sambil sesenggukkan
"maafin bibi non ,menyembunyikan hal ini ke non" ucap bi ira meminta maaf
Cinta mengurai pelukan dari bi ira dan mendongak kan wajah nya, Wajah cinta penuh dengan air mata
"Jadi bibi selama ini tahu"? tanya cinta sendu
Bi ira mengangguk dan sedih melihat wajah anak majikan nya dulu
"Dan bibi tahu ke dua orang tua kandung cinta"? tanya cinta lagi
__ADS_1
lagi-lagi bi ira mengangguk kan kepala nya
"Apa benar ayah cinta kabur dan ibu cinta bunuh diri karna malu melahirkan cinta di dunia ini"? tanya cinta
Bi ira terkejut dengan apa yang di tanyakan cinta
"Apa benar bi, kata papa danu"? tanya cinta lagi karna bi ira diam saja
Bi ira bukan nya menjawab, bi ira menitikkan air mata nya saat mengingat kejadian 20 tahun yang lalu
"jadi benar yang di katakan papa danu , Cinta juga gak mau dilahirkan di dunia ini kalau cuma buat malu kedua orang tua cinta, kenapa tidak kau ambil nyawa ku tuhan" isak cinta sembari menangkup wajah nya dengan ke dua tangan nya
Bi ira tersentak dari lamunan nya dan memeluk cinta lagi
"Non cinta gak boleh putus asa," bujuk bi ira
"Buat apa cinta hidup cuma buat malu kedua orang tua cinta" ucap cinta
"Itu tidak benar non" ucap bi ira
__ADS_1
"Maksud bibi"? tanya cinta sembari menghapus air mata nya
"papa non sebenarnya tidak kabur,Dan mama non meninggal karna bukan bunuh diri, tapi....." ucap bi ira tidak melanjutkan ucapan nya
"Tapi kenapa bi"? tanya cinta penasaran
Bi ira diam, dan melihat keadaan sekitar sebelum melanjutkan ucapan nya, ya non cinta harus tahu pikir nya
Sedangkan cinta sudah tak sabar dengan apa yang akan bi ira katakan
Di rasa aman sebelum bi ira bercerita, Bi ira menghembuskan nafas panjang.
"Sebaik nya kita masuk ke kamar non cinta, bibi takut tiba-tiba non rindu atau nyonya dan tuan balik lagi" ajak bi ira
Cinta diam cuma memandang bi ira lama
"Bibi janji non akan menceritakan semua masalalu non tanpa bibi tutup-tutupi" ucap bi ira menyakinkan
"bibi nggak akan bohongin cinta" ucap cinta ragu
__ADS_1
"bibi janji non" jawab bi ira menautkan jari kelingking ke tangan cinta
Bi ira memapah cinta,cinta berjalan dengan lunglai, kalau tidak di papah bi ira mungkin cinta akan jatuh di lantai,bi ira membawa cinta ke belakang di mana selama ini kamar cinta berada, sesampainya di depan kamar cinta, bi ira membuka pintu kamar cinta, setelah mereka masuk bi ira menutup pintu kamar cinta, bi ira menduduk kan cinta di atas tempat tidur cinta,setelah itu bi ira duduk di samping cinta.